Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Wisata Semarang yang Bisa Bikin Kamu Kapok Jika Salah Momen Berkunjung

Dimas Junian Fadillah oleh Dimas Junian Fadillah
16 November 2025
A A
4 Wisata Semarang yang Bisa Bikin Kamu Kapok Jika Salah Momen Berkunjung

4 Wisata Semarang yang Bisa Bikin Kamu Kapok Jika Salah Momen Berkunjung (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Semarang tidak hanya terkenal dengan ragam kulinernya yang menggugah selera, tetapi juga dengan berbagai destinasi wisata yang memadukan nilai sejarah dan keindahan alam. Tak heran jika kawasan kota maupun kabupatennya selalu dipadati wisatawan, terutama saat musim liburan panjang.

Namun ada satu faktor sederhana yang kerap terabaikan para pelancong: ketepatan waktu berkunjung. Sedikit saja salah memilih momen, perjalanan yang awalnya diniatkan untuk bersenang-senang bisa berubah menjadi pengalaman melelahkan. Bahkan menimbulkan rasa getun atau kapok. Karena itu, melalui artikel ini saya ingin membagikan sedikit “ilmu titen” dari pengalaman pribadi menjelajahi berbagai lokasi wisata di kota maupun kabupaten Semarang agar Anda terhindar dari pengalaman yang bikin nelangsa. Berikut ulasannya:

#1 Curug Lawe Benowo, wisata Semarang yang kurang recommended saat musim hujan

Curug Lawe Benowo bagi saya memang menawarkan banyak keunggulan. Dari mulai harga tiket masuk yang bersahabat, pemandangan hutan masih sangat asri hingga memiliki air sungai dan air terjun super bening. Pokoknya komplit, deh. Tetapi tempat wisata yang berlokasi di di Desa Kalisidi, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang ini kurang rekomended dikunjungi saat musim penghujan.

Dari pengalaman saya, berkunjung ke Curug Lawe saat musim hujan adalah aktivitas yang sangat muspra dan mengecewakan. Mengapa? Pertama jelas area jalan sekitar yang di dominasi tanah dan batuan akan semakin licin dan yang kedua bisa berpotensi terjebak banjir. Padahal jarak trekking Curug Lawe dari tempat parkir sekitar 2 hingga 2,5 kilometer dan biasanya memakan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam.

Kalau jalan licin dan gugup menghindari banjir apa nggak tambah lama dan amat berisiko. Jika masih dipaksakan yang ada malah bikin kapok untuk kembali berkunjung.

#2 Mendatangi Candi Gedong Songo saat kabut tebal

Candi Gedong Songo ini letaknya di lereng Gunung Ungaran, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Pemandangan di area ini menyuguhkan perbukitan hijau adem, udara seger, ditambah candi-candi bercorak Hindu yang bikin hati makin marem. Dari Semarang kota, kira-kira satu jam untuk sampai ke parkiran depan kompleks wisata candi ini. Jalannya sih berliku dan nanjak, tapi masih bisa dilewati motor atau mobil pribadi, kok.

Nah, masalahnya kalau datang pas lagi turun kabut tebal. Jalanan yang naik turun akan jadi tambah licin, pandangan juga terbatas cuma beberapa meter, tentu kondisi ini bisa bikin senam jantung selama perjalanan.

Saya pernah beberapa kali harus pelan-pelan berhenti liatin jalan, soalnya takut kalau malah masuk jurang. Bukannya nikmatin pemandangan, yang ada cuma capek, kedinginan, dan jantung deg-degan mulu. Saran saya, mending datang ke tempat wisata Semarang ini di pagi hari saja saat cuaca cerah. Biar kamu bisa lihat candi dan bukit-bukitnya dengan aman dan tetap berkesan tanpa penuh drama.

Baca Juga:

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

#3 Berkunjung ke Kota Lama saat matahari sedang panas-panasnya

Kota Lama Semarang memang menarik dengan bangunan tua bergaya kolonial Belanda dan nuansa retro yang kental. Cocok buat jalan-jalan santai atau sekadar berburu foto. Tapi kalau berkunjung saat matahari sedang terik, panasnya bisa amat menyiksa. Apalagi jalanan di area ini sebagian besar berbatu dan datar yang tentu saja akan membuat kaki cepat lelah bahkan lecet.

Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor geografis Kota Lama yang merupakan daerah pesisir sehingga memiliki suhu udara yang cenderung tinggi atau panas, terutama pada siang hari. Bahkan suhunya bisa mencapai 32-36 derajat Celsius atau lebih, tergantung kondisi cuaca dan pergerakan matahari.

