Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
4 Februari 2026
A A
5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Berikut adalah beberapa profesi di mana orang memandangnya “gampang”, padahal nggak segampang itu.

Ada peribahasa Jawa yang bunyinya urip iku sawang sinawang. Yang berarti, hidup itu soal saling memandang dari kejauhan. Dan namanya memandang dari kejauhan, sudah pasti yang terlihat hanya di permukaan. Lapisan dalamnya, boroknya, grenjal-grenjulnya, tidak akan terlihat. Lalu, muncullah peribahasa lain yang nyambung dengan kondisi ini: Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau daripada rumput sendiri.

Di antara banyak hal yang sering menjadi sebagai objek sawangan, salah satu yang paling sering adalah soal profesi. Buktinya, ketika kita memandang profesi tertentu, sering terlintas dalam pikiran kita, “Ih, kok kayaknya enaknya, ya? Kerjanya gitu-gitu doang~”

Gitu-gitu doang, katanya. Apa iya?

Berikut adalah beberapa profesi di mana orang memandangnya “gampang”, padahal nggak segampang itu.

Baca juga Sales: Pekerjaan yang Tidak Pernah Dicita-Citakan, tapi Sulit untuk Ditinggalkan

Jadi kasir bukan hanya terima uang

Banyak orang mengira profesi kasir itu cuma soal menerima uang dan kasih kembalian. Sehari-hari hanya berdiri manis, senyum, scan harga, terima uang, lalu selesai. Padahal, kasir adalah garda terdepan yang menanggung semua kekacauan kecil di meja pembayaran.

Salah harga di rak? Kasir yang kena. Promo nggak masuk? Kasir lagi yang disemprot. Uang pecahan kurang untuk kembalian? Kasir juga yang harus mikir cepat. Belum lagi kalau ketemu dengan pelanggan yang tidak sabaran. Alamat yang pegel nggak cuma kaki, tapi juga hati. 

Baca Juga:

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

Gongnya adalah saat uang di laci kasir jumlahnya tidak sesuai. Mau kurang atau lebih, dua-duanya tetap masalah. Itu sebabnya momen ganti shift atau toko tutup, selalu jadi detik-detik yang bikin jantung deg-degan. Karena bagi mereka yang menekui profesi kasir, pantang pulang sebelum klir.

Customer Service harus siap dimaki-maki

Dari luar, profesi Customer Service (CS) kelihatannya cuma menjawab pertanyaan dan menerima keluhan pelanggan. Tapi kenyataannya, CS sering jadi tempat pelampiasan emosi. Mereka dimarahi atas kesalahan sistem, kebijakan kantor, dan harus esktra sabar tanpa boleh membalas. 

Bayangkan, yang salah siapa, yang kena getahnya siapa. Dah mirip kayak tempat sampah emosi saja CS ini. Ditambah, mau sekasar apapun omongan pelanggan, CS harus tetap menjaga nada bicaranya. Kudu tetap slay, tetap adem. Ibarat keran, aliran airnya kenceng, tapi kerannya dipaksa harus tutup. Kan snud-snud ya jadinya. 

Nah, berhubung profesi CS ini nggak hanya mengelola emosi orang lain tapi juga mengelola emosi diri sendiri, tak jarang orang-orang di balik pekerjaan CS ini jadi kena mental. Kawan saya buktinya. Dia hanya bertahan bekerja dalam hitungan bulan saja sebagai CS di sebuah maskapai penerbangan. Emang sih gajinya lumayan, tapi, stress-nya tak tertahankan.

Content Creator, profesi yang kadang harus bertarung dengan hal-hal gaib

Kelihatannya sih asyik. Cuma jeprat-jepret atau rekam sana rekam sini. Trus tinggal edit doang, lalu diposting. Selesai.

Tapi, mohon maaf nih. Tidak ada istilah “tinggal edit doang” di profesi content creator. Di balik sesuatu yang kalian bilang “tinggal edit doang itu”, ada mata yang harus nahan perih menatap layar komputer, telinga yang harus peka dengan kestabilan audio, dan otak yang terus-terusan mikir: Besok konten apa lagi, ya?

Belum mikir hal-hal gaib lainnya, seperti timing, algoritma, dan ekspektasi engagement yang kadang nggak masuk akal. Kudu tahan mental dari permintaan revisi, komentar nyinyir, DM aneh-aneh, sampai tuntutan “kok sepi?” dari atasan yang nggak mau tahu prosesnya. Reach turun sedikit, langsung dianggap nggak kerja. Gimana asam lambung nggak naik tiap hari coba?

Mengurus rumah tangga itu profesi yang bikin capek fisik dan mental

Profesi selanjutnya yang kelihatannya gampang padahal nggak segampang itu adalah mengurus rumah tangga. Bahkan boleh dibilang, mengurus rumah tangga adalah profesi yang paling sering dianggap sepele. “Kan cuma di rumah aja.” Begitu kata orang-orang. 

