Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

5 Hal yang Perlu Kamu Tahu sebelum Membeli MacBook agar Tidak Menyesal seperti Saya

M. Afiqul Adib oleh M. Afiqul Adib
18 Juni 2025
A A
5 Hal yang Perlu Kamu Tahu sebelum Membeli MacBook agar Tidak Menyesal seperti Saya

5 Hal yang Perlu Kamu Tahu sebelum Membeli MacBook agar Tidak Menyesal seperti Saya

Share on FacebookShare on Twitter

Perlu diakui bersama, bahwa MacBook memang menggiurkan. Tipis, elegan, layar cakep, dan tentu saja: logo Apple yang ikonik itu. Banyak yang kepincut karena tampilannya yang mewah, atau karena ingin terlihat stand out di kedai kopi. Tapi percaya deh, MacBook bukan laptop yang bisa kamu beli cuma karena iseng atau ikut-ikutan tren. Apalagi kalau beli cuma karena liat influencer bilang “MacBook tuh investasi”.

Sebagai pengguna yang sudah tiga tahun memakai MacBook, izinkan saya memberi nasihat sebelum membelinya. Bukan bermaksud sok senior sentris, tapi sering saya temui orang yang membeli Mac tanpa mempelajari sisi abu-abunya. Alhasil, ia kecewa dan menjual MacBook-nya kembali dengan rasa penyesalan berlabel FOMO.

Bukan untuk menjatuhkan, tapi supaya kamu tidak kecewa, atau minimal bisa punya ekspektasi yang lebih realistis. Nah, berikut lima hal yang perlu kamu tahu sebelum masuk ke dunia laptop apel kecokot ini.

Colokannya minimalis

Hal pertama yang harus kamu terima dengan ikhlas adalah, colokan Macbook ini sedikit banget. Iya, mayoritas MacBook keluaran terbaru hanya dibekali 2 port USB-C. Itu pun posisinya sejajar di satu sisi. Mau colok mouse, flashdisk, charger, dan satu harddisk eksternal? Ya, welcome to the dongle club.

Dan percayalah, harga dongle itu tidak bersahabat. Iya, sih, ada yang murah, tapi tidak bertahan lama, atau bahkan tidak maksimal. Jadi, kalau beli memang mending langsung yang proper, setidaknya bisa awet.

Bodi MacBook tipis, dan tentu saja rapuh

Memang sih, tampilan MacBook itu estetik. Paripurna banget kalau dilihat. Tipis, mulus, dan elegan. Tapi di balik kemewahan itu, bodinya bisa dibilang ringkih. Sekali kebanting, kamu akan langsung sadar bahwa MacBook bukan tandingan laptop-laptop lain yang tebal dan tahan banting itu.

Jika kamu tipe orang yang teledor, dan suka tanpa sadar menjatuhkan perlengkapan elektronikmu, mungkin kamu perlu pertimbangan ekstra.

Kalau MacBook rusak, bisa nangis di sudut ruangan

Ini bukan lebay. Kalau MacBook kamu tiba-tiba mati total, jangan harap bisa langsung diservis dan sembuh keesokan harinya. Saya pernah mengalami MacBook mati mendadak, dan servisnya butuh waktu hampir 20 hari. Sebab perlu diganti mesin, dan penggantiannya memang memerlukan waktu yang tidak sebentar.

Baca Juga:

Android Bikin Saya Jadi Minoritas dan Dikucilkan, tapi Saya Bersyukur Bebas Utang dengan Tidak Memaksakan Diri Membeli iPhone

Pengalaman Buruk Membeli iPhone di iBox: Dicuekin, Kena Jebakan Upselling, Hingga Asuransi yang Tidak Berguna

Ngeri bukan? Bayangkan saja kamu seorang budak korporat, kerjaan lagi numpuk, revisi nggak jalan, tapi kamu cuma bisa melamun di depan meja kosong sambil mbatin, “kenapa aku WNI?” Selain itu, biaya servisnya tentu saja lumayan. Maksud saya, lumayan muahal. Iya, sih nggak sampai jual ginjal juga. Tapi. kalau ganti mesin, biayanya setara dengan harga laptop baru.

