Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

5 Alasan Orang Mute Status WhatsApp

Erfransdo oleh Erfransdo
22 Mei 2021
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Ada fitur status, ada fitur hide, ada juga fitur mute. Begitulah tiga fitur yang sangat berkaitan dalam dunia per-WhatsApp-an. Pertama kali saya download aplikasi WhatsApp yaitu sekitar 2016-an. Namun, saya baru mengetahui beberapa fitur di WhatsApp ini baru sekitar dua tahun setelahnya ketika saya memasuki dunia perkuliahan.

Dibanding Instagram, Twitter, atau LINE saya lebih sering menggunakan WhatsApp karena selain kuota yang digunakan tidak sebesar Instagram dkk, di WhatsApp juga banyak grup-grup kuliah dan tentunya kontak-kontak yang sangat dekat dengan real life saya. Tidak membuka Instagram sehari atau bahkan berhari-hari mungkin bukan masalah yang begitu serius bagi saya. Namun, kalau WhatsApp saya rasa tidak bisa untuk tidak membukanya karena selalu saja ada hal yang penting terkirim di sana.

Seperti saya jelaskan sebelumnya ada tiga fitur yang saling berkaitan di aplikasi WhatsApp. Dalam status WhatsApp, kita bisa mengaktifkan fitur hide atau menyembunyikan status dari beberapa kontak yang tidak kita kehendaki. Selain itu, dalam status WA pula ada fitur mute atau fitur bisu agar kita tidak bisa melihat status WA dari seseorang atau beberapa orang. Sederhananya, kalau fitur hide kita tidak ingin orang lain melihat status WA kita. Kalau fitur mute kita tidak ingin melihat status WA dari orang lain.

Ada beberapa hal yang mendasari beberapa orang mengaktifkan fitur mute di status WA ini. Berdasarkan pengalaman pribadi dan juga penuturan teman dekat saya, inilah beberapa alasan orang-orang membisukan status WA ke beberapa kontaknya.

#1 Risi kebanyakan status

Alasan pertama orang mengaktifkan fitur mute di status WhatsApp adalah risi karena kontak yang berkaitan sering meng-upload status WA dalam jumlah yang banyak. Mungkin bisa dibilang tiap jam akan membuat status yang bahkan tidak terlalu penting untuk di-post. Untuk melindungi mata dari bejibunnya status WA tersebut, maka mengaktifkan fitur mute kepada kontak tersebut adalah solusinya. Daripada mata pegel, kan?

#2 Isi status kebanyakan pamer

Hal yang membuat sebagian orang enggan untuk melihat status WhatsApp orang lain karena kebanyakan kontennya adalah konten pamer segala hal. Beli sepatu baru dipamerin, beli jam baru dipamerin, beli motor baru dipamerin, pokoknya segala hal dipamerin. Meskipun itu adalah bentuk bahagia dari orang lain, tapi kalau keseringan pamer kan agak gimana juga kalau melihatnya. Kalau sekali dua kali sih sepertinya tidak masalah. Maka untuk mengurangi rasa iri dan dengki, me-mute status WA doi adalah jalan keluarnya agar hati tenteram dan damai tidak ngejulidin.

#3 Isi status kebanyakan ngeluh

Alasan lain beberapa orang, termasuk saya, mengaktifkan fitur mute karena isi konten yang disuguhkan selalu tentang ngeluh dan ngeluh terus. Kadang saya selalu heran dengan orang yang hobi ngeluh di medsos itu hidupnya semenyedihkan apa, sih? Ya kok masa tiap hari kerjaannya ngeluh terus. Nggak malu apa ya sama orang-orang di luar sana yang bahkan hape aja nggak punya, tapi hidupnya masih tetap bersyukur? Kalau ada masalah ya selesaikan bukan malah ngeluh di medsos. Kalau tugas numpuk ya kerjakan, bukan malah ngeluh di medsos. Dasar netizen +62 ngeluh kok di medsos, ya harusnya curhat ke Tuhan, dong.

