Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Bagian Motor yang Harus Dicek Setelah Menghajar Lubang Jalanan

Allan Maullana oleh Allan Maullana
29 September 2020
A A
pemuda kasmaran spare parts motor jadul lubang jalanan mojok

pemuda kasmaran spare parts motor jadul lubang jalanan mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Satu minggu yang lalu, saat pulang kerja, secara nggak sengaja dan tiba-tiba motor yang saya kendarai menghajar lubang jalanan yang cukup dalam dengan kecepatan 45 KM/jam. Saat itu saya nyaris jatuh. Motor oleng karena kehilangan keseimbangan. Beruntung saya bisa menghadapi kondisi itu dan tetap berada di atas motor dengan sedikit rasa dag-dig-dug.

Habis itu saya menepi sebentar untuk menenangkan diri, lalu meneguk air minum yang ada di dalam tupperware. Kemudian saya lanjut lagi dengan perasaan yang sudah mulai tenang. Sesampai di rumah, setelah bebersih badan dan makan, saya mengecek lima bagian motor pasca menghajar lubang jalan. Karena saya khawatir ada yang rusak dan perlu diperbaiki.

Ban

Ban adalah bagian motor yang pertama kali bersinggungan dengan jalan. Pastinya ketika saya menghajar lubang jalanan, ban lah yang pertama kali saya cek. Dalam beberapa kasus, ban yang masuk lubang bisa benjol kayak kepala orang habis kejedot benda keras. Penyebabnya adalah serat-serat yang ada di dalam ban putus akibat benturan tersebut.

Ya, namanya juga lubang jalanan, pasti ada sudut yang tajam. Apa lagi pada saat itu kecepatan saya mencapai 45 Km/Jam nggak mungkin saya ngerem mendadak. Bisa-bisa oleng, meleset, terus jatuh. Wah, bahaya. Tapi, beruntung, ban motor depan dan belakang nggak mengalami kerusakan. Masih normal. Alhamdulillah~

Velg

Berdasarkan cerita dari teman-teman saya yang juga mengalami hal ini, velg motor matic bisa langsung peang akibat benturan keras. Apalagi pake ban cacing terus velg-nya jeruji, hemmm, wasalam deh. Nggak ada kata ampun pokoknya. Dalam kasus yang lainnya, velg bisa pecah. Kalau udah pecah gitu, wahhh celaka.

Setelah ban, langsung aja saya mengecek velg. Caranya saya ambil obeng sebagai alat untuk menunjuk bibir velg. Lalu rodanya diputar, sambil memperhatikan bibir velg dan ujung obengnya. Apakah bibir velg motor saya nampak oleng karena peang atau nggak? Hasilnya, velg saya dalam kondisi normal. Saya harus mengucap syukur lagi. Alhamdulillah~

Bearing

Bearing atau sering kita sebut laher fungsinya sebagai bantalan luncur. Di dalam bearing ada bola-bola kecil yang meluncur pada jalurnya. Selain itu bearing akan membuat roda tetap presisi dalam porosnya. Nah, bearing juga bisa rusak akibat benturan saat menghajar lubang jalanan.

Gejalanya apabila bearing rusak, stang motor akan terasa limbung. Apalagi ketika melewati tikungan, seolah motor langsung goyang dan mau jatuh. Cara mengeceknya, cukup goyangkan saja rodanya. Kalau roda terasa goyang atau koclak, berarti bearing itu rusak. Kalau roda nggak goyang atau terasa kekar, selamat, bearing masih kuat dan nggak rusak.

Baca Juga:

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

Shock Breaker

Motor Honda Vario saya pernah mengalami kebocoran seal oli shock breaker depan. Penyebabnya gara-gara jalan yang saya lalui rusak dan banyak lubangnya. Mungkin ini memang faktor kerusakan yang disebabkan dari pemakaian. Tapi, kecelakaan hajar lubang jalanan seperti ini cukup bikin saya khawatir.

Ya, namanya juga hajar lubang dengan cukup kencang, shock breaker juga wajib dicek buat melihat kondisi seal-nya bocor atau enggak. Kalau bocor otomatis oli shock akan rembes. Untuk mengetahui as shock breaker-nya bengkok atau enggak, caranya cukup dengan mengamati secara fisik dari shock breaker itu sendiri. Kemudian melihat apakah antara roda dan slebor depan dalam kondisi center atau enggak.

