Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

5 Mindset Keliru Tentang Menjadi Pengusaha yang Harus Dihindari

Yuarandhi Shulistyo Nooraruma oleh Yuarandhi Shulistyo Nooraruma
12 Juli 2021
A A
5 Mindset Keliru Tentang Menjadi Pengusaha yang Harus Dihindari terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Banyak orang yang ingin menjadi pengusaha sukses, tapi gagal terlebih dahulu sebelum memulai lantaran keyakinan yang terganggu dengan banyaknya mindset keliru tentang menjadi pengusaha.

Oleh karena sering mendengar kalimat semacam, “Pengusaha harus begini, pengusaha harus begitu,” akhirnya beberapa orang nggak jadi melanjutkan dan lebih memilih kerja yang pasti-pasti saja. Berikut ini beberapa mindset keliru tentang menjadi pengusaha yang harus dihindari agar kita tetap bisa yakin dan melanjutkan keinginan kita untuk menjadi pengusaha sukses.

#1 Harus punya modal besar

Maksud dari modal di sini adalah modal uang. Memang untuk membangun sebuah usaha harus memiliki modal, tapi nggak selalu modal uang. Hampir setengah manusia di muka bumi ini selalu memiliki pemikiran bahwa untuk membuka sebuah usaha yang sukses harus memiliki modal uang yang banyak. Mereka mengira dengan memiliki modal uang yang banyak akan membuatnya mendapatkan keuntungan yang lebih banyak juga sebanding dengan modal awal yang telah dikeluarkan. Padahal nyatanya nggak selalu seperti itu.

Hal inilah yang akhirnya makin mendorong kebanyakan orang ketika memulai sebuah usaha dan nggak memiliki modal uang akan berusaha untuk mencari modal dengan cara apa pun. Dan cara yang paling sering dipakai adalah dengan berutang ke bank.

Mindset seperti ini harus dihindari jika ingin menjadi seorang pengusaha, karena modal bukan hanya uang. Modal bisa berupa ilmu, kemampuan, relasi, akal, dan lainnya. Jadi, jika kita nggak memiliki satu modal tertentu, kita masih bisa memakai modal kita lainnya. Misal kita nggak memiliki modal uang tapi memiliki banyak relasi, kita bisa mengajak teman-teman untuk menjadi investor usaha kita dengan sistem bagi hasil.

#2 Harus seorang ekstrover

Banyak yang beranggapan bahwa kebanyakan pengusaha itu pasti seorang ekstrover. Karena mereka akan sering bertemu dan berkomunikasi dengan orang-orang entah itu karyawan, investor, ataupun pelanggan. Jadi mereka harus berani, percaya diri, terbuka dan suka berbicara. Hal ini tentunya membuat pesimis orang introver yang boro-boro mau berbicara dengan banyak orang, ketemu saja sudah langsung minder.

Mindset seperti ini sangat salah sekali. Seorang introver juga bisa memiliki sebuah usaha yang besar. Lihat saja pendiri Facebook, Mark Zuckerberg. Blio adalah seorang pemalu dan tertutup, tapi bisa memiliki sebuah perusahaan besar. Blio menutupi kelemahannya ini dengan bersosialisasi dan bekerja sama dengan rekan yang ia percayai hingga akhirnya Facebook bisa menjadi perusahaan yang besar.

#3 Yang penting action saja dulu

Mindset seperti ini seakan-akan membuat kita menilai bahwa seorang pengusaha yang sukses itu ya selalu orang yang nekat-nekat saja. Padahal sebelum mengambil sebuah keputusan yang matang, seorang pengusaha harus melakukan analisis dan riset pasar yang mendalam untuk mengetahui potensi keuntungan dan kegagalan yang akan didapat. Sehingga risiko yang diambil merupakan risiko yang sudah terhitung dengan matang. Jadi bukan hanya modal semangat dan tekad. Jika ketika menjalankan sebuah usaha nggak didasari dengan strategi dan perencanaan yang matang pasti potensi kegagalan yang akan dihadapi jauh lebih tinggi.

