Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Ekonomi

4 Tips Mudah Menghadapi Debt Collector

Diat Rian Anugrah oleh Diat Rian Anugrah
19 Desember 2021
A A
3 Alasan Pejabat Sebaiknya Nyoba Magang Jadi Debt Collector

3 Alasan Pejabat Sebaiknya Nyoba Magang Jadi Debt Collector (pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Bagi sebagian orang, mendapat kunjungan dari debt collector (selanjutnya disingkat DC) adalah sesuatu yang menakutkan. Hal tersebut tidak terlepas dari stigma yang lekat dengan kekerasan. Padahal, debt collector sekarang bukanlah yang dulu. Kalau dulu identik dengan kekerasan dan intimidasi, sekarang DC harus menjalankan tugasnya sesuai SOP baik dari perusahaan maupun undang-undang.

Selain itu, DC resmi saat ini juga harus memiliki sertifikasi profesi penagihan pembiayaan yang dikeluarkan dan diuji oleh PT. SPPI (Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia). Sertifikasi tersebut berlaku dan harus diperbaharui setiap empat tahun sekali.

Namun di luar itu semua, stigma tetaplah stigma, rasa takut tetap muncul. Oleh karena itu, sebagai debt collector yang baik hati, saya akan memberikan tips mudah ketika menghadapi kawan-kawan saya.

Jangan panik

Saking takutnya ditagih, beberapa orang jadi panik dan melakukan hal-hal yang tidak perlu. Seperti lari menghindar atau bersembunyi di dalam rumah. Hal tersebut sama sekali bukan tindakan yang tepat. Sebab, ketika tidak berhasil menemui targetnya, DC akan mencari info baik ke kontak darurat maupun ke tetangga. Dari situlah dikhawatirkan nama baik kamu dipertaruhkan.

Selain itu, DC paham mana orang yang santai dan mana yang panik. Kalau kamu terlihat gugup dan panik, dikhawatirkan DC menjadi arogan dan melakukan hal-hal yang tidak perlu.

Jadi, ketika menghadapi DC, tetap tenang dan santai. Toh, kami juga sama-sama manusia biasa.

Jujur

Dasar tabiat manusia punya seribu alasan kalau sedang ditagih utangnya. Tapi jangan sekali-kali lakukan hal tersebut pada DC profesional. Kami tahu mana alasan yang jujur dan mana alasan palsu.

Dengan berkata jujur, artinya kamu menunjukkan sikap kooperatif. Debt collector juga akan memberikan sikap kooperatif pula. Bahkan bisa memberi waktu dan keringanan.

Baca Juga:

5 Alasan Beli Motor Bekas Lebih Cerdas daripada Motor Baru

5 Tips Makan Seblak biar Lambung Aman Nggak Jadi Korban

Sebaliknya, dengan memberi alasan palsu berarti sudah tidak bisa diajak bekerja sama. DC tidak akan percaya dan akan meminta pembayaran saat itu juga.

Tetap sopan

Pernah dengar ungkapan orang yang ditagih lebih galak dari yang menagih? Hal tersebut hampir setiap hari kami temui. Menjadi konsumsi sehari-hari, nasabah galak tidak menjadi masalah bagi DC profesional. Mau kamu segalak Bu Risma sekalipun, kami tidak akan gentar dan akan tetap menagih.

Tindakan galak dan tidak sopan justru menunjukkan kalau nasabah tersebut tidak bisa ditagih dengan cara yang sopan. Hal itu menjadi semacam izin bagi kami untuk melakukan tindakan serupa.

Usahakan pembayaran

Setiap kunjungan yang dilakukan tidak lain adalah untuk mendapat pembayaran. Utang yang nasabah miliki merupakan kewajiban untuk dibayar. Jadi, usahakan untuk melakukan pembayaran secepatnya. Jika belum mampu melakukan pembayaran, setidaknya lakukan tiga hal di atas. Jangan menjadi nasabah yang sudah tidak mau bayar, tingkahnya juga kurang ajar.

Demikianlah tips untuk menghadapi debt collector, jangan perlu takut. Namun, tidak apa jika kamu masih punya rasa takut terhadap DC. Artinya, kamu tidak terbiasa dengan utang. Kalau sudah terbiasa dengan debt collector, artinya kamu harus lebih giat bekerja dan stop berutang.

Utang kok jadi passion, kan wagu.

Sumber Gambar: Pixabay

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 19 Desember 2021 oleh

Tags: debt collectorTips
Diat Rian Anugrah

Diat Rian Anugrah

Debt collector yang baik hati.

ArtikelTerkait

Tipe dan Perbedaan Karakter Debt Collector: Dari Saya yang Jalani Profesi Ini terminal mojok.co

Tipe dan Perbedaan Karakter Debt Collector: Dari Saya yang Jalani Profesi Ini

24 Februari 2021
4 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Memilih Tinggal di Perumahan Cluster

4 Tips Memilih Perumahan Cluster untuk Kalian yang Sedang Berburu Perumahan

6 Mei 2022
3 Kesalahan yang Saya Lakukan Saat Belajar Masak, Jangan Ditiru! Terminal Mojok

3 Kesalahan yang Saya Lakukan Saat Belajar Masak, Jangan Ditiru!

19 Januari 2021
5 Tips Makan Seblak biar Lambung Aman Nggak Jadi Korban

5 Tips Makan Seblak biar Lambung Aman Nggak Jadi Korban

21 Agustus 2025
Tips Membuat Tempe Mendoan Enak terminal mojok

Tips Membuat Tempe Mendoan Enak

26 Oktober 2021
7 Ciri Toko Pakaian yang Sebaiknya Dihindari Terminal Mojok

5 Ciri Toko Pakaian Terbaik biar Belanja Makin Asik

18 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas Terminal

Kritik untuk Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia UNY dan UAD, Terlalu Ndakik-Ndakik hingga Berjarak dari Realitas

8 Mei 2026
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026
Dilema Jawa Murtad di Gunungkidul Lidah Sumatra Jadi Petaka (Wikimedia Commons)

Dilema “Jawa Murtad” di Gunungkidul: Ketika Lidah Sumatra Menjadi Petaka

7 Mei 2026
PT Pegadaian Punya Layanan Lain yang Nggak Saya Sangka, Bukan Cuma Tempat Gadai Orang Kepepet Butuh Duit Terminal

PT Pegadaian Punya Layanan Lain yang Nggak Saya Sangka, Bukan Cuma Tempat Gadai Orang Kepepet Butuh Duit

8 Mei 2026
Liga Indonesia Saat Ini Seperti Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh (Unsplash)

Liga Indonesia Saat Ini Adalah Panggung Kuasa Modal: Serupa Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh

10 Mei 2026
Toilet Rumah Sakit Memang Bersih, tapi Tubuh Saya "Menolak" dan Tidak Bisa Buang Air di Sana

Toilet Rumah Sakit Memang Bersih, tapi Tubuh Saya “Menolak” dan Tidak Bisa Buang Air di Sana

7 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.