Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Sate Khas Lombok yang Menggiurkan untuk Dicoba

Atanasius Rony Fernandez oleh Atanasius Rony Fernandez
15 Februari 2022
A A
4 Rekomendasi Sate Khas Lombok terminal mojok.co

4 Rekomendasi Sate Khas Lombok (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kuliner Pulau Lombok yang paling dikenal selama ini adalah ayam bakar Taliwang. Namun, selain ayam bakar Taliwang, Lombok juga punya beragam jenis sate. Sate di Lombok ini memiliki cita rasa khas Lombok yang mengedepankan sensasi pedas, tapi tetap enak untuk dilahap hingga tandas.

Hampir di berbagai tempat wisata di Lombok, rumah makannya pasti menjajakan sate. Oleh karena itu, kurang afdal rasanya kalau ke Lombok tanpa mencicipi satenya. Untuk mengenal lebih jauh soal sate di sini, saya akan membagikan jenis-jenis sate khas Lombok.

ADVERTISEMENT

#1 Sate Rembiga

Nama sate Rembiga merujuk pada nama tempat sate ini yang berada yaitu di Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Sate jenis ini dipopulerkan oleh salah satu sate makan atau lesehan sate yang terletak di jalan utama penghubung Kota Mataram dengan wilayah Lombok Barat. Beberapa lama setelah satu warung sate Rembiga cukup tenar, akhirnya di daerah Rembiga banyak penjual dan lesehan yang ikut menjajakan jenis sate Rembiga.

Sate Rembiga berbahan daging sapi yang empuk. Rempah-rempah yang digunakan untuk marinasi atau merendam daging sebelum dibakar juga terasa sangat kuat. Bagi saya, kekuatan bumbu itulah yang jadi kunci dari kelezatan sate Rembiga. Setelah dibakar, sate Rembiga ini disajikan tanpa saus atau kuah lagi. Biasanya, ia disajikan dengan lontong atau nasi dan dilengkapi pelecing kangkung.

Dari perbincangan dengan orang-orang tua semasa saya kecil, awalnya sate Rembiga berbahan daging kuda. Namun, lama kelamaan karena mungkin daging kuda sulit didapatkan di Lombok, akhirnya beralih sepenuhnya ke daging sapi.

#2 Sate Ikan Tanjung

Sate ikan Tanjung sangat khas dibanding jenis sate lainnya di Lombok. Pasalnya, sate Tanjung berbahan dasar ikan dengan cita rasa gurih dan sedikit pedas. Nama sate Tanjung merujuk pada nama wilayah tempat sate itu berasal, yaitu di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Ia berjarak sekitar 35 kilometer arah utara dari Kota Mataram.

Wilayah Tanjung memang berada di daerah pantai. Sehingga, ikan jadi salah satu ciri khas di sana. Sate ikan Tanjung juga hanya bisa ditemui di wilayah Tanjung. Ia dijajakan di sepanjang jalan raya di wilayah Tanjung. Namun, belakangan ini ada juga satu-dua penjual yang menjajakannya di wilayah Kota Mataram.

Selain bisa dimakan langsung, sate ikan Tanjung biasanya dijadikan oleh-oleh bagi orang yang mengunjungi wilayah Kabupaten Lombok Utara. Biasanya, penjual sate ikan Tanjung juga menjual pepes ikan yang menggunakan bumbu serupa dengan bumbu sate ikan Tanjung.

Baca Juga:

5 Realitas Pahit Hidup di Semarang yang Tidak Muncul dalam Brosur

6 Alasan Kebumen Lebih Menarik daripada yang Terlihat di Brosur dan Dibayangkan Banyak Orang

#3 Sate Bulayak

Di awal tulisan ini saya menyebutkan banyak sate yang dijual di tempat wisata di Lombok. Nah, sate bulayak inilah yang saya maksud. Pilihan daging di sate bulayak beragam, ada daging ayam, jeroan, dan daging sapi. Biasanya pembeli bebas memilih jenis daging apa yang dimaui, bisa salah satu daging atau dicampur. Daging-daging itu diiris kecil-kecil kemudian ditusuk ke tusuk sate.

Keunikan dari sate bulayak adalah bumbunya yang menggunakan bumbu pelalah khas Lombok yang biasanya pedas. Setelah sate dibakar, kemudian disajikan ke piring dan disiram dengan bumbu pelalah. Namun belakangan ini karena biasanya dijajakan di destinasi wisata, maka bumbu pelalahnya dibuat tidak terlalu pedas. Ketika disajikan, barulah ditaburi irisan cabe sebagai pelengkap, terkadang irisan cabe juga diletakkan terpisah.

