Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

5 Fakta yang Perlu Kamu Tahu tentang Kurikulum Prototipe

Rezha Rizqy Novitasary oleh Rezha Rizqy Novitasary
26 Desember 2021
A A
5 Fakta yang Perlu Kamu Tahu tentang Kurikulum Prototipe terminal mojok.co

5 Fakta yang Perlu Kamu Tahu tentang Kurikulum Prototipe (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kurikulum Prototipe, apa itu? Ganti Menteri, ganti kurikulum lagi? Hadeh!

Wait! Jangan suuzon dulu, Kawan. Seperti kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Jangan keburu gerundel dulu, yah. Sini-sini saya ajak kenalan sama Kurikulum Prototipe besutan Mas Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim.

#1 Kurikulum ini memiliki fokus pada kompetensi yang esensial

Misalnya, kalau di Kurikulum 2013 mapel Biologi kelas X SMA materi yang wajib disampaikan adalah Bakteri, Protista, Jamur, Plantae, dan Animalia, klasifikasinya hingga tingkat kelas dan manfaatnya. Duh, banyak banget. Dengan materi yang sebanyak itu dan jam pelajaran yang begitu singkat, akhirnya akan mendorong guru untuk memakai cara instan biar cepet rampung. Misalnya ceramah satu arah, dikasih rangkuman kemudian siswa diminta mempelajari sendiri dan mengerjakan buku pendamping. Intinya metode-metode sejenis akan digunakan guru untuk mengejar ketuntasan.

Pasalnya, saya juga pernah gitu. Kadang saya harus kebut-kebutan dengan waktu sampai lupa ngasih kesempatan buat siswa untuk eksplorasi lingkungan. Padahal, makhluk hidup itu paling gampang dipelajari di lingkungan langsung. Yang ada di kepala saya, pokoknya materi cepet tuntas, biar saya nggak merasa punya PR buat kelas dua nanti.

Hmmm, menyedihkan juga, ya. Siswa dipaksa menerima materi sebanyak itu. Padahal, belum tentu juga semua materi itu dipakai buat ke depannya. Itu baru satu mata pelajaran. Belum lagi mapel Fisika, Kimia, Matematika minat, dan lain sebagainya.

Nah, di Kurikulum Prototipe nanti capaian materi yang wajib disampaikan diringkas jadi “Keanekaragaman Makhluk Hidup dan peranannya”. Di sinilah, guru dikasih kesempatan buat berinovasi untuk membuat capaian pembelajaran agar lebih kreatif. Tentu saja dengan mempertimbangkan budaya dan misi sekolah serta keadaan lingkungan lokal.

Jadi, dari kelima kingdom makhluk hidup itu nggak semuanya harus dijabarkan secara mendalam. Guru boleh banget kok, kalau mau njelasin ciri umumnya aja dari kelompok tertentu. Kemudian di kelompok yang lain akan dipelajari secara lebih mendalam. Perkara mana yang mau dikaji lebih dalam dapat mempertimbangkan potensi daerah dan kebutuhan sekolah.

Intinya, di Kurikulum Prototipe ini materi akan diringkas dan guru diminta untuk berinovasi untuk membuat capaian belajarnya masing-masing. Dengan begitu, siswa diharapkan lebih gampang nyambung dengan pembahasan yang disampaikan. Pasalnya, materi itu nggak bertele-tele.

Baca Juga:

Mehamami Kasus Korupsi Chromebook yang Menjerat Nadiem Makarim dengan Mudah dan Lengkap

Pelajar Surabaya Nggak Butuh Pramuka, Ekstrakurikuler Ini Memang Lebih Baik Nggak Diwajibkan

#2 Siswa akan belajar lebih mendalam, bukan lebih luas

Siswa tidak hanya menerima materi. Mereka juga perlu bekerja kelompok, diskusi, melakukan proyek, dan menyelesaikan masalah. Alokasi waktu yang digunakan untuk proyek dalam setahun itu setengah dari alokasi waktu buat teori. Dengan cara ini, siswa akan punya kesempatan untuk menggali dan meningkatkan kemampuannya, terutama di bidang literasi dan numerasi. Ini kompetensi yang benar-benar dibutuhkan di dunia kuliah maupun kerja.

#3 KI dan KD tidak lagi ada, berganti menjadi capaian pembelajaran tiap fase

Pembeda berikutnya, di Kurikulum Prototipe nggak akan dijumpai KI dan KD lagi. Sebelumnya, ketuntasan pembelajaran ditentukan berdasarkan ketercapaian KI dan KD dalam satu tahun. Nah, kalau di Kurikulum Prototipe, diganti dengan istilah Capaian Pembelajaran tiap fase. Setiap fase rata-rata berlaku untuk dua tahun, sehingga bisa membuat guru lebih fleksibel untuk menyampaikan materi. Kayak gini, nih gambaran fasenya:

  • Fase A (Kelas I dan II SD)
  • Fase B (Kelas III dan IV SD)
  • Fase C (Kelas V dan VI SD)
  • Fase D (Kelas VII, VIII, IX SMP)
  • Fase E (Kelas X SMA)
  • Fase F (Kelas XI dan XII SMA)

Capaian Pembelajaran di Kurikulum Prototipe lebih lengkap dapat kalian pelajari di sini.

