ADVERTISEMENT
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Rekomendasi Film Korea dengan Tema Politik

Maria Monasias Nataliani oleh Maria Monasias Nataliani
7 September 2020
A A
5 Rekomendasi Film Korea dengan Tema Politik terminal mojok.co

5 Rekomendasi Film Korea dengan Tema Politik terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Korea Selatan selalu diidentikkan dengan produk hiburan berupa drama dan K-Pop. Dalam ranah film, Korea Selatan juga rupanya tidak main-main. Rekomendasi film Korea dengan muatan nondrama layak menjadi pertimbangan bagi kalian yang menggilai sinema.

Film sebagai pengejawantahan cerita kerap merepresentasikan situasi pada masa tertentu. Pada tempat dan ekosistem tertentu. Misalnya, jika kita ingin melihat situasi Indonesia pada pergolakan 1998, kita bisa menonton film tahun 2015 berjudul Di Balik 98 besutan sutradara Lukman Sardi. Jika kita ingin tahu seperti apa masyarakat memandang perempuan pada masa awal 1900-an, film Kartini karya Hanung Bramantyo dapat menjadi pilihan.

Meskipun film dokumenter lebih akurat dalam menangkap suatu peristiwa, film nondokumenter seperti yang banyak kita tonton juga punya kekuatan menghadirkan cerita secara apik. Banyak dari film-film ini mampu menghidupkan kembali peristiwa penting nan lampau. Maka tak heran jika film sering dianggap sebagai time capsule.

Korea Selatan sebagai negara maju di benua Asia juga punya sejarahnya sendiri. Terlepas dari citranya sebagai negara yang canggih, maju, dan modern, Korea Selatan pernah merasakan pergolakan politik yang bervariasi dari waktu ke waktu.

Berikut deretan film nondokumenter dari Korea Selatan yang sedikit banyak mengupas sisi politik negara tersebut. Let’s check the list.

Rekomendasi film Korea #1 Joint Security Area (2000)

Film bergenre thriller misteri karya sutradara Park Chan Wook ini mengambil cerita dari novel berjudul DMZ karya Park Sang Yeon. Meskipun bersumber dari karya fiksi, JSA bukan berarti tidak menggambarkan situasi politik Korea Selatan pada masanya. Film ini justru memberikan gambaran tentang gesekan politik-militer yang panas antara dua negara. Perpecahan Korea menjadi Korea Selatan dan Korea Utara menciptakan suatu zona perbatasan yang disebut sebagai Demilitarized Zone (DMZ). Perbatasan ini berada di area bernama Joint Security Area (JSA) di desa Panmunjom.

Film JSA berfokus pada proses investigasi yang dilakukan pihak militer Swiss sebagai mediator untuk kasus terbunuhnya dua tentara Korea Utara pada saat berjaga di DMZ. Proses investigasi ini menghantarkan penonton menuju kilas balik dan menilik seperti apa hubungan antara tentara Korea Utara dan Selatan. Di film ini, ketegangan politik dan militer seolah menjadi atmosfer yang menarik untuk melihat bagaimana tentara-tentara ini memandang sesamanya. Film ini dibintangi oleh aktor kawakan Korea Selatan seperti Song Kang Ho, Lee Byung Hun, dan Lee Young Ae serta berhasil memenangi berbagai penghargaan dalam dan luar negeri.

Rekomendasi film Korea #2 The Attorney (2013)

Menjadi debut sutradara Yang Woo Suk, The Attorney menjadi film politik yang patut diperhitungkan. Selain digarap dengan sangat baik, film ini diimbangi oleh peran yang sangat mumpuni dari Song Kang Ho sebagai pengacara. Film ini juga menghadirkan aktor ternama lainnya seperti Kwak Do Won, Im Si Wan, dan Lee Sung Min.