Jadi saran saya, daripada kapok kepanasan saat eksplore tempat wisata Semarang ini, lebih baik datang pagi atau saat sore sekalian. Saat matahari belum muncul atau sudah pulang ke peraduannya.

#4 Menyusuri wisata Lawang Sewu Semarang saat padat pengunjung 

Lawang Sewu memang legendaris, kaya akan nilai sejarah, dengan lorong-lorong panjang dan banyak sudut yang menarik untuk dijelajahi. Namun jika datang saat akhir pekan atau libur panjang, pengalaman bisa kurang menyenangkan. Bayangkan antrean panjang menumpuk di pintu masuk dan lorong-lorong yang padat, membuat sulit mendapatkan angle foto yang pas, bukan?

Daripada sibuk menghindari orang dan menunggu giliran foto, lebih bijak menunggu waktu yang lebih sepi sekalian. Misalnya, datang ke tempat wisata Semarang ini di hari weekdays atau bisa juga dengan memperhatikan kondisi parkiran. Kalau terlihat padat dan ramai saran saya urungkan saja kunjunganmu itu. Tenang saja, Lawang Sewu tidak akan pergi, dia akan tetap menunggumu datang dengan setia.

Itulah empat tempat wisata di Semarang yang bisa bikin kapok kalau salah waktu saat berkunjung. Baik di kota maupun kabupatennya, menjelajahi destinasi wisata di Semarang tetap perlu mempertimbangkan momen yang tepat. Jika salah sedikit saja, liburan yang seharusnya menyenangkan bisa berubah jadi pengalaman yang amat mengecewakan.

Penulis: Dimas Junian Fadillah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Wisata Semarang yang Tidak Semua Orang Bisa Menikmatinya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 November 2025 oleh

Tags: Candi Gedong Songocurug lawe benowodestinasi wisata semarangKabupaten Semarangkota lama semarangkota semaranglawang sewupariwisata semarangSemarangtempat wisata semarangwisata semarang
Dimas Junian Fadillah

Dimas Junian Fadillah

Magister Administrasi Publik, tertarik menulis isu lokal, politik dan kebijakan publik.

ArtikelTerkait

Pengalaman Tinggal di Semarang Utara, Terjebak Dalam Kos Selama Tiga Hari karena Banjir Setinggi Perut

Pengalaman Tinggal di Semarang Utara, Terjebak Dalam Kos Selama Tiga Hari karena Banjir Setinggi Perut

22 Maret 2024
Semarang di Mata Orang Batang: Nyaman Ditinggali, Nggak Seburuk yang Dikatakan Orang

Semarang di Mata Orang Batang: Nyaman Ditinggali, Nggak Seburuk yang Dikatakan Orang

20 Juni 2024
Loji Papak Boyolali yang Tersembunyi, Indah, Sekaligus Mencekam (Unsplash)

Loji Papak: Rahasia Kekayaan Sejarah Boyolali yang Mampu Memacu Nyali dan Adrenalin Pengunjung karena Aura Mistisnya

11 Februari 2024
Pengalaman Pertama Berkunjung ke Dusun Semilir Semarang, Destinasi Wisata yang Tidak Ramah untuk Kaum Mendang-Mending

Pengalaman Pertama Berkunjung ke Dusun Semilir Semarang, Destinasi Wisata yang Tidak Ramah untuk Kaum Mendang-Mending

24 September 2024
3 Alasan Poltekkes Semarang Jadi Poltekkes Terbaik di Indonesia

3 Alasan Poltekkes Semarang Jadi Poltekkes Terbaik di Indonesia

9 Juli 2023
Jalan Nangka Timur di Semarang, Jalan Kecil Mulus yang Justru Bikin Kisruh

Jalan Nangka Timur di Semarang, Jalan Kecil Mulus yang Justru Bikin Kisruh

1 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit Mojok.co

Jadi MUA di Desa Sulit Cuan karena Selalu Dimintai “Harga Tetangga” kalau Menolak Dicap Pelit

18 Mei 2026
Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
Kos Putri Tempat Tinggal yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau, tapi Aslinya Bikin Malas Mojok.co

Kos Putri yang Terlihat Ideal untuk Perempuan Perantau Aslinya Bikin Malas

18 Mei 2026
Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026
Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

Pintu Tol KM 99 Cipularang, Pemberi Berkah bagi Warga Purwakarta: Mobilitas Makin Mudah, Akses Pendidikan Makin Luas

15 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.