Kekhasan lainnya dari sate bulayak adalah bulayak itu sendiri. Bulayak merupakan semacam lontong yang dililit dengan daun aren atau enau. Ukuran bulayak lebih kecil dibandingkan lontong biasanya. Bulayak memiliki tekstur lembut dan gurih. Cara membuka bulayak yaitu memutar ujung daun aren pembugkusnya.

Sate bulayak sangat nikmat ketika sate dan bulayaknya dicocol bersamaan ke bumbu pelalah. Bumbu pelalah yang melumuri sate dan bulayak bakal menguatkan cita rasa sate bulayak ini.

Sate bulayak ini biasa ditemui di destinasi wisata di Lombok, seperti di Pantai Senggigi, Taman Narmada, Taman Suranadi, beberapa pantai di Lombok, di beberapa ruas jalan menuju atau sekitar destinasi wisata, dan jalan umum lainnya. Untuk di Kota Mataram sendiri, cukup banyak ibu-ibu penjual sate bulayak yang berjualan dengan cara menyunggi dagangannya, dan berkeliling ke rumah-rumah, perkantoran, atau kampus.

#4 Sate Pusut

Sate pusut merupakan hidangan sate khas Lombok yang mirip dengan sate lilit di daerah lain. Bahan dasarnya adalah daging sapi giling dan dicampur dengan kelapa parut serta berbagai bumbu. Kemudian, ia dililitkan di tusuk sate dari bumbu yang ukurannya lebih besar dari tusuk sate pada umumnya serta berbentuk agak pipih.

Sate pusut biasanya disajikan saat hari besar atau hajatan tertentu yang diadakan oleh masyarakat Lombok. Meski demikian, bisa juga ditemukan di berbagai warung, bahkan banyak yang sudah menjualnya dalam bentuk kemasan.

Nah, bagi penggemar sate, sebaiknya tidak melewatkan berbagai jenis sate khas Lombok tersebut ketika berkunjung ke sini.

Penulis: Atanasius Rony Fernandez
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Februari 2022 oleh

Tags: Sate BulayakSate Ikan Tanjungsate khas LombokSate PusutSate Rembigawisata
Atanasius Rony Fernandez

Atanasius Rony Fernandez

Jurnalis yang tinggal di Mataram, Lombok. Sesekali menulis karya sastra. Tertarik pada isu kesenian, sosial, dan kuliner. Penggemar AS Roma dan musik metal.

ArtikelTerkait

Liburan ke Luar Negeri Bukan Soal Gengsi, tapi Pilihan Masuk Akal karena Tiket Pesawat Domestik Sudah Kelewat Mahal Mojok.co

Liburan ke Luar Negeri Bukan Soal Gengsi, tapi Pilihan Masuk Akal karena Tiket Pesawat Domestik Sudah Kelewat Mahal

8 Maret 2026
Penamaan Kampung di Jogja yang Terinspirasi dari Prajurit Keraton terminal mojok.co

Nggak Usahlah Ndakik-Ndakik Bicarain Romantisasi Jogja

30 November 2019

Jogja Rasa Ubud Sampai Korea Adalah Marketing Wisata Paling Goblok

20 September 2021
5 Tempat Wisata Tersembunyi di Kabupaten Ponorogo terminal mojok.co

5 Tempat Wisata Tersembunyi di Kabupaten Ponorogo

16 Desember 2021
Tips Jalan-jalan ke Luar Negeri buat Pemula, Nomor Dua Paling Penting Sedunia Terminal Mojok

Tips Jalan-jalan ke Luar Negeri buat Pemula, Nomor Dua Paling Penting Sedunia

30 November 2022
3 Tempat Horor di Tegal Warisan Kolonial Belanda

3 Tempat Horor di Tegal Warisan Kolonial Belanda

13 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Bali bisa kehabisan air, tapi tenang, kolam vila masih penuh (Unsplash)

Bali bisa kehabisan air, tapi tenang, kolam vila masih penuh

16 Agustus 2026
KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar Mojok.co

KUA jangan cuma mengejar Gen Z untuk menikah, tolong kasih paham juga tetangga dan ortu yang hobi menghitung mahar

20 Agustus 2026
Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026
Jabatan korlas SD kini jadi momok bagi orang tua murid karena ada saja dramanya Mojok.co

Jabatan korlas SD kini jadi momok bagi orang tua murid karena ada saja dramanya

19 Agustus 2026
Nostalgia Stasiun Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya Mojok.co

Nostalgia Stasiun di Kecamatan Kabat Banyuwangi yang pernah berjaya pada masanya

19 Agustus 2026
iPhone HP bapak-bapak? Bapak-bapak nggak mampu beli iPhone! (Unsplash)

Kok bisa iPhone disebut hp bapak-bapak? Padahal banyak bapak-bapak yang nggak mampu beli iPhone

21 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.