Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Pemandangan yang Tak Sengaja Guru Lihat saat PJJ

Dhian Zhafarina Cahyo A. oleh Dhian Zhafarina Cahyo A.
2 September 2020
A A
hal lucu yang tak sengaja guru lihat saat kelas daring pjj wabah corona mojok.co

hal lucu yang tak sengaja guru lihat saat kelas daring pjj wabah corona mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Menghadapi pagebluk Covid-19, guru menjadi salah satu profesi yang dituntut untuk tidak beristirahat. Bagaimana tidak kalang kabut, sistem pembelajaran dan pemberian tugas yang biasa dikerjakan di institusi, kini beralih menjadi daring. Istilahnya sekarang: pembelajaran jarak jauh atau PJJ.

PJJ tidak hanya dirasakan oleh para pengajar pranata pendidikan formal, namun juga pendidikan nonformal. Salah satu contoh pendidikan nonformal adalah lembaga kursus bahasa asing seperti tempat saya bekerja.

Sejak pertengahan Maret tahun ini, saya dan teman-teman guru lainnya sudah terbiasa melakukan PJJ, memberikan laporan dan penilaian, memberikan quiz, serta membuat materi ajar. Dengan pemandangan yang berbeda dari pembelajaran tatap muka, PJJ memberikan hal unik tersendiri bagi kami.

Lembaga tempat saya mengajar menggunakan salah satu layanan konferensi video buatan seorang miliuner Tionghoa-Amerika, Eric Yuan. Dengan menggunakan ikon aplikasi bergambar camcorder berwarna putih inilah para siswa belajar bahasa asing secara jarak jauh. Dengan beragam media elektronik seperti komputer, laptop, dan ponsel, ikon ini tak luput dari home screen atau desktop para siswa.

Meskipun ada kalanya mereka membuat hati jengkel saat pembelajaran tengah berlangsung, tidak sedikit kelakuan mereka yang berhasil menghidupkan kelas yang sunyi senyap menjadi gelak tawa. Inilah 4 pemandangan unik yang guru biasa lihat saat mengajar daring ketika kebanyakan orang tua tidak menyadarinya.

Pemandangan unik selama PJJ #1 Kicauan burung sampai orang tua yang sedang bertelepon

Sebelum kelas dimulai, biasanya saya mengingatkan tentang classroom rules. Salah satu peraturan tersebut adalah dengan memilih mode bisu saat situasi ruangan siswa terdengar bising. Beberapa sumber kebisingan itu biasanya dari suara TV yang menyala atau anak kecil yang menangis.

Namun, terkadang masih ada saja siswa yang tidak sadar bahwa sumber suara yang dapat mengganggu suasana kelas berasal dari lingkungan mereka. Saat saya sedang asyik bermain kata bersama para siswa, terdengar suara, “pit-pit, pit-pit”.

Seketika kelas berubah menjadi hening, berusaha mendengarkan bunyi itu. “Pit-pit, pit-pit”, celoteh burung itu sekali lagi. Dan tidak lama, siswa yang memiliki peliharaan tersebut ngeh dan spontan meminta maaf sebelum membisukan mikrofon.

Baca Juga:

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Stop Mengira Kuliah Online UT Itu Main-main, Kenyataannya Lebih Serius dan Menantang Dibanding Kuliah Konvensional

Lainnya hal dengan suara hewan peliharaan, kadang terdengar sebuah percakapan seseorang yang sedang telepon saat para siswa serius mendengarkan penjelasan. Hal ini kadang bisa membuat anak-anak tertawa apabila percakapan yang kita dengar dalam bahasa Jawa.

“Iyo ngono ae wes, Pak, sampean putus-putusno dewe ae, kesuwen ngenteni Pak Budi (Iya, sudah, Pak, gitu saja, diputuskan sendiri langsung, kelamaan kalau nunggu Pak Budi)”, ucap salah satu wali murid saat itu. Akhirnya, saya pun sibuk menenangkan anak-anak yang cekikikan untuk kembali fokus.

Pemandangan unik selama PJJ #2 Wali murid yang menyuapi siswa

Pembelajaran daring di sekolah kadang sudah menyita banyak waktu, apalagi ditambah dengan kelas tambahan lainnya. Mungkin ini menjadi salah satu alasan kenapa siswa sering kelaparan atau tidak sempat makan siang.

Biasanya ada dua tipe siswa yang seperti ini. Satu, dia meminta izin melalui kolom chat terlebih dahulu agar dia diizinkan mengikuti pelajaran sambil makan. Kedua, ada yang jebus mengunyah seolah-olah dia tidak sedang diperhatikan oleh gurunya. Biasanya ada seseorang yang duduk di samping siswa ini dan menyuapinya.

Sempat saya menanyakan pada siswa itu siapa orang di sampingnya. Lalu dia kaget dan mesam-mesem. Wali murid itu pun tiba-tiba pergi. Lho, padahal kan saya sekadar bertanya, bukan mau meminta makanannya juga.

Pemandangan unik selama PJJ #3 Anggota keluarga yang terlihat

Saat ada siswa yang disorot supaya layar aplikasi fokus terhadap wajahnya, entah saat menjawab pertanyaan atau memberikan opini, ada saja anggota keluarga yang ikutan mejeng di belakang. Baik itu si ibu, bapak, adik, atau kakak mereka tampak senyum bangga dan mendengarkan secara saksama atau sekadar melambaikan tangan.

