Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

4 Tips Memilih Perumahan Cluster untuk Kalian yang Sedang Berburu Perumahan

Rahadian oleh Rahadian
6 Mei 2022
A A
4 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Memilih Tinggal di Perumahan Cluster

4 Hal yang Harus Diketahui Sebelum Memilih Tinggal di Perumahan Cluster (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pertengahan Maret 2022, saya dan istri memutuskan tinggal di salah satu perumahan cluster di Kota Bandung. Tentunya, saya memilih perumahan cluster ini nggak sembarangan begitu saja, melainkan dengan beberapa pertimbangan yang masak. Nah, pada tulisan ini, saya akan membagikan 4 tips memilih perumahan cluster. Tips ini berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang saya lakukan dalam memilih.

#1 Pilih yang jumlah rumahnya nggak terlalu sedikit

Ada perumahan cluster dengan rumah yang sedikit dan ada juga yang banyak. Nah, sebaiknya pilih perumahan cluster dengan rumah yang nggak terlalu sedikit. Misalnya, dalam kisaran 40 hingga 70. Perumahan yang saya tinggali saat ini, jumlah rumahnya ada sekitar 55. Lalu, mengapa sebaiknya demikian?

Semakin sedikit rumah, maka iuran keamanannya pun akan semakin tinggi. Sebaliknya, semakin banyak rumah, maka iuran keamanannya akan semakin rendah. Umpamakan gaji seorang satpam yaitu 1,5 juta per bulan. Kalo jumlah rumah ada 20 maka setiap rumah membayar 75.000 per bulan. Sedangkan kalo jumlah rumah sedikit, misalnya, hanya ada lima saja, maka setiap rumah membayar 300.000 per bulan.

Perumahan cluster yang sedang dibangun (Shutterstock.com)

Semakin banyak rumah, jumlah tetangga pun akan semakin banyak. Jadi, kita bisa mengenal lebih banyak orang. Bukankah menyenangkan bisa mengenal lebih banyak orang?

#2 Pilih yang lokasinya nggak jauh dari merchant makanan online

Di perumahan cluster, nggak ada pedagang keliling seperti di perumahan non-cluster. Padahal, pedagang kellliling itu satu-satunya solusi kalo kita merasa lapar, di rumah nggak ada makanan, dan malas keluar rumah. Memang, ada saatnya kita merasa malas keluar rumah misalnya karena letih setelah bekerja atau karena sedang sakit. Jadi, solusi untuk mengatasi masalah ini yaitu dengan memesan makanan via aplikasi online.

Ilustrasi perumahan. (Unsplash.com)

Nah, agar makanan ini lebih cepat sampai ke rumah kita, pilihlah perumahan cluster yang lokasinya nggak jauh merchant makanan online. Nah, sekitar 1,5 km dari gerbang masuk perumahan cluster yang saya tinggali, ada beberapa merchant makanan online. Pada gerobak mereka ada logo GoFood. Jadi, dengan memesan makanan tersebut, pastinya bisa lebih cepat sampai ke rumah.

#3 Ketahui berapa jumlah satpam yang bertugas

Umpamakan, kamu tinggal di perumahan cluster yang jumlah rumahnya 100. Di perumahan ini, hanya ada seorang satpam yang berjaga. Nah, terlalu riskan, bila seorang satpam harus menjaga 100 rumah. Ini benar-benar sangat nggak proporsional. Nggak tertutup kemungkinan, akan ada beberapa rumah yang akan disatroni maling. Setidaknya, untuk menjaga 100 rumah, membutuhkan 3 orang satpam. Kalo jumlah satpam proporsional dengan jumlah rumah, tentunya setiap rumah di perumahan terbebas dari aksi pencurian.

Satpam (Aditio Wahyudi via Shutterstock.com)

#4 Mengobrol dengan tetangga dahulu untuk menggali informasi

Saat saya sedang mensurvei rumah yang akan saya tinggali bersama istri, seorang tetangga keluar dari rumah. Saya lalu tersenyum kepadanya. Inilah momen yang tepat untuk menggali informasi seputar perumahan yang akan akan tempati. Saya bertanya banyak hal penting seperti kualitas air, bagaimana keamanan di sini, aktivitas masyarakatnya apa saja, dan lain-lain. Informasi-informasi darinya bisa jadi pertimbangan kita apakah akan menempati atau tidak.

Baca Juga:

3 Hal tentang Perumahan Cluster yang Bikin Orang-orang Bepikir Dua Kali sebelum Tinggal di Sana

5 Alasan Beli Motor Bekas Lebih Cerdas daripada Motor Baru

Itulah empat tips memilih perumahan cluster untuk kita tinggali. Nggak ada salahnya mempraktikkan ketiga tips tersebut. Terkait bagaimana memilih rumah yang cocok, saya akan bahas dalam tulisan lain. Semoga bermanfaat.

Penulis: Rahadian
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Bekerja Kok untuk Duit, Aneh

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Mei 2022 oleh

Tags: perumahan clusterTips
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

5 Tips Makan Seblak biar Lambung Aman Nggak Jadi Korban

5 Tips Makan Seblak biar Lambung Aman Nggak Jadi Korban

21 Agustus 2025
5 Tips Nonton Jathilan biar Nggak Kesurupan

5 Tips Nonton Jathilan biar Nggak Kesurupan

7 Juni 2022
3 Tipe Orang yang Sebenarnya Sangat Cocok Tinggal di Perumahan Cluster Terminal Mojok

3 Tipe Orang yang Sebenarnya Sangat Cocok Tinggal di Perumahan Cluster

3 Mei 2022
Resep Membuat Gorengan Kriuk dan Renyah terminal mojok

Resep Membuat Gorengan Kriuk dan Renyah

6 November 2021
7 Ciri Toko Pakaian yang Sebaiknya Dihindari Terminal Mojok

5 Ciri Toko Pakaian Terbaik biar Belanja Makin Asik

18 Desember 2022
3 Hal tentang Perumahan Cluster yang Bikin Orang-orang Bepikir Dua Kali sebelum Tinggal di Sana Mojok.co

3 Hal tentang Perumahan Cluster yang Bikin Orang-orang Bepikir Dua Kali sebelum Tinggal di Sana

11 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Memang Santai, tapi Diam-diam Banyak Warganya yang Capek karena Dipaksa Santai meski Hampir Gila

2 Februari 2026
Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

Tiga Bulan yang Suram di Bangunjiwo Bantul, Bikin Pekerja Bantul-Sleman PP Menderita!

1 Februari 2026
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Normalisasi Joki Skripsi Adalah Bukti Bahwa Pendidikan Kita Memang Transaksional: Kampus Jual Gelar, Mahasiswa Beli Kelulusan

4 Februari 2026
Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.