#4 Isi status banyak mengandung unsur Korea

Saya punya salah satu kontak yang hampir tiap hari mengunggah status WhatsApp tentang K-pop, video dancenya lah, foto-foto personelnya lah, dan hal-hal berbau korea lainnya. Saya enggan mempermasalahkan kalau jarang-jarang atau sekali dua kali. Lah, ini hampir tiap hari, Bos. Bukan apa-apa, saya hanya takut saja jika nantinya saya malah menjadi fans K-pop selanjutnya. Hahaha.

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Drama Cina: Ending Gitu-gitu Aja, tapi Saya Nggak Pernah Skip Menontonnya

#5 Untuk melupakan si dia, tapi enggan untuk nge-block

Alasan terakhir mungkin agak sedikit berbau bucin. Namun, saya yakin beberapa di antara kalian pasti pernah melakukannya. Setelah putus dengan mantan, tapi enggan nge-block WA si dia dengan dalih silaturahmi. Kok, kebetulan status WA dia masih muncul sehingga membuat sulit move on. Maka, mengaktifkan fitur mute adalah salah satu solusinya.

Mungkin seperti itu alasan-alasan orang yang mengaktifkan fitur mute kepada beberapa kontak di WA-nya. Setiap orang mungkin punya alasan tersendiri mengapa membisukan status WhatsApp orang lain. Selagi itu membuat nyaman, ya tidak akan menjadi masalah. Setiap orang punya hak untuk menikmati hidupnya, bukan?

Eh, jangan-jangan sekarang kamu malah insecure karena status WhatsApp-mu selama ini nggak jauh-jauh dari salah satu lima hal di atas?

BACA JUGA 6 Jenis Respons Chat yang Bikin Sebal Sampai Pengin Ngatain dan tulisan Erfransdo lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 November 2021 oleh

Tags: aplikasi chatMedia Sosialstatus whatsapp
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

Off dari Media Sosial Adalah Hal yang Biasa Aja, Nggak Usah Geger! terminal mojok

Off dari Media Sosial Adalah Hal yang Biasa Aja, Nggak Usah Geger!

14 Agustus 2021
Seluk-Beluk Virtual Assistant, Pekerjaan Remote Impian Banyak Orang yang Nggak Bisa Meninggalkan Rumah

Seluk-Beluk Virtual Assistant, Pekerjaan Remote Impian Banyak Orang yang Nggak Bisa Meninggalkan Rumah

23 Juli 2024
Penyalahgunaan Beasiswa KIP-K oleh Koket Girl Viral di Media Sosial. Apa sih Koket Girl Itu?

Penyalahgunaan Beasiswa KIP-K oleh Koket Girl Viral di Media Sosial. Apa sih Koket Girl Itu?

2 Mei 2024
cara ketawa di media sosial mojok.co

Menebak Karakter Orang dari Caranya Ketawa di Media Sosial

26 Juni 2020
bahaya berbagi password media sosial dengan pacar Macam-Macam Password Akun Media Sosial Orang Indonesia

Macam-macam Password Akun Media Sosial Orang Indonesia

31 Maret 2020
Dari Friendster Sampai Instagram: Mixtape Nostalgia Media Sosial dari10 Tahun Lalu terminal mojok.co

Dari Friendster Sampai Instagram: Mixtape Nostalgia Media Sosial dari 10 Tahun Lalu

2 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua Mojok.co

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua

7 Agustus 2026
Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026
Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan Mojok.co

Tinggal dekat Ringroad Barat itu nggak nyaman, tiap malam diteror suara blayer motor yang meresahkan

3 Agustus 2026
Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering Mojok

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering rumahan

2 Agustus 2026
Alasan modal Rp100 miliar lebih baik "disulap" jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren Mojok.co

Alasan modal Rp100 miliar lebih baik “disulap” jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren

2 Agustus 2026
Cikarang Menyimpan Salah Paham yang Bikin Iri sama Jakarta (Unsplash)

Di balik gaji besar operator industri di Kawasan Industri Cikarang, ada harga mahal yang harus dibayar

4 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.