Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Keuntungan Punya Rumah yang Seupilnya Rumah Hary Tanoe

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
15 April 2020
A A
rumah hary tanoe

5 Keuntungan Punya Rumah yang Seupilnya Rumah Hary Tanoe

Share on FacebookShare on Twitter

Sudah lihat foto-foto penampakan salah satu rumah milik Hary Tanoe alias Pak HT? Yang beberapa waktu yang lalu sempat viral di medsos ituuu. Ngeri, ya? Bisa segede itu, loh!

Kolam renangnya duonggg…panjang bener kayak sungai nil! Oh sungguh, jiwa missqueen ku meronta-ronta melihatnya. Ada pohon-pohon hijau di pinggir-pinggirnya lagi! Berasa kayak lagi di pantai saja.

Wajar sih sebenarnya Pak Hary Tanoe punya rumah segede itu. Justru malah nggak wajar kalau beliau tinggal di rumah kontrakan sepetak yang kipas anginnya klotak-klotak. Keluar angin nggak, berisik iya.

Rumah sebesar itu tentu mudah bagi beliau–-bos media. Lha wong namanya aja masuk ke daftar orang terkaya di dunia kok. Harta kekayaannya menurut Forbes mencapai US$ 1,1 miliar atau setara dengan Rp15,4 triliun. Ah, kata saya sih pasti lebih! Itu yang diselipin di dompet biar istri nggak tahu sama yang dimasukin ke sarung bantal pasti belum dihitung.

Ini baru ngomongin si bapak, belum si ibu cantik Liliana Tanoesoedibjo yang tercatat sebagai pengusaha fashion dan kecantikan. Anak-anaknya juga nggak kalah. Mbak Angela Herliani Tanoesoedibjo, misalnya. Eh, saya sih biasa panggil dia Mbak Angela. Kita pernah ketemu soalnya. Dia pas menghadiri acara apa gitu, saya lihat. Di TV tapi. Hehehe…

Mba Angela si sulungnya Pak HT ini sekarang jadi Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Anak keduanya juga jadi pengusaha. Intinya kekayaan mereka itu nggak kaleng-kaleng, gaes. Jangan bayangkan mereka ngisi botol sampo yang hampir habis pakai air, ya? Mereka nggak gitu. Beda server. Kran duitnya mereka nggak cuma satu. Nggak kayak kita. Kran cuma satu itu pun kadang mampet.

Jadi, kita mau iri sampe ubun-ubun juga percuma. Rumah gedong dengan segala isinya itu tidak mungkin kita miliki. Maka, alih-alih iri dengan rumah milik Pak HT itu, bagaimana kalau kita bersyukur saja? Dalam versi saya, ada beberapa alasan mengapa kita harus bersyukur rumah kita tidak sebesar rumah milik Pak Hary Tanoe.

1. Terhindar sebagai anak durhaka

Kabayang nggak sih tinggal di rumah segede itu? Pas emak teriak manggil kita minta dibelikan micin pasti nggak bakal denger. Yang ada pasti emak marah-marah. Ingat, bikin orang tua marah itu dosa tau~

Baca Juga:

3 Penderitaan Punya Rumah Dekat Sawah yang Nggak Disadari Kebanyakan Orang Kota

Jadi, ada untungnya kan rumah kita minimalis? Masih bisa denger suara teriakan emak yang suka nyuruh-nyuruh padahal lagi asik maen game.

2. Nggak repot nyasar

Ini buat kamu kamu kamu, yang gampang banget nyasar. Yang kalau masuk pasar lewat pintu A, keluar tahu-tahu di pintu B. Yang kalau nengok temen di rumah sakit bingung keluarnya lewat mana. Hiyyyaaa… Jangan berani-beraninya kau membayangkan tinggal di rumah Pak HT, Nak. Bisa tersesat kau nanti. Atau butuh peta? Emang yakin bisa baca peta? Hihihi…

3. Bebas pegal

Capek pulang sekolah atau pulang kerja, kita pasti pengen langsung rebahan. Ya nggak, sih? Masih untung rumah kita kecil. Pulang, buka pintu, jalan dikit udah ketemu kasur. Lha kalau di rumah Pak HT? Pulang sore, jalan, sampe kamar sudah subuh. Baru nempel badan sebentar di kasur, matahari udah terbit aja seolah nyuruh kita buat buru-buru mandi dan kerja lagi. Lha, rebahannya kapan??