Baca Juga:

Penjelasan Ending Film The Great Flood buat Kamu yang Masih Mikir Keras Ini Sebenarnya Film Apa

7 Rekomendasi Film Seks Terbaik Abad 21

Film ini berlatar masa pemerintahan presiden Chun Do Hwan tahun 1981 dan banyak mengambil latar tempat di Busan. The Attorney menceritakan perjuangan pengacara Song Woo Suk mengungkap kasus Burim. Mengusung label anti komunisme, rezim Chun diceritakan menahan beberapa mahasiswa yang berkumpul di suatu klub buku. Penahanan yang salah ini mendorong pengacara Song yang tadinya dipandang sebelah mata, melakukan pembelaan yang sangat ‘greget’ di pengadilan. Scene terakhir saat pengacara Song memberikan simpulan pembelaannya menjadi scene favorit saya, mengendap di kepala saya untuk waktu yang lama.

Rekomendasi film Korea #3 1987: When The Day Comes (2017)

Salah satu film favorit saya ini merupakan film thriller politik Korea yang powerful. Film ini disutradarai oleh Jang Joon Hwan, menghadirkan aktor ternama seperti Kim Yoon Seok, Ha Jung Woo, dan Kim Tae Ri. Storylinenya sendiri mengacu pada peristiwa June Democratic Uprising yang terjadi pada masa kediktatoran presiden Chun Do Hwan.

Kisah bermula saat seorang mahasiswa aktivis meninggal dunia setelah menjalani interogasi pihak militer. Hal ini menimbulkan benturan keras antara pihak pemerintahan yang berniat menutup-nutupi kasus itu dan pihak-pihak lain yang berusaha keras membuktikan fakta sebenarnya. Unsur politik di film ini sangat kental, seperti ketika kejaksaan dan pihak militer bahu membahu mengusahakan tidak tereksposnya kasus ini. Di sini, goncangan politik, kuatnya kekangan pemerintah, dan pengaruh militer yang grande bercampur dengan perjuangan demonstrasi para mahasiswa, kejujuran seorang jaksa, serta keberanian seorang jurnalis. Film ini berhasil mengasah kepekaan kita terhadap kesadaran berpolitik dan berorasi untuk kepentingan kebenaran. Pun memunculkan rasa patriotik yang tidak bisa disangkal. Barangkali karena dalam penggarapannya, film ini mendekati peristiwa secara nyata, detail, dan mendalam.

Rekomendasi film Korea #3 A Taxi Driver (2017)

Mungkin sudah banyak yang pernah nonton film satu ini. Film karya sutradara Jang Hoon yang dibintangi Song Kang Ho dan Thomas Kretschmann. Peristiwa yang menginspirasi film ini lagi-lagi terjadi pada masa pemerintahan Chun Do Hwan, yaitu Gwangju Uprising. Di daerah Gwangju terjadi perlawanan besar-besaran dari mahasiswa terhadap pemerintahan Chun. Perlawanan ini digempur balik oleh pihak militer hingga menimbulkan banyak korban berjatuhan. Kejadian ini ditutupi dari pihak luar Gwangju. Akibatnya, area Gwangju dijaga ketat oleh militer, menghalau orang memasukinya.

A Taxi Driver menceritakan perjalanan seorang supir taksi mengantar wartawan Jerman memasuki area Gwangju yang sedang bergejolak. Separuh awal film bikin saya ketawa-ketiwi nonton supir taksi Seoul ini ngomong bahasa Inggris ke penumpangnya, seolah-olah bikin filmnya jadi bergenre komedi. Perjalanan pun diteruskan sampai ke Gwangju dan genrenya berlanjut menjadi tragedi. Beberapa artikel yang membahas Gwangju Uprising menyatakan kalau peristiwa ini termasuk pergolakan politik yang paling kejam dan menyedihkan dari usaha demokrasi rakyat Korea Selatan tahun 80-an.

