Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

5 Nasihat Klasik Orang Tua ketika Anaknya Ujian Sekolah

Andri Saleh oleh Andri Saleh
6 Desember 2021
A A
5 Nasihat Klasik Orang Tua ketika Anaknya Ujian Sekolah terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Minggu-minggu ini adalah momen yang sangat krusial bagi semua siswa sekolah. Kalau saya nggak salah baca, dalam kalender akademik tahun 2021 tercantum jadwal Penilaian Akhir Semester (PAS) yang dimulai dari akhir November sampai awal Desember tahun ini. Saya yakin, semua pihak yang terlibat dalam kegiatan tiap akhir semester ini pasti riweuh. Mulai dari pegawai Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru sekolah, guru bimbel, siswa, sampai orang tua siswa juga ikut-ikutan riweuh.

Sebagai orang tua dari tiga anak yang ketiga-tiganya masih bersekolah, menghadapi anak-anak ujian sekolah bukan perkara gampang. Mulai dari mengkondisikan mood anak yang suka naik-turun, menyiapkan materi pelajaran yang harus dipelajari, sampai menyampaikan berbagai petuah, nasihat, dan motivasi buat anak-anak biar semangat belajar. Dan, melakukan itu semua cukup menguras tenaga—dan air mata—Mylov.

Kalau sudah berada dalam kondisi begini, saya selalu teringat nasihat orang tua dulu ketika anak-anaknya akan menghadapi ujian sekolah. Kata-katanya sederhana, tapi nggak tahu kenapa selalu terngiang-ngiang di telinga. Bahkan, nasihat orang tua lebih mudah diingat daripada materi pelajaran yang sudah dipelajari selama berjam-jam. Aneh memang, tapi begitulah kenyataannya. Kurang lebih seperti ini nih nasihat dari para orang tua.

#1 Jangan lupa berdoa, ya!

Ini adalah nasihat para orang tua yang paling utama ketika anaknya ujian: berdoa. Mau sekeras apa pun belajar dan menghafal materi pelajaran, akan terasa hambar kalau nggak berdoa. Doa adalah sarana permintaan kepada Tuhan supaya ditenangkan hati, diluaskan pikiran, dan dimudahkan dalam mengerjakan soal-soal ujian. Makanya wajar kalau orang tua selalu cerewet mengingatkan supaya anak-anaknya berdoa dulu sebelum mengerjakan soal-soal ujian.

#2 Jangan buru-buru mengerjakan soal!

Nasihat ini juga sering disampaikan para orang tua supaya anak-anaknya mengerjakan soal dengan tenang dan nggak terburu-buru. Ada beberapa tipe soal ujian yang memang perlu dibaca teliti dan berulang-ulang. Kalau terburu-buru malah khawatir terkena jebakan dan pastinya jawabannya salah. Sifat terburu-buru memang nggak bagus, sih.

#3 Kerjakan soal yang mudah dulu, tandai soal yang dilewati!

Ketika orang tua memberi nasihat ini, sebetulnya mereka sedang mengajarkan anak-anaknya tentang manajemen waktu dan skala prioritas. Terpaku pada satu soal yang sulit jelas akan menghabiskan banyak waktu. Akan lebih baik mengerjakan soal-soal yang mudah terlebih dahulu sehingga sisa waktunya bisa dipakai berpikir untuk soal-soal yang sulit dengan leluasa.

#4 Jujur, ya. Jangan nyontek!

Nasihat ini juga sering saya dengar dari orang tua dulu. Katanya, lebih baik dapat nilai jelek tapi jujur daripada nilai bagus dari hasil menyontek. Lebih hebat lagi kalau bisa dapat nilai bagus karena jujur. Terdengar klise, sih, tapi ini jadi semacam doktrin yang ditanamkan oleh para orang tua kepada anak-anaknya. Jujur adalah koentji menuju kesuksesan di masa depan.

#5 Kalau sudah selesai, periksa lagi soal dan jawabannya!

