Datang ke pesta pernikahan, kita sering kali dibuat terpana oleh banyak hal. Mulai dari dekorasi yang nggak tanggung-tanggung, menu katering yang menggoyang lidah, hingga riasan pengantin yang bikin pangling. Tidak terkecuali suvenir nikah yang dibawa pulang tamu undangan.
Sayangnya, banyak suvenir nikah yang berakhir tragis. Ada yang diletakkan begitu saja hingga dibuang ke tempat sampah. Eits, bukan karena tamunya nggak tahu berterima kasih ya. Ada beberapa suvenir nikah yang nggak jelas fungsinya. Ya begitulah risiko suvenir yang mengedepankan estetik doang.
Lantas, suvenir apa yang sebaiknya diberikan kepada tamu supaya tidak berakhir di tong sampah? Berikut adalah 5 ide suvenir nikahan yang sederhana, nggak ribet, tapi tingkat kebermanfaatannya tinggi.
#1 Gunting kuku, ide suvenir nikahan yang pasti bermanfaat
Gunting kuku bisa jadi pilihan kalau kalian mencari suvenir nikah yang kecil, murah, dan pasti kepakai. Mau tamu laki-laki atau perempuan, mau anak muda atau orang tua, semuanya butuh gunting kuku. Bahkan, kalau di rumah sudah punya pun, satu gunting kuku tambahan akan tetap berguna. Tahu sendiri kan benda kecil ini entah kenapa jadi benda yang seringkali raib saat dibutuhkan?
Satu hal yang mesti dipastikan, gunting kuku harus benar-benar tajam. Kecuali kalian memang berniat jadi musuh umat. Asal tahu saja, nggak ada hal yang lebih menjengkelkan daripada gunting kuku yang kethul alias tumpul. Kukunya nggak kepotong, tapi emosinya yang naik.
#2 Aksesori rambut dan handuk muka
Bagi tamu perempuan, aksesori rambut adalah suvenir yang bikin hati berbunga-bunga. Mau wujudnya jepit rambut, jedai, kuciran semuanya bermanfaat. Aksesori rambut nggak harus yang mahal ya, asal desainnya netral dan bahannya nggak ringkih, pasti jadi incaran.
Nah, biar tamu laki-lakinya nggak iri, boleh juga sediakan handuk muka sebagai suvenir. Seperti aksesori rambut, handuk muka juga jauh lebih bermanfaat. Apalagi, kalau dibandingkan dengan suvenir tatakan gelas yang cuma selembar doang itu. Buat apa coba?
#3 Kopi bubuk dan teh suvenir nikahan yang bisa langsung dinikmati
Rekomendasi suvenir lain yang bermanfaat untuk tamu adalah kopi bubuk dan teh. Kopinya bukan kopi sachet macam White Coffee gitu. Beli kopi bubuk saja, lalu kalian kemas dalam ukuran kemasan kecil. Dijamin, suvenir jenis ini tidak akan berakhir di tempat sampah. Justru, tamu cenderung akan penasaran dengan rasa kopi dan tehnya.
Selain bisa langsung dinikmati, jenis suvenir ini juga relatif aman karena tidak terikat gender atau usia. Tinggal dikemas cantik dan estetik aja. Dan, voila, jadilah suvenir yang estetik, tapi tetap bermanfaat.
#4 Kaus kaki yang nyaman
Di tengah gempuran event lari, dapat suvenir c pasti jadi hal yang menyenangkan. Bahkan kalau nggak tertarik dengan event lari pun, suvenir kaos kaki masih bisa digunakan. Maklum, kaos kaki adalah barang yang cepat banget hilang. Hilang sebelah lebih tepatnya. Jadi, dapat suvenir kaos kaki pasti jauh lebih bermanfaat daripada benih tanaman.
Kuncinya satu, pastikan kaos kakinya punya ukuran yang umum dan bahannya nyaman. Ya memang, sih, harganya agak sedikit lebih mahal dibanding rekomendasi suvenir yang sebelumnya.
#5 Hand sanitizer sudah jadi kebutuhan
Terakhir, suvenir nikahan yang dijamin tidak akan berakhir di tempat sampah adalah hand sanitizer. Sejak pandemi, hand sanitizer ini seolah naik kasta. Dari yang awalnya hanya barang tambahan, sekarang sudah jadi bagian dari kebutuhan. Kayaknya ada yang kurang gitu kalau nggak bawa hand sanitizer. Apalagi kalau pas lagi jalan-jalan.
Nah, untuk suvenir, ukuran hand sanitizernya nggak usah yang gede-gede. Kecil saja, jadi praktis dibawa ke mana-mana. Semakin bagus kalau wadah hand sanitizernya punya kait, sehingga bisa dicantolin di tas.
Fix, daripada mug yang endingnya numpuk, mending suvenirnya hand sanitizer saja. Jelas-jelas punya nilai guna dan kontekstual dengan kehidupan sehari-hari.
Itulah rekomendasi 5 suvenir yang bermanfaat untuk tamu undangan. Beberapa benda di atas mungkin tidak terlihat keren, bahkan terlalu sederhana. Namun, pada akhirnya, suvenir nikahan yang bermanfaat adalah suvenir yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari. Semakin dekat ia dengan kebutuhan kita, semakin besar kemungkinan suvenir itu benar-benar dipakai.
Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Kenia Intan
BACA JUGA Marriage is Scary Nyata, Anak Muda Sekarang Memang Takut pada Pernikahan.
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.



