Rekomendasi film Korea #5 The Spy Gone North (2018)

Film ini seperti mau bilang kalau setiap negara punya masa kelamnya masing-masing, termasuk Korea Selatan. The Spy Gone North menceritakan spionase dan intrik politik yang terjadi antara Korea Selatan dan Korea Utara pada tahun 1993. Film berjudul asli Gongjak ini disutradarai oleh Yoon Jong Bin. Seolah nggak cukup spektakuler, film ini dipenuhi A-list actors seperti Hwang Jung Min, Cho Jin Woong, dan Lee Sung Min.

Seperti yang kita tahu, Korea Utara punya senjata nuklir yang digadang-gadang dijadikan pertahanan negara. Film ini mengikuti seorang mata-mata Korea Selatan yang menyusup ke Utara untuk mencari tahu soal keberadaan senjata nuklir, mulai dari lokasinya sampai keputusan politik apa yang diperkirakan mempengaruhi aktivasinya.

Melalui lima film di atas, sedikit banyak saya jadi tahu sisi lain sejarah Korea Selatan. Negeri Ginseng itu rupanya tidak hanya menampilkan gemerlap pesona Hallyu, melainkan melewati proses periodisasi sejarahnya sebagai sebuah negara. Last but not least, kelima film di atas merupakan rekomendasi film Korea untuk siapapun yang ingin belajar, membuka pandangan, dan tertarik terhadap sejarah Korea Selatan. Selamat menonton.

BACA JUGA Dibanding Relawan Covid-19 yang Wajib Pakai APD, Kalian Mestinya Bersyukur Cuma Disuruh Maskeran dan tulisan Maria Monasias Nataliani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 7 September 2020 oleh

Tags: Film Korearekomendasi film
Maria Monasias Nataliani

Maria Monasias Nataliani

Part-time writer. Full-time doctor. Menggemari Haruki Murakami, Park Chan Wook, dan iced-Americano.

ArtikelTerkait

Anime Japan Sinks 2020' Tidak Disarankan untukmu yang Lemah Iman terminal mojok.co

Anime ‘Japan Sinks: 2020’ Tidak Disarankan untukmu yang Lemah Iman

1 Oktober 2020
5 Rekomendasi Film buat Kamu yang Punya Kepribadian INFP Terminal Mojok

5 Rekomendasi Film buat Kamu yang Punya Kepribadian INFP

15 Maret 2022
Film Korea 2037 Menemukan Kembali Cita di Dalam Penjara Terminal Mojok

Film Korea 2037: Menemukan Kembali Cita di Dalam Penjara

22 Juli 2022
4 Film Korea dengan Plot Twist Ciamik, Bikin Penonton Melongo Terminal Mojok

4 Film Korea dengan Plot Twist Ciamik, Bikin Penonton Melongo

30 November 2022
Bagi Saya, Trans 7 Adalah Channel TV Terbaik Saat Ini terminal mojok.co

5 Film yang Harusnya Diputar SCTV Selain ‘Pengkhianatan G30S/PKI’

29 September 2020
parasite

Percuma Nonton Parasite Tapi Menutup Mata Pada Kesenjangan

14 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang Mojok.co

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

23 Februari 2026
Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli Mojok.co

Dosa Penjual Tongseng Kambing yang Merusak Rasa dan Mengecewakan Pembeli

28 Februari 2026
Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor Mojok.co

Alasan Vespa Matic Dibenci Tukang Servis Motor

23 Februari 2026
Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

Jika Mall Berdiri di Purworejo, Akankah Kota yang Terlelap Selepas Isya Ini Terjaga dan Jadi Ramai?

27 Februari 2026
Vespa Matic, Motor Paling Tidak Layak untuk Dibeli (Unsplash)

Vespa Matic Adalah Motor yang Paling Tidak Layak untuk Dibeli karena Overpriced, Boros, dan Paling Dibenci Tukang Servis Motor

1 Maret 2026
Pembagian Warisan Bisa Bikin Kaya Mendadak Sekaligus Tiba-tiba Kehilangan Saudara Mojok.co

Pembagian Warisan Bisa Bikin Kaya Mendadak Sekaligus Tiba-tiba Kehilangan Saudara

1 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.