4. Perut aman

Pernah nggak sih kebangun malem-malem trus perut keruyukan? Atau lagi asik-asik nonton TV tiba-tiba pengen bikin mie pake telor. Nah, kalau kita tinggal di rumah Pak HT yang segede itu, repot ke dapurnya, cyinn! Bisa-bisa kita sudah pingsan duluan sebelum sampai dapur. Orang-orang rumah baru sadar kita pingsan juga beberapa hari kemudian. Jadi selama beberapa hari itu kita nggletak begitu saja.

5. Bebas dari telat ngantor atau sekolah

Yang punya kebiasaan bangun tidur mepet jam masuk kantor atau sekolah, tolong jangan berharap tinggal di rumah Pak HT ya. Rumah Pak HT itu luas, bro. Kalau situ bangunnya mepet, sampe sekolah udah malem. Mau ngapain malem-malem di sekolah? Nemenin satpam?

Sebenarnya masih ada banyak alasan lain kenapa kita harus bersyukur tidak punya rumah sebesar rumah Pak HT. Tapi sudahlah, nggak usah banyak-banyak. 5 saja. Buat apa banyak-banyak? Toh kalau disodori rumah seperti milik Pak HT saya juga pasti nggak akan nolak. Hiyyaaa….

BACA JUGA Rumah Minimalis hanya Namanya yang Minimalis, Harganya Ya Hmm dan tulisan Dyan Arfiana Ayu Puspita lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 April 2020 oleh

Tags: Hary Tanoekeuntungan punya rumah kecilRumah mewah
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

3 Penderitaan Punya Rumah Dekat Sawah yang Nggak Disadari Kebanyakan Orang Kota Mojok.co

3 Penderitaan Punya Rumah Dekat Sawah yang Nggak Disadari Kebanyakan Orang Kota

23 April 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan  Mojok.co

Pengendara Jogja Jarang Klakson Bukan Berarti Mereka Beradab di Jalan dan Layak Jadi Teladan 

19 Januari 2026
Aturan Tidak Tertulis Saat Jajan Lupis Mbah Satinem Jogja agar Tidak Kecewa

Aturan Tidak Tertulis Saat Jajan Lupis Mbah Satinem Jogja agar Tidak Kecewa

21 Januari 2026
Guru Agama Katolik, Pekerjaan dengan Peluang Menjanjikan yang Masih Kurang Dilirik Orang Mojok.co

Guru Agama Katolik, Pekerjaan dengan Peluang Menjanjikan yang Masih Kurang Dilirik Orang

22 Januari 2026
Solo dan Jogja Nggak Cocok untuk Frugal Living, Mending ke Delanggu Aja! Mojok.co

Solo dan Jogja Nggak Cocok untuk Frugal Living, Mending ke Delanggu Aja! 

24 Januari 2026
Mahasiswa UT Berjuang dalam Senyap: Kuliah Nggak Pakai Story, Wisuda Nggak Perlu Mewah, yang Penting Masa Depan Cerah

Mahasiswa UT Berjuang dalam Senyap: Kuliah Nggak Pakai Story, Wisuda Nggak Perlu Mewah, yang Penting Masa Depan Cerah

21 Januari 2026
4 Kekurangan Brownies Amanda yang Luput dari Perhatian

4 Kekurangan Brownies Amanda yang Luput dari Perhatian

22 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=YRrBYMX1Juc

Liputan dan Esai

  • Akhir Pekan Indah di Pusat Jakarta: Ajak Bapak Pertama Kali Nonton Bulu Tangkis di Istora, Obati Kesepian di Masa Tua
  • “Terapi Massal” Pekerja Jakarta di Istora Senayan
  • Jembatan Persen di Gunungpati Semarang, Dari Kayu Jadi Bercor Beton berkat Aduan “Solusi AWP”
  • Saat Kabar Baik Menghampiri Mbah Kamijah, Lansia 87 Tahun yang Tinggal Sendiri di Rumah Tak Layak Huni Gunungpati Semarang
  • Pengalaman Fresh Graduate Magang di Instansi Pemerintah Kemkomdigi, Dapat Gaji Setara UMP tapi Harus Benar-benar Siap Kerja
  • Para Loyalis Bulu Tangkis: Rela Menabung Demi ke Jakarta, Mengenang Cita-cita Masa Kecil untuk Rasakan Magisnya Istora 

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.