Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

5 Hal yang Harus Dibayar Tuntas Selain Dendam dan Rindu

M. Guntur Rahardjo oleh M. Guntur Rahardjo
14 Desember 2021
A A
5 Hal yang Harus Dibayar Tuntas Selain Dendam dan Rindu terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Ketika sedang asyik berselancar di dunia per-medsos-an, saya melihat beberapa daftar film Indonesia yang akan tayang sekitar bulang November-Desember. Ada satu judul yang lumayan menarik perhatian saya, yaitu film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. Waduh keren sekali judulnya. Sangat out of the box.

Kemudian saya melakukan riset mendalam tentang film ini. Ternyata film ini diadaptasi dari novel berjudul sama yang ditulis oleh salah satu penulis tanah air yang terkenal, Eka Kurniawan. Awalnya saya kira ini adalah film romansa atau film bucin kebanyakan. Setelah membaca sinopsisnya ternyata sangat jauh dari api panggang. Singkatnya, film ini mengisahkan tentang seorang pria bernama Ajo Kawir yang terkenal kuat ala-ala jagoan atau preman. Namun, rupanya ia memiliki rahasia besar terkait kejantannya sebagai seorang lelaki. Apa itu? Silakan tonton sendiri.

Selain sinopsisnya yang bikin film ini menarik untuk ditonton, saya juga terkesima dengan cara Mas Eka Kurniawan membuat judulnya. Saya ketik sekali lagi, Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. Kok rasanya judul ini sangat relate sekali dengan kehidupan nyata. Iya, yang namanya rasa rindu itu harus dibayar tuntas. Jika tidak, bakal galau seharian, bahkan sepanjang hidup. Termasuk dendam, kadang harus dibayar tuntas pula!

Meskipun begitu, saya melihat ada banyak hal yang seharusnya dibayar tuntas dalam kehidupan selain rindu dan dendam. Berikut 5 hal lainnya yang menurut saya harus dibayar tuntas.

#1 Utang uang

Tidak perlu dijabarkan panjang-panjang lagi, kalian semua pasti sudah sangat paham bahwa yang namanya utang itu wajib dituntaskan. Caranya ya tentu saja dengan melunasi utang itu sendiri. Bentuk utang sebenarnya ada bermacam-macam, tapi jenis yang paling bermasalah adalah uang. Berapapun jumlahnya, yang namanya utang tetap harus dibayar dan dilunasi. Jangan pernah berpikiran untuk membawa kabur atau tidak membayarnya, ya. Dan, jangan sampai yang ngutang jauh lebih galak daripada yang memberi utangan!

#2 Skripsi

Kelihatannya poin selanjutnya ini juga tidak perlu dibahas panjang. Pasti di antara kalian ada yang sedang berjuang di medan skripsi bersama dosen pembimbing. Ini memang syarat mutlak jika ingin lulus dan mendapatkan gelar sarjana di Indonesia. Saya memang belum menulis skripsi, tapi saya mengerti menulis skripsi itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pusing mikirin judul, penelitian ke sana kemari, hingga drama dosen yang sulit dihubungi adalah bagian dari prosesnya. Yang jelas, skripsi memang harus segera diselesaikan.

#3 Interview kerja

Bagi beberapa orang yang sedang mencari pekerjaan, interview atau wawancara adalah saat yang paling vital. Sebab jika bisa mencapai sesi ini, maka target untuk mendapatkan pekerjaan tinggal selangkah lagi. Karena itu penting sekali menyelesaikan sesi satu ini. Namun kenyataannya, saya beberapa kali membaca kisah orang yang sudah mendapat undangan wawancara, membuat janji, eh, malah tidak jadi interview. Karena itu jika kalian mendapat undangan interview, tuntaskan prosesi ini. Sesungguhnya nganggur itu tak enak, Bro.

#4 Lamaran

Dalam hidup, pernikahan adalah prosesi yang sakral di mana akhirnya kita bisa mengucapkan janji sehidup semati dengan pasangan yang telah dipilih. Eits, tapi sebelum menikah, tentu ada prosesi lamaran. Jika hendak menikah, melamar pasangan secara resmi adalah hal yang harus dilakukan. Maksudnya lamaran di sini bukan soal berdua saja ya, melainkan di hadapan orang tua masing-masing. Datang secara gentle ke rumah gebetan dan utarakan lamaran, jangan hanya manis di kata-kata. Dan jangan pernah memberikan lamaran palsu pada gebetan alias ghosting. Ingat, kawan, lamaran itu harus dibayar tuntas!

Baca Juga:

Jogja Kini Tak Lagi seperti Penggalan Sajak Joko Pinurbo

Kenapa sih Pada Protes Akses NIK Kudu Bayar? Kayak Nggak Paham Aja Biasanya Gimana

#5 Janji politik

Ini dia yang paling penting dari keempat hal di atas. Yap, janji politik! Biasanya saat musim pencalonan politik akan hadir beberapa orang yang maju sebagai tokoh masyarakat, kemudian membeberkan visi misi yang dilanjukan dengan janji-janji manis. Eh, tapi ada beberapa yang sudah terpilih malah lupa dengan janji manisnya, seperti angin lalu saja. Maka, jika ada di antara kalian yang berniat mencalonkan diri tahun depan, tepatilah janji politik kalian. Niscaya rakyat akan senang dan pastinya mau mendukung lagi untuk ke depannya.

Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas ini tayang pada tanggal 2 Desember. Yah, tentu saja sudah sangat lewat sekali saat artikel ini muncul di Terminal Mojok. Tapi nggak apa-apa, hitung-hitung buat pelajaran buat kita semua bahwa selain dendam dan rindu, kelima hal di atas juga harus dibayar tuntas. Bahkan beberapa di antaranya ada yang sifatnya wajib. Jika ada yang memiliki utang-utang di atas, segera dituntaskan, apalagi janji politik. Kudu lunas!

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Desember 2021 oleh

Tags: bayardendamRindu
M. Guntur Rahardjo

M. Guntur Rahardjo

Mahasiswa pendidikan yang memiliki cita-cita mencapai kemandirian dan kesejahteraan hidup.

ArtikelTerkait

emak-emak

Kalimat Keramat Emak-Emak yang Bakal Kita Rindukan Saat Kita Sudah Dewasa

18 Juli 2019
rindu itu berat

Rindu Itu Ringan, Yang Berat Itu Kamu

26 Mei 2019
rindu

Di Bulan Ramadan, Menyiasati Rindu Sungguh Asyu

8 Mei 2019
dendam

Seperti Dendam, Utang Harus Dibayar Lunas

11 Agustus 2019
Kenapa sih Pada Protes Akses NIK Kudu Bayar? Kayak Nggak Paham Aja Biasanya Gimana SIM

Kenapa sih Pada Protes Akses NIK Kudu Bayar? Kayak Nggak Paham Aja Biasanya Gimana

15 April 2022
UMR Jogja Harus Naik Drastis, Tidak Bisa Tidak! upah minimum yogyakarta

Jogja Kini Tak Lagi seperti Penggalan Sajak Joko Pinurbo

21 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Pernah Menyetir Mobil Adalah Red Flag Sesungguhnya di Jalan Raya Mojok.co

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

14 Mei 2026
4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu Mojok.co

4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu

12 Mei 2026
4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup Mojok.co

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

12 Mei 2026
Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026
Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama Mojok.co

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama

14 Mei 2026
Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.