Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Perbedaan Cilok Malang dan Cilok Sunda

Erma Kumala Dewi oleh Erma Kumala Dewi
10 Desember 2022
A A
4 Perbedaan Cilok Malang dan Cilok Sunda Terminal Mojok

4 Perbedaan Cilok Malang dan Cilok Sunda (Wiwik P via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Cilok Sunda vs cilok Malang, apa bedanya?

Cilok menjadi salah satu item yang paling mudah dijumpai di jajaran street food. Saya rasa cilok menjadi jajanan yang universal, disukai segala usia dan segala kalangan. Apalagi harganya tergolong murah meriah.

Saat pertama kali merantau, saya cukup heran dengan cilok khas Sunda yang saya temui di perantauan. Sebab, penampakannya sangat berbeda dengan yang biasa saya beli di Malang. Rupanya cilok yang saya nikmati selama belasan tahun di Malang telah banyak mengalami perubahan dari versi autentiknya. Berikut beberapa perbedaan antara cilok Malang dan cilok Sunda:

#1 Rasa

Sama seperti keluarga jajanan “ci” lainnya, cilok terbuat dari tepung aci dan punya tekstur khas yang kenyal. Cilok Sunda yang autentik punya rasa yang sederhana. Rasa gurih dan asinnya tipis saja, bahkan cenderung hambar. Biasanya kenikmatan cilok Sunda ditentukan dari bumbu kacangnya.

Sedangkan cilok Malang punya rasa yang lebih meaty. Sebab, adonannya menggunakan daging ayam maupun daging sapi. Tentunya rasio daging yang digunakan dalam adonan cilok jauh lebih sedikit daripada daging dalam adonan pentol bakso. Teksturnya masih tetap kenyal walaupun nggak sekenyal cilok Sunda. Rasanya yang meaty membuat cilok Malang sudah enak dimakan polosan tanpa cocolan apa pun.

#2 Bentuk

Cilok Sunda punya ukuran yang jauh lebih besar daripada cilok Malang. Bentuknya juga lebih bulat sempurna, padat, lebih liat, dan permukaannya lebih licin. Makan sedikit saja sudah cukup mengisi perut. Lagi pula terlalu banyak memakannya bisa membuat rahang capek mengunyah. Mungkin karena adonan tepungnya lebih banyak.

Sedangkan cilok versi Malang punya ukurang yang jauh lebih kecil. Bentuknya juga nggak sebulat dan serapi cilok Sunda. Perlu makan lebih banyak untuk membuat perut terisi. Tapi nggak perlu usaha yang terlalu besar untuk mengunyahnya, jadi rahang nggak cepat capek.

#3 Variasi

Di zaman sekarang, cilok Sunda mulai divariasikan dengan berbagai cara. Adonan ciloknya diberi isian biar nggak polos. Sausnya juga bisa divariasikan, nggak melulu saus kacang lagi. Bisa pakai saus mentai, saus Korea, saus keju, dan lain sebagainya. Bahkan proses pembuatannya juga nggak berhenti pada merebus saja, lho. Ada yang mengkreasikannya lagi dengan menggoreng cilok dengan balutan tepung panir atau membakar seperti sate.

Baca Juga:

4 Ciri Penjual Cilok yang Dagangannya Sudah Pasti Enak

4 Alasan Potensi Franchise Cilok Lebih Menggiurkan ketimbang Es Teh Jumbo  

Berbagai kreasi di atas membuat cilok naik kasta jadi sajian yang lebih mewah. Cilok kekinian dibuat untuk bisa relate dengan selera anak muda. Tentu saja harga cilok yang sudah dikreasikan akan lebih tinggi daripada versi originalnya.

Sementara itu, cilok Malang punya variasi yang lebih banyak. Jenisnya beragam, barangkali mendapat pengaruh dari bakso Malang. Sewaktu kecil, saya mengira cilok adalah miniatur dan versi low budget dari bakso yang ramah untuk uang jajan anak-anak. Di luar Malang, makanan yang paling mendekati cilok Malang dinamakan pentol mini. Tapi, variannya tetap saja nggak sebanyak cilok di Malang.

Cilok versi Malang memang nggak hanya terdiri dari bulatan ciloknya. Ada juga goreng, adonan yang dibungkus kulit pangsit, atau digelindingkan begitu saja di atas remahan mi kemudian digoreng. Lalu ada tahu kulit warna coklat yang diiris kecil-kecil kemudian diisi adonan cilok dan dikukus. Ada siomay, versi kukus dari goreng mekar. Harga semua item di atas sama. Yang terakhir ada telur puyuh rebus dengan harga yang lebih mahal dari semua varian yang ada. Lengkap banget, kan?