Segitiga dan komstir

Setelah mengecek kondisi shock breaker, perlu juga mengecek segitiga. Kalau ternyata shock breaker dalam keadaan baik tapi posisi roda nggak center, bisa dipastikan segitiganya yang bengkok. Solusinya, cukup bawa ke bengkel press segitiga untuk diperbaiki dengan cara di-press.

Selanjutnya cek komstir stang. Sama halnya dengan bearing, fungsi komstir juga berfungsi sebagai bantalan luncur dari setang setir agar bisa berbelok ke kiri dan ke kanan dengan lancar. Cara mengeceknya, sama dengan roda, cukup digoyangkan saja. Cuma kali ini yang digoyangkan adalah bagian shock breaker yang menyambung dengan segi tiga itu sendiri.

Setelah melakukan pengecekan itu semua secara mandiri. Saya mendapatkan komstir motor saya oblak. Pantas saja ketika menekan rem depan, melewati jalan berlubang, dan melewati polisi tidur ada suara “cletuk-cletuk” yang berasal dari oblaknya komstir itu sendiri.

Komstir saya setel ulang dengan cara mengencangkan baut komstir yang ada di bagian dalam stang. Eh, ternyata setelan nggak saya dapatkan dengan pas. Saya kencangin sedikit, stang terasa berat dan gregel-gregel. Saya kendorin dikit, komstir masih terasa oblak.

Kalau sudah begini mau nggak mau, musti ganti komstir. Wah, ini pekerjaan berat. Saya malas untuk mengerjakannya, meskipun motor sendiri. Pasalnya banyak yang musti diongkar, mulai dari cover body, ban, kaliper rem, dan lainnya. Biar praktis, mari serahkan saja ke tenaga ahli. Yap, bengkel motor. Biar cepet dan nggak capek. Wqwqwq~

BACA JUGA Yamaha Mio M3 Nggak (Lagi) Suka Nguyup Bensin Berkat Blue Core dan tulisan Allan Maullana lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 September 2020 oleh

Tags: banjalan rusakmaticMotor
Allan Maullana

Allan Maullana

Alumni SMK Karya Guna Bhakti 1 Bekasi, jurusan Teknik Mekanik Otomotif. Pemerhati otomotif khususnya Sepeda Motor. Suka baca buku dan menulis catatan di waktu luang.

ArtikelTerkait

Yamaha Force: Motor Murah yang Rilis di Waktu yang Salah

Yamaha Force: Motor Murah yang Rilis di Waktu yang Salah

15 Februari 2022
Melepas Sepatbor Belakang Sepeda Motor Itu Biar Apa sih?

Melepas Sepatbor Belakang Sepeda Motor Itu Biar Apa sih?

5 Februari 2022
5 Motor yang Sebaiknya Dihindari Saat Berkendara di Jalan Raya, Mending Cari Jalan Lain

5 Motor yang Sebaiknya Dihindari Saat Berkendara di Jalan Raya, Jangan Sampai Berpapasan!

7 September 2024
4 Motor yang Sulit Dimaling, Dilirik Maling pun Tidak

Rekomendasi 4 Motor yang Sulit Dimaling, Dilirik Maling pun Tidak

22 Februari 2025
Jalan Sepanjang Waduk Mrica Adalah Jalan yang Paling Hancur di Banjarnegara

Jalan Sepanjang Waduk Mrica Adalah Jalan yang Paling Hancur di Banjarnegara

16 September 2023
Motor Bebek Tetaplah Primadona bagi Saya dan Lebih Aman timbang Motor Matic terminal mojok.co

Pakai Motor Matic untuk Pelesiran ke Daerah Pengunungan Adalah Kesalahan yang Hakiki

14 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian  Mojok.co

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

6 Juni 2026
Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

Di Mana Kosan Dipijak, di Situ Ada Aturan yang Nggak Ngotak: Kompilasi Peraturan Kos yang Nggak Masuk Akal

4 Juni 2026
Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras Mojok.co

Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras

3 Juni 2026
Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya "Pajak" yang Tidak Dibenci Warga

Jangan Hapus Tradisi Jimpitan, Ini Satu-satunya Pajak yang Tidak Dibenci Rakyat

5 Juni 2026
5 Rahasia yang Perlu Diketahui sebelum Membuka Warung Madura, Eksklusif dari Juragannya Langsung

Warung Madura Terlalu Percaya Diri, padahal Warung Tetangga Bisa Menggulingkannya Kapan Saja

6 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.