Mengerjakan skripsi itu susah-susah gampang. Kalau bisa fokus dari awal hingga akhir tanpa banyak drama, kamu bisa menyelesaikan dan lulus tepat waktu. Kalau dari awal sudah leha-leha dan banyak distraksi, ya pengerjaannya akan molor dan kelulusanmu akan tertunda. Bahkan bukan tidak mungkin disalip oleh adik tingkat yang dulu kamu ospek.
Cepat atau tidaknya menyelesaikan skripsi bukan hanya bergantung pada diri kamu, tapi juga faktor lingkungan. Jika kamu bergaul dengan orang yang tepat, skripsimu juga akan selesai cepat. Begitu pula kalau kamu bergaul dengan orang yang salah, ya pengerjaannya bakal jalan di tempat.
Dari pengalaman yang telah saya lewati, ada beberapa orang yang wajib kamu hindari agar skripsi cepat selesai.
#1 Teman yang suka ngajak nongkrong
Nongkrong itu memang menyenangkan, bisa bikin beban hilang. Tapi, kalau kamu sudah dalam tahapan mengerjakan skripsi, usahakan untuk mengurangi nongkrong. Apalagi kalau teman ngajak nongkrong dengan dalih mengerjakan skripsi. Lebih baik jangan ikut karena bukannya mengerjakan skripsi, tapi malah membahas hal-hal yang nggak jelas. Alhasil, pengerjaannya akan tertunda.
#2 Kakak tingkat yang nggak lulus-lulus dan hidupnya kelewat santai
Kalau kamu punya kawan kakak tingkat yang kuliahnya nggak lulus-lulus, lebih baik hindari. Apalagi kalau kerjaan dia terlihat hanya main-main saja. Usahakan untuk menghindari sosok satu ini karena biasanya doi akan mendoktrin kamu dengan kata-kata, ”Nggak usah buru-buru, santai aja.” Doktrin ini bisa bikin kamu jadi malas mengerjakan skripsi.
Kakak tingkat yang punya mindset seperti itu peru segera dijauhi. Terlebih kalau kamu tidak ingin mengikuti jejaknya untuk menjadi donatur tetap kampus. Kalau telat lulus gara-gara ikut penelitian dosen atau kegiatan produktif lainnya sih masih bisa dimaafkan ya. Kesempatan itu jadi sarana dia belajar dari pengalaman. Namun, kalau alasan telat skripsi dan lulus karena malas-malasan, lebih baik dihindari saja.
#3 Teman yang hobi membanding-bandingkan proses skripsi hingga bikin mental down
Kalian pasti pernah punya teman yang hobinya membanding-bandingkan. Teman yang seperti ini paling bikin malas sih. Di saat kamu mengerjakan bab 1, doi membandingkan dengan pencapaiannya yang sudah sampai bab 3 atau bahkan sudah mempunyai jadwal sidang. Ya sebelas-dua belas lah dengan sikap angkuh dan sombongnya. Daripada bikin kamu insecure, lebih baik jauhi saja teman yang satu ini agar mental tetap aman.
#4 Teman yang menganggap remeh skripsi
Jenis teman yang menganggap remeh skripsi ini pasti ada saja di kampus. Seolah-olah dia bisa dengan cepat menyelesaikan skripsinya. Dia selalu punya alasan untuk menunda-nunda skripsi sehingga ditinggal oleh teman-temannya yang sudah lebih dulu wisuda.
Kamu harus berhati-hati dengan teman seperti ini kalau nggak mau terbawa arusnya. Kalau bertemu dengannya, lebih baik kamu pura-pura saja tidak ada progres, tapi tahu-tahu sidang biar doi kena mental.
#5 Orang rumah yang suka nanya ”kapan lulus?”, tapi nggak membantu sama sekali
Dari sekian banyak orang yang menghambat, orang terdekat atau orang rumah bisa jadi salah satunya. Banyak kejadian orang rumah, entah itu orang tua atau saudara sendiri, hobi bertanya “kapan lulus” tanpa tahu bagaimana perjuangan di baliknya. Tidak heran, banyak mahasiswa yang memilih untuk jauh dari rumah demi menyelesaikan skripsinya tepat waktu daripada di rumah malah kena mental.
Itulah beberapa tipe orang yang sebaiknya dihindari ketika kalian mengerjakan skripsi. Tips di atas terdengar agak “pahit” memang, tapi lebih baik seperti itu demi kebaikanmu sendiri. Toh itu semua hanya sementara, setelah semuanya kelar, kalian bisa kok bertemu dan berkawan seperti sebelumnya.
Penulis: Erfransdo
Editor: Kenia Intan
BACA JUGA Lancarnya Skripsi Itu Ditentukan Mental, Bukan Materi. Mentalmu Sangar, Skripsimu Lancar!
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.



