Anti bajakan

Satu hal yang perlu diapresiasi dari MacBook adalah, mereka punya sistem operasi yang eksklusif dan secure. Tapi, imbasnya, kamu jadi nggak bisa sembarangan pakai software bajakan. Bahkan untuk hal-hal yang biasanya didapat secara gratis di Windows, seperti Microsoft Office. Untuk Mac, kamu harus membelinya secara legal.

Meski, ya tentu saja, “maling” memang selalu lebih canggih. Jika ditelusuri, ada saja yang bisa meng-install versi bajakannya, tapi tetap saja, untuk jasanya pun kita tetap perlu membayarnya. Sama saja dengan beli, bukan?

Jangan terlalu percaya influencer

Ada semacam kepercayaan yang lebih tepat disebut dogma di kalangan pengguna MacBook. Katanya, baterainya sangar. Katanya, dibiarkan nyala terus juga nggak apa-apa. Bahkan ada yang bilang, MacBook justru lebih awet kalau nggak pernah dimatikan. Edyan.

Untuk hal-hal bombastis begini jangan gampang percaya. Saya adalah korbannya. MacBook saya pernah mendadak mati karena alasan ini. Kalau kata mas-mas tukang servis, “Namanya juga barang elektronik, tetap butuh istirahat”.

Jadi, kalau MacBook kamu dibiarkan sleep berhari-hari dan sering dibawa-bawa dalam tas, bisa jadi mesin akan panas karena belum benar-benar mati. Lama-lama overheat. Lama-lama rusak. Sama kayak manusia, mesin pun butuh waktu tidur yang sungguhan.

Begitu juga dengan kebiasaan nge-charge semalaman atau terus colok meski baterai sudah penuh, itu juga bisa mempercepat kerusakan baterai. Jadi, jangan terlalu percaya konten-konten romantisasi produk Apple dari para influencer.

Yah, pada akhirnya saya tetap akan mengatakan kalau MacBook itu produk yang memuaskan, saya pun tetap puas secara fungsi. Tapi MacBook juga butuh dirawat dengan baik dan benar. Bukan malah digunakan secara ugal-ugalan. Ini bukan HP Nokia, Buos.

Penulis: M. Afiqul Adib
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Review Jujur Macbook dari Orang yang Pertama Kali Pakai Produk Apple

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 18 Juni 2025 oleh

Tags: macbook
M. Afiqul Adib

M. Afiqul Adib

Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.

ArtikelTerkait

huawei matebook x pro laptop windows performa seperti sekelas macbook pro harga spesifikasi review ulasan perbandingan kelemahan kekurangan kekebihan mojok.co

Huawei Matebook X Pro, Mirip Macbook Pro tapi Nggak Nyebelin

12 Juni 2020
Gara-gara Pakai MacBook, Teman-teman Menganggap Saya Mapan dan Mau Meminjam Uang

Derita Pengguna MacBook, Foto Laptop Sendiri Dikira Sombong

13 Agustus 2023
Derita Users Android, Nggak Pakai iPhone Terbaru eh Dikucilkan (Unsplash)

Android Bikin Saya Jadi Minoritas dan Dikucilkan, tapi Saya Bersyukur Bebas Utang dengan Tidak Memaksakan Diri Membeli iPhone

8 Desember 2025
Gara-gara Pakai MacBook, Teman-teman Menganggap Saya Mapan dan Mau Meminjam Uang

Gara-gara Pakai MacBook, Teman-teman Menganggap Saya Mapan dan Mau Meminjam Uang

17 Maret 2023
MacBook Pro 2012: Laptop Unibody yang Bisa Diutak-Atik Sesuka Hati

Review Jujur Macbook dari Orang yang Pertama Kali Pakai Produk Apple

27 November 2022
Saya Menyesal Setelah Pindah dari Android ke iOS (Unsplash)

Saya Menyesal Setelah Pindah dari Android ke iOS

4 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau Mojok.co

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

16 Mei 2026
Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama Mojok.co

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama

14 Mei 2026
Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

19 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.