4 Tips Jitu agar Tambah Molor Mengerjakan Skripsi – Terminal Mojok

4 Tips Jitu agar Tambah Molor Mengerjakan Skripsi

Artikel

Saat sedang nyantai dan merasa nggak ada beban hidup, saya biasa untuk baca-baca artikel di internet. Saat dalam momen terbaik saya ini, kadang ada aja muncul artikel perihal skripsi. Dan hanya dengan mendengar kata tersebut, waktu nyantai saya jadi nggak nikmat lagi. Kebanyakan, artikel tentang skripsi adalah saran dan tips untuk mempercepat pengerjaannya.

Beragam cara diberikan, di antaranya seperti dicicil setiap hari walaupun dikit, sering-sering mengingatnya; bangun tidur, skripsi. Mau makan, skripsi. Mau nongkrong, skripsi. Mau berak, juga harus ingat skripsi. Dan, ada beberapa hal lain lagi yang saya lupa dan beberapa memang nggak mau saya baca kelanjutannya.

Saya jadi rada bosan dan muak terhadap saran itu semua. Karena ya, sebenarnya memang harus begitu dan nggak perlu diberitahu lagi. Demi mengimbangi narasi yang bertebaran di internet, saya ingin menuliskan beberapa tips paling jitu agar membuat mahasiswa akhir tambah molor dalam mengerjakan skripsi. Biar adil.

Pertama, sering-sering bikin alasan

Untuk tips jitu pertama, saya menyarankan agar sering-seringlah bikin alasan. Biasanya, saya memakai alasan bahwa skripsi itu nggak penting-penting amat. Toh, nanti, setelah beberapa tahun bendelan skripsi nangkring di perpustakaan, bakal langsung diganti dan ditimbang untuk dijual ke pasar loak.

Selain itu, bikinlah semakin banyak alasan seperti muak mengurusi dokumen-dokumen, bosan berurusan dengan kertas, dosen pembimbing yang susah dihubungi, dosen yang sering minta revisi, dan alasan-alasan lainnya agar skripsimu tambah molor dan tambah tak terurus.

Kedua, ambil banyak tanggung jawab dan kesibukan lain

Nah, untuk saran kedua. Ini juga trik paling jitu agar skripsi tambah molor. Ambillah tugas selain mengerjakan skripsi. Ambil peran dalam kehidupan sosial. Mungkin bisa jadi aktivis, sibuk ngurusin organisasi, atau sibuk untuk mengadvokasi masalah-masalah sosial yang terjadi.

Selain itu, bisa juga dengan mulai membingungkan diri dengan mencari bakat, passion, atau apa pun istilahnya yang sejenis. Ini juga hal yang sangat tepat untuk menguras waktu pengerjaan skripsi yang tersedia. Denger-denger, untuk cari hewan bernama bakat dan passion ini, nggak bakal mudah dan nggak memakan waktu yang sedikit. Jadi berlama-lamalah berkutat dalam hal ini agar skripsi tambah lambat dan tambah molor pengerjaannya.

Dan bisa juga mencari jati diri. Jangan pernah mulai mencari jati diri saat baru masuk kuliah atau sebelum kuliah. Mulailah ketika dalam proses mengerjakan skripsi. Pertanyakanlah banyak hal tentang dirimu. Mulailah pertanyakan siapa dirimu. Apakah kau keturunan kerajaan yang terlupakan? Atau mungkin titisan Patih Gadjah Mada? Mungkin dirimu adalah manusia yang diturunkan ke bumi untuk menyatukan sembilan Bijuu?

Atau bisa juga, kau diturunkan untuk mencegah Titan menguasai bumi, atau jika memang sudah muncul, mungkin kau ditugaskan untuk menjadi pemimpin pasukan pengintai dan harus memberantas mereka semua? Pertanyakanlah, apa saja. Tentang dirimu. Kegiatan ini nggak akan sebentar. Jadi sangat-sangat tepat untuk memperlama pengerjaan skripsimu.

Ketiga, nyari duit

Tips ketiga, yakni nyari duit. Pokoknya, carilah pekerjaan selagi kamu mengerjakan skripsi. Mulailah mendaftarkan diri ke perusahaan-perusahaan yang menerima lulusan SMA atau sederajat. Atau jika memang nggak mau melamar pekerjaan, bikinlah pekerjaan sendiri. Bisa ternak ayam, ternak lele, atau kerjaan apa saja. Pokoknya buat cari cuan.

Atau mungkin, jika memang nggak minat di bidang bisnis, kamu bisa menulis untuk dikirim ke media-media. Bisa juga mulai jadi freelancer sesuai dengan keterampilan yang sejak dulu dimiliki atau yang ingin benar-benar dipelajari. Pokoknya lakukan segala cara untuk cari duit. Ini sangat efektif.

Nanti, kalau sudah tahu caranya cari duit, skripsi nggak bakal dipikirin lagi. Coba bandingkan, antara waktu yang kau gunakan untuk cari duit dengan waktu yang dihabiskan untuk mengerjakan skripsi, masih enak mana? Kalau kamu mengerjakan skripsi, nantinya, kamu kehilangan waktu untuk cari duit. Pendapatanmu berkurang. Kebutuhan ngopi dan rokokmu bakal sukar terpenuhi. Jadi, lebih baik cari duit saja daripada mengerjakan skripsi.

Keempat, meneguhkan keyakinan untuk bermalas-malasan

Cara keempat ini adalah yang paling bagus dari ketiganya, bermalas-malasan. Caranya, ya, mesti sudah tahu. Tinggal main hape aja terus. Scroll-scroll eksplor Instagram, main game, atau apa pun. Yang penting, malaslah untuk mengerjakan. Jangan ada motivasi untuk menyelesaikannya.

Carilah referensi tentang manfaat bermalas-malasan dan juga carilah tokoh idolamu dalam bermalas-malasan. Bisa juga menancapkan kalimat dari Squidward, “kalau bisa dikerjakan besok, kenapa harus dikerjakan sekarang?” atau apa pun pokoknya pekerjaan harus ditunda. Intinya biar malas. Selain itu, jangan pernah sentuh laptop dan kalaupun terpaksa nyentuh, jangan pernah buka file skripsimu. Itu bakal bikin teringat dan kadang bikin semangat skripsi. Jangan.

Itu saja yang bisa saya tuliskan. Jika ada tambahan, silakan. Tulis di kolom komentar atau bikin tulisan sendiri. Sekian.

BACA JUGA 4 Golongan Pelaku Ternak Lele yang Biasa Saya Jumpai dan tulisan Firdaus Al Faqi lainnya.

Baca Juga:  Pak Jokowi, Selain UN, Skripsi Juga Harusnya Ditiadakan Tahun Ini
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.



Komentar

Comments are closed.