Baca Juga:

Jadi Pengusaha Bagus, Jadi Karyawan ya Nggak Apa-apa, wong Sama-sama “Dihajar” oleh Keadaan

Upin Ipin Nggak Cocok Jadi Pengusaha, Udah Bener Jadi Astronot Aja

#4 Pengusaha itu faktor keturunan

Saya heran dengan orang-orang yang setiap ditanya, “Kenapa nggak buka usaha saja?” selalu menjawab, “Aku nggak bakat jadi pengusaha, karena keluargaku nggak ada yang pengusaha”. Mindset ini sangat aneh karena seolah-olah untuk menjadi seorang pengusaha harus memiliki bakat sejak lahir, sehingga sulit untuk dipelajari. Padahal selama mereka ada niat dan kemauan untuk belajar dan berusaha memanfaatkan peluang, siapa saja bisa menjadi seorang pengusaha.

Saya banyak menjumpai di sekitaran saya atau di media sosial kisah-kisah inspiratif tentang perjuangan pengusaha-pengusaha sukses yang bahkan keluarganya nggak memiliki latar belakang pengusaha. Mindset seperti ini harus dihindari karena hanya akan membuat minder orang yang keluarganya nggak memiliki latar belakang pengusaha.

#5 Harus bisa menemukan produk baru

Kebanyakan orang selalu berpikir untuk memulai usaha harus memiliki ide asli yang berbeda dan nggak boleh meniru pengusaha lain. Mindset seperti ini nggak selalu benar. Seorang pengusaha nggak harus selalu menemukan ide atau merancang produk baru untuk memulai sebuah usaha. Walau memang banyak produk baru bermunculan, tapi jika mindset seperti ini terus dipertahankan akan membuat orang yang ingin menjadi seorang pengusaha nggak jadi-jadi untuk membuka usahanya karena terbebani akan pemikiran untuk menciptakan produk baru.

Pada kenyataannya, banyak pengusaha yang memiliki bidang usaha dan produk yang sama tapi mereka tetap mempertahankan usahanya. Contohnya saja penjual nasi goreng. Bukankah penjual nasi goreng di indonesia sudah banyak sekali? Bahkan dengan varian menu yang relatif sama. Tapi mereka tetap menjalankan usahanya dengan penuh semangat tanpa memikirkan cara untuk menciptakan produk baru, kan?

Itulah 5 mindset keliru tentang menjadi pengusaha yang harus dihindari. Namanya jadi pengusaha tentu kadang hasilnya nggak semanis yang kita harapkan. Semua tergantung kita sendiri, mau terus mendobrak mindset keliru yang beredar dan berusaha maju, atau diam di tempat karena takut mencoba.

BACA JUGA Selebgram dan Pengusaha Sebaiknya Saling Memahami dan tulisan Yuarandhi Shulistyo Nooraruma lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Oktober 2021 oleh

Tags: Keuangan Terminalmindsetpengusaha
Yuarandhi Shulistyo Nooraruma

Yuarandhi Shulistyo Nooraruma

sedang belajar menulis dan bercerita

ArtikelTerkait

gaji profesional professional fee mojok

3 Alasan Pekerja Profesional Harus Dibayar secara Layak

4 Agustus 2021
reza arap microtransaction warnet gamer apex legend mojok

Ilustrasi Perpajakan atas Donasi yang Diterima Reza Arap

16 Juli 2021
Tips Menjadi Mahasiswa dengan Keuangan yang Stabil terminal mojok

Tips Menjadi Mahasiswa dengan Keuangan yang Stabil

6 Juni 2021
Taruhan 500 Juta demi Diet Ivan Gunawan, Bagaimana Aspek Perpajakannya_ terminal mojok

Taruhan 500 Juta demi Diet Ivan Gunawan, Bagaimana Aspek Perpajakannya?

24 Juli 2021
investor kaya hanya modal rebahan trading forex platform investasi dunia saham tips investasi binomo trading trader forex saham mojok

Betapa Menjengkelkannya Ngopi Bareng Investor Awam

11 Juni 2021
Pengusaha UMKM Kini Makin Mudah Go National dengan Layanan Ini! Terminal Mojok.co

Pengusaha UMKM Kini Makin Mudah Go National dengan Layanan Ini!

10 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”
  • Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas
  • Evolusi Kelelawar Malam di Album “Kesurupan”: Menertawakan Hantu, Melawan Dunia Nyata
  • Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina
  • Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga
  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.