#4 Adopsi Kurikulum Prototipe dilakukan secara bertahap

Kurikulum ini memang lahir dari hasil evaluasi Kurikulum 2013. Setelah beberapa tahun berjalan, akhirnya didapatkanlah simpulan yang selama ini dinanti-nantikan guru-guru termasuk saya. Kurikulum 2013 itu muatannya terlalu luas. Perangkat pembelajaran yang digunakan pun terlalu kompleks. Maka wajar, kawan-kawan saya ada yang ngomel, buat ngajar dua jam persiapan ngajarnya bisa sehari penuh. Kurikulum Prototipe datang untuk memberi solusi.

Wacana pelaksanaannya, terlebih dahulu akan diterapkan di sekolah penggerak. Jadi, buat sekolah-sekolah non penggerak masih ada waktu untuk mempersiapkannya. Ada beberapa pilihan untuk mengadopsi kurikulum ini. Pertama, pelatihan di tahun pertama, lalu penerapan di tahun kedua. Kedua, pelatihan sekaligus penerapan dengan kompleksitas sederhana di tahun pertama. Ketiga, pelatihan sekaligus penerapan dengan komplesitas sedang di tahun pertama.

Sekolah yang belum siap menerapkan Kurikulum Prototipe diperbolehkan memilih menggunakan Kurikulum 2013 atau Kurikulum 2013 yang disederhanakan di masa pandemi. Jadi, nggak langsung serentak semua gitu. Kayak dulu waktu penerapan Kurikulum 2013, itu loh. Nggak semua sekolah langsung diwajibkan untuk menggunakan Kurikulum 2013.

#5 Nasib guru-guru yang kehilangan jam mengajarnya karena terimbas pelaksanaan kurikulum

Tujuan utama dari pelaksanaan Kurikulum Prototipe ini adalah mengurangi beban materi pembelajaran. Ada banyak guru yang khawatir akan kehilangan banyak jam mengajarnya. Pasalnya, salah satu syarat untuk mendapat tunjangan tambahan penghasilan (TPP) atau sertifikasi adalah punya 24 jam mengajar dalam satu minggu.

Ya gimana lagi, sudah jadi rahasia umum gitu kalau gaji guru nggak besar. Bahkan di antara sesama PNS, gaji guru tetap yang jauh lebih kecil. Satu-satunya pertolongan biar dapat bernafas lega adalah adanya tunjangan sertifikasi itu.

Ada tiga solusi mengenai hal ini. Pertama, guru tersebut dikasih tugas tambahan yang diakui dapodik. Kedua, dikasih tugas tambahan lain yang berkaitan dengan koordinator proyek penguatan profil pelajar Pancasila. Ketiga, jika masih belum mencapai 24 jam setelah dikasih tugas tambahan, guru akan tetap mendapatkan tunjangan sertifikasi. Dengan syarat di kurikulum 2013 sudah mendapat 24 jam mengajar dan telah menerima TPP. Sudah adil, bukan?

Jadi jangan khawatir, Kurikulum Prototipe ini bukan hanya bermanfaat bagi siswa, tapi juga buat guru. Guru nggak akan kehilangan haknya. Bahkan guru dikasih kesempatan untuk berinovasi dalam merancang capaian pembelajaran sesuai kebutuhan sekolah masing-masing.

Gimana, masih ragu sama Kurikulum Prototipe?

Penulis: Rezha Rizqy Novitasary
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Desember 2021 oleh

Tags: Kurikulum Prototipenadiem makarim
Rezha Rizqy Novitasary

Rezha Rizqy Novitasary

Seorang perempuan, pengajar SMA, dan penikmat waktu pagi.

ArtikelTerkait

Nadiem Makarim dan Teks Pidato untuk Hari Guru yang Penuh dengan Harapan Baru MOJOK.CO

Nadiem Makarim, Kita Lebih Membutuhkan Program Merdesa Belajar Sebelum Merdeka Belajar

28 Juli 2020
Udah, Santai Aja Menyikapi SPP yang Bisa Dibayar Pakai GoPay!

Udah, Santai Aja Menyikapi SPP yang Bisa Dibayar Pakai GoPay!

18 Februari 2020
Belajar Sabar Layaknya Nadiem Makarim POP muhammadiyah NU setuju sampoerna terminal mojok.co

Kalau Nadiem Makarim Beneran Dicopot, Apakah Ujian Nasional Tetap Ada?

7 Agustus 2020
pengumuman kabinet kerjs

3 Tips Saat Dipanggil Presiden ke Istana di Hari Pengumuman Kabinet Kerja

21 Oktober 2019
Belajar Sabar Layaknya Nadiem Makarim POP muhammadiyah NU setuju sampoerna terminal mojok.co

Nadiem Makarim Kaget Ada Orang Indonesia Nggak Punya Listrik, Plis Jangan Kasih Tahu Beliau Gaji Guru Honorer Berapa

6 Mei 2020
sisi lain nadiem makarim

Sisi Lain Nadiem Makarim

25 Oktober 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa Mojok.co

Jadi PNS di Desa Tidak Bisa Hidup Tenang, Tuntutan Sosialnya Tinggi karena Dikira Mapan dan Serba Bisa

9 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

Bus Jaya Utama Indo: Bus Patas Termahal di Jalur Pantura, Nyamannya Tak Seistimewa Harganya, tapi Tetap Layak Disyukuri

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Ironi WNI Kerja di Arab Saudi: Melihat Teman Senasib yang “Pekok” Nggak Mau Pulang ke Tanah Air dan Nekat Melanggar Visa
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga
  • Gagal Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Dicap Tak Punya Masa Depan tapi Malah Hidup Tenang
  • KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”
  • Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas
  • Evolusi Kelelawar Malam di Album “Kesurupan”: Menertawakan Hantu, Melawan Dunia Nyata

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.