Kalau nasihat yang satu ini mengajarkan supaya kita terbiasa melakukan cek dan ricek. Namanya manusia pasti ada saja salahnya. Makanya perlu memeriksa lagi dan lagi jawaban soal-soal ujian. Saya masih ingat ketika orang tua menyuruh saya untuk cek dan ricek jawaban soal ujian minimal tiga kali. Setelah yakin, barulah dikumpulkan ke meja guru.

Baca Juga:

Kisi-Kisi Ujian Sekolah Itu Menyesatkan, Membuat Siswa Pikir Hidup Selalu Ada Bocorannya

4 Nasihat dalam “Upin dan Ipin” yang Cocok buat Caleg Pemilu 2024

Itulah lima nasihat klasik dari orang tua dulu kepada anak-anaknya ketika akan ujian sekolah. Meski sederhana, kata-katanya mereka bisa menenangkan hati sekaligus memacu semangat belajar. Bukan nggak mungkin dari nasihat-nasihat itu akan lahir orang-orang yang sukses di masa depan. Contohnya, ya saya ini. Meski dulu nggak pernah ikut bimbel atau les privat, tapi dari nasihat-nasihat klasik macam tadi bisa membuat saya jadi PNS, desainer grafis, komikus, plus penulis di Terminal Mojok. Uhuk.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Desember 2021 oleh

Tags: nasihat orang tuaujian sekolah
Andri Saleh

Andri Saleh

Humas di salah satu instansi pemerintah. Tukang liput kegiatan pimpinan, tukang bikin konten medsos, desain baliho dan flyer, serta kegiatan lainnya yang bikin kelihatan sebagai orang paling sibuk di kantor.

ArtikelTerkait

Jika Ibu Sedang Menasihati Anak, Orang Lain Dilarang Melakukan Hal Ini. Bahaya! terminal mojok

Jika Ibu Sedang Menasihati Anak, Orang Lain Dilarang Melakukan Hal Ini. Bahaya!

15 Juli 2021
Istilah 'Ibu Dilarang Sakit' Menunjukkan Betapa Saktinya Ibu Rumah Tangga terminal mojok.co

Kesal Pas Diomelin Ibu di Rumah, Tapi Pas Jauh, Apa yang Beliau Bilang Kok Betul Semua

4 Maret 2020
4 Nasihat dalam Upin dan Ipin yang Cocok buat Caleg Pemilu 2024

4 Nasihat dalam “Upin dan Ipin” yang Cocok buat Caleg Pemilu 2024

4 Januari 2024
Istilah 'Ibu Dilarang Sakit' Menunjukkan Betapa Saktinya Ibu Rumah Tangga terminal mojok.co

Membahagiakan Ibu dengan Menjadi Anak Manja

25 September 2020
Kisi-Kisi Ujian Sekolah Itu Menyesatkan, Membuat Siswa Pikir Hidup Selalu Ada Bocorannya

Kisi-Kisi Ujian Sekolah Itu Menyesatkan, Membuat Siswa Pikir Hidup Selalu Ada Bocorannya

24 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap FISIP, Mahasiswanya Jarang Baca dan Dosennya Sibuk Berpolitik Terminal

FISIP Kehilangan “Taring” karena Mahasiswanya Jarang Baca dan Dosennya Sibuk Berpolitik 

7 Mei 2026
Jalan Raya Kalimalang Dibenci Sekaligus Dicintai Pengendara yang Melintas kalimalang jakarta

Jalan Raya Kalimalang Jaktim Banyak Berubah, tapi Tetap Saja Tidak Aman untuk Pejalan Kaki!

8 Mei 2026
Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokal Mojok.co

Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokalnya

11 Mei 2026
Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan Terminal

Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan

9 Mei 2026
Derita Orang dengan Logat Bekasi yang Hidup di Solo (Unsplash)

Derita Orang Bekasi Seperti Saya Hidup di Solo, Dibilang Sok Jawa sampai Susah Nimbrung di Tongkrongan

10 Mei 2026
Bundaran Jombor, Salah Satu Titik Meresahkan di Jalan Magelang Mojok.co

Jalan Magelang: Surganya Depo Pasir dan Nerakanya Pengendara Cupu

8 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.