Padahal, pekerjaan yang tak ada habisnya adalah mengurus rumah tangga. Dari buka mata sampai mau merem, ada saja yang dipegang. Nyapu, ngepel, nyetrika, masak, ngosek WC, belum termasuk mengurus anak, pasangan, dan urusan kecil lain yang sering tak tercatat.

Sebagreg pekerjaan itulah yang kemudian rentan membuat ibu rumah tangga jadi terkuras emosinya. Gimana nggak terkuras? Hari ini beres, besok ulang lagi dari awal. Nyeseknya lagi, semua gedebag-gedebug itu dianggap sebagai suatu kewajaran yang tidak perlu diapresiasi. Nggak heran kalau pada akhirnya berujung pada depresi. 

Baca juga Kata Siapa Ijazah S2 Nggak Ada Artinya di Dunia Kerja? 5 Profesi Ini Justru Butuh Ijazah S2 sebagai Tiket Masuk ke Dunia Kerja

Tukang parkir, profesi yang bertarung dengan banyak risiko

Kalian mungkin bertanya-tanya. Kok bisa tukang parkir masuk dalam daftar profesi yang terlihat gampang padahal sebenarnya nggak segampang itu? Bukannya tukang parkir itu cuma tinggal tiup peluit sama narik jok belakang motor saja, ya?

Jadi begini. Tukang parkir jadi profesi yang tidak mudah bukan karena apa yang dikerjakannya, tapi karena risiko yang kadang harus mereka hadapi. 

Kita mulai dari yang tidak kelihatan, yaitu, risiko kesehatan yang muncul akibat kuman, virus, bakteri yang menempel di peluit yang tidak pernah dia cuci. Risiko lainnya, kena blai atau musibah yang mungkin terjadi akibat ketidakikhlasan seseorang ketika memberikan uang parkir. 

Blai-nya sih mungkin kecil, ya, seperti keselek duri pas makan ikan, jempol kaki kepentok kaki meja hingga cantengen, air habis pas BAB, dlsb. Tapi kan tetep aja bikin hidup jadi nggak enak. 

Nah, kalau risiko yang kelihatan itu, ada risiko kesrempet saat membantu menyeberangkan, dimaki kalau helm atau kendaraan hilang, hingga yang paling horror… dipalak preman setempat. Bisa-bisa, rupiah yang dia hasilkan sepanjang hari itu lenyap tanpa bekas. 

Itulah 5 profesi yang kelihatannya gimping bingit, tapi ternyata tidak segampang itu. Saya yakin di kepala kalian pasti muncul satu profesi yang menurut kalian layak banget masuk dalam daftar. Sama. Saya juga gitu. Aslinya ya pengen masukin profesi saya saat ini, guru, ke dalam daftar. 

Tapi… males, ah. Nggak asik. Nanti dikira ngeluh~

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 5 Pekerjaan Sampingan Karyawan yang Bisa Dikerjakan dari Kasur, Modalnya Receh tapi Hasilnya Bikin Senyum

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Februari 2026 oleh

Tags: Content CreatorCScustomer servicejenis jenis pekerjaanjenis jenis profesikasirmacam macam profesiprofesiTukang Parkir
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Menghitung Penghasilan Tukang Parkir Purwokerto, Ternyata Memungkinkan untuk Beli Honda Brio Mojok.co

Menghitung Penghasilan Tukang Parkir Purwokerto, Ternyata Bisa untuk Beli Honda Brio

18 Mei 2025
kafe kasir menu mojok

3 Jenis Pertanyaan Terlarang di Kafe

15 November 2020
Emang Iya Kuliah Keguruan Cepat Balik Modal?

Noda dan Dosa Guru: Sisi Gelap Sebuah Profesi yang Dianggap Mulia

6 September 2022

Kami Paham bahwa Pelanggan Adalah Raja, tapi Customer Service Juga Manusia

29 Agustus 2021
Kata Siapa Ijazah S2 Nggak Ada Artinya di Dunia Kerja? 5 Profesi Ini Justru Butuh Ijazah S2 sebagai Tiket Masuk ke Dunia Kerja

Kata Siapa Ijazah S2 Nggak Ada Artinya di Dunia Kerja? 5 Profesi Ini Justru Butuh Ijazah S2 sebagai Tiket Masuk ke Dunia Kerja

26 Agustus 2024
5 Alasan Orang Lebih Memilih Ambil Barang di Deretan Belakang Rak Minimarket padahal Barangnya Sama Saja

4 Tipe Orang Goblok yang Ada di Minimarket, Bikin Jengkel Kasir dan Pelanggan Lain!

30 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Naik Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan Mojok.co

Bus Sinar Mandiri Mulya Rembang-Semarang Mengancam Nyawa, Armada Reyot dan Sopir Ugal-ugalan

1 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

1 April 2026
Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta (Unsplash)

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

3 April 2026
Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

Harusnya Anak PNS Dapat UKT yang Standar, Bukan Paling Tinggi, sebab Tidak Semua PNS Kerja di Kementerian dan Pemda Sultan!

4 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial
  • WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?
  • Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi
  • Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna
  • Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif
  • Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.