Hal ini pun juga bisa membuat siswa lain tertawa, apalagi gurunya yang pada akhirnya ikut menyapa mereka. Tampaknya fenomena anggota keluarga yang sering seliweran ini memang sudah menjadi pemandangan lazim pembelajaran daring.

Saat itu, sebut saja Gabe, seorang anak SD kelas 4 sedang mengekspresikan rasa terima kasihnya kepada orang tuanya. Dengan bahasa Inggris yang cukup lancar, kami semua sudah mulai tersentuh dengan kata-kata yang ia ucapkan sembari melihat Gabe yang tengah disorot.

Tak lama terdengar, “Eh hapenya Koko disini ta? Lho kamu lagi online a, Gabe?” celetuk ayah Gabe dengan bahasa Jawa khas Surabaya yang medhok. Ayahnya pun langsung meminta maaf dengan menampakkan wajahnya, “Maaf, maaf, Miss, nggak tahu Gabe lagi belajar.” Saya pun mengangguk dengan tersenyum ramah menyiratkan bahwa itu bukanlah masalah besar. Namun, wajah Gabe berubah menjadi datar.

Pemandangan unik selama PJJ #4 Ponsel yang tampak di depan layar siswa

Nak, apakah kau tengah merekam gurumu atau gebetanmu? Kerap ditemukan content di media sosial tentang kehidupan pembelajaran daring. Beberapa di antaranya adalah tersorotnya layar siswa yang ganteng atau cantik, guru yang jenaka, bahkan hal-hal unik lainnya seperti upacara bendera daring.

Pernah saat saya sedang fokus menerangkan, ada satu murid perempuan yang tengah merekam sesuatu dengan smartphone miliknya. Sebagai guru yang baik, saya langsung menyorotnya dan bertanya apa yang ia rekam. Ia hanya nyengir dan langsung menurunkan smartphone itu tanpa menjawab pertanyaan saya. Hmmm… mencurigakan.

Namun bisa saja sih alasan adalah dia terlalu malas untuk menulis, sehingga pilihan merekam atau mengambil gambar menggunakan ponsel adalah pilihan yang tepat. Mereka belum tahu saja caranya screenshot di komputer atau laptop.

Nah, itu tadi empat pemandangan yang guru tak sengaja lihat saat pembelajaran daring. Semoga artikel ini bisa menyadarkan orang tua untuk terus memberikan semangat pada anak-anaknya dalam menuntut ilmu di tengah pandemi serta turut memantau prosesnya.

Satu pesan lagi, mohon kalau telepon di ruangan yang sama dengan si anak saat belajar daring, suaranya jangan keras-keras ya, Pak, Bu.

BACA JUGA Kami Ngobrol dengan Para Guru soal Pembelajaran Jarak Jauh yang Dikeluhkan Siswa dan Orang Tua 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 September 2020 oleh

Tags: gurukelas onlinemuridOrang Tuapjj
Dhian Zhafarina Cahyo A.

Dhian Zhafarina Cahyo A.

Seorang ibu rumah tangga biasa.

ArtikelTerkait

Memetakan Perjalanan Orang Tua Mencari Pendidikan Berkualitas untuk Anak terminal mojok.co

Alasan Saya Memberi Izin kepada Anak untuk Mengotak-atik Gadget

30 September 2020
one piece

Belajar dari One Piece: Tak Semua Orangtua Mengerti Passion Anaknya

15 Agustus 2019
pertanyaan di kelas

Alasan Kenapa Pelajar di Indonesia Suka Takut Nanya/Jawab Pertanyaan di Kelas

27 April 2020
anak pancingan new normal mojok

Istilah Anak Pancingan Sebaiknya Nggak Perlu Digunakan Lagi

16 Juli 2021
Pengajar Curhat Oversharing ke Murid Itu Bikin Muak (Unsplash)

Tolong, Jadi Pengajar Jangan Curhat Oversharing ke Murid atau Mahasiswa, Kami Cuma Mau Belajar

30 November 2025
menjadi bapak

Menjadi Bapak

21 Mei 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Aturan Tidak Tertulis ketika Naik Transjakarta (Unsplash)

Hal-hal yang Perlu Pemula Ketahui Sebelum Menaiki Transjakarta Supaya Selamat dan Cepat Sampai Tujuan

16 Januari 2026
Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

Perkampungan Pinggir Kali Code Jogja Nggak Sekumuh yang Dibayangkan Orang-orang meski Nggak Rapi

14 Januari 2026
6 Alasan Perantauan seperti Saya Begitu Mudah Jatuh Cinta pada Solo Mojok.co

6 Alasan Sederhana yang Membuat Perantau seperti Saya Begitu Mudah Jatuh Cinta pada Solo

12 Januari 2026
Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

12 Januari 2026
Niatnya Hemat Kos Murah, Malah Dapat Kamar Bekas Aborsi (Unsplash)

Demi Hemat Ratusan Ribu, Rela Tinggal di Kos Murah yang Ternyata Bekas Aborsi

12 Januari 2026
Made, Desa Hidden Gem di Wilayah Paling Barat Surabaya. Masih Asri dan Hijau!

Made, Desa Hidden Gem di Wilayah Paling Barat Surabaya. Masih Asri dan Hijau!

10 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang
  • Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal
  • Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual
  • Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 
  • Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.