#4 Cocolan

Cilok Sunda disajikan dengan guyuran bumbu kacang lengkap dengan sambal dan kecapnya. Kadang ada juga yang menyediakan saus untuk orang-orang yang nggak suka bumbu kacang. Bumbu kacang punya fungsi yang amat krusial dalam penyajian cilok Sunda, sebab bumbu kacang bisa menjadi pembeda antara kang cilok yang satu dengan kang cilok lainnya.

Sedangkan di Malang kita akan lebih sering menjumpai cilok yang dinikmati dengan saus alih-alih bumbu kacang. Walaupun sebenarnya ada juga pedagang yang tetap menyediakan bumbu kacang. Tentu saja ada sambal dan kecap juga bila mau. Ada juga pedagang yang menyediakan kuah kaldu. Makin mirip bakso, kan?

Saus di Malang ada dua macam, saus warna jingga yang jamak kita jumpai di pedagang mi ayam dan saus warna merah merona yang biasa dijumpai di pedagang bakso. Soal saus merah ini memang cukup unik, warnanya ngejreng seperti darah. Orang luar Malang kebanyakan kaget dan nggak mau menyentuh saus ini karena dianggap terlalu mencurigakan, Tapi percayalah, mayoritas warga Malang akan merasa kurang jika menyantap bakso tanpa kehadiran saus merah ini.

Walaupun Malang punya versi ciloknya sendiri, cilok Sunda masih tetap bisa kita jumpai di sana. Meskipun keberadaanya lebih jarang. Pun cilok versi Malang nggak hanya dijual di dalam Malang, melainkan di kota-kota sekitar Malang juga. Bedanya, varian yang ditawarkan nggak sebanyak cilok di Malang. Minimal ada cilok dan tahunya saja. Kalau kalian berkunjung ke Malang, nggak ada salahnya menyempatkan diri untuk mencoba cilok versi Malang.

Penulis: Erma Kumala Dewi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Kesalahan Makan Cilok yang Kerap Dilakukan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 10 Desember 2022 oleh

Tags: cilokcilok malangcilok sundastreet food
Erma Kumala Dewi

Erma Kumala Dewi

Penggemar berat film kartun walaupun sudah berumur. Suka kulineran dan kekunoan.

ArtikelTerkait

5 Kasta Makanan dengan Bumbu Kacang yang Rasanya Paling Enak Mojok.co

5 Kasta Makanan dengan Bumbu Kacang yang Rasanya Paling Enak

12 November 2024
Serupa tapi Tak Sama, Inilah Perbedaan Antara Cilok dan Salome terminal mojok

Perbedaan Antara Cilok dan Salome yang Wajib Diketahui Pencinta Jajanan Kaki Lima

2 Agustus 2021
Cilok, Makanan "Sepele" yang Menguasai Banyuwangi dan Penjuru Indonesia Lainnya franchise cilok

Cilok, Makanan “Sepele” yang Menguasai Banyuwangi dan Penjuru Indonesia Lainnya

20 Oktober 2023
Cilok, Makanan "Sepele" yang Menguasai Banyuwangi dan Penjuru Indonesia Lainnya franchise cilok

4 Alasan Potensi Franchise Cilok Lebih Menggiurkan ketimbang Es Teh Jumbo  

3 Desember 2024
Rekomendasi 8 Jajanan Unik yang Lebih Aman daripada Ciki Ngebul Terminal Mojok

Rekomendasi 8 Jajanan Unik yang Lebih Aman daripada Ciki Ngebul

11 Januari 2023
6 Rekomendasi Street Food Surabaya yang Laris Diserbu Pembeli Terminal Mojok

6 Rekomendasi Street Food Surabaya yang Laris Diserbu Pembeli

19 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

Warkop Bulungan: Satu Lagi Tempat Viral di Blok M yang Bikin Kecewa dan Cukup Dikunjungi Sekali Saja

19 Januari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Sidoarjo Bukan Sekadar “Kota Lumpur”, Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

14 Januari 2026
Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

17 Januari 2026
Sragen Daerah yang Cuma Dilewati, Tak Pernah Jadi Tujuan Orang karena Tidak Punya Apa-apa

Sragen Daerah yang Cuma Dilewati, Tak Pernah Jadi Tujuan Orang karena Tidak Punya Apa-apa

20 Januari 2026
Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

Kecamatan Kalitengah Adalah Daerah Paling Ikhlas di Lamongan: Kebanjiran Dua Bulan dan Masih Mau Menyambut Bupatinya

18 Januari 2026
Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sebaiknya Memang Jangan Beli Rumah Subsidi, sebab Kamu Akan Rugi Berkali-kali
  • Warga Madiun Dipaksa Elus Dada: Kotanya Makin Cantik, tapi Integritas Pejabatnya Ternyata Bejat
  • Indonesia Masters 2026: Cerita Penonton Layar Kaca Rela Menembus 3 Jam Macet Jakarta demi Merasakan Atmosfer Tribun Istora
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.