Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Mitos Horor yang Sering Kali Muncul di Sekolah

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
19 Juli 2020
A A
mitos horor sekolah mojok

mitos horor sekolah mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Saat di sekolah dulu, baik itu sekolah dasar sampai menengah pasti kita pernah mendengar mitos-mitos seputaran sekolah kita di masa lalu. Anehnya, mitos-mitos yang kita rasakan kebanyakan mirip dan sama. Entah bagaimana caranya mitos sekolah saat dulu bisa hampir mirip-mirip, tapi bukan itu poinnya wqwqwq.

Kembali soal mitos, saya mencoba kembali mengingat mitos-mitos yang pernah kita (hah, kita?) alami saat bersekolah dahulu. Kebanyakan, mitos yang tersebar di sekolah saat dulu ini adalah horor, dan pastinya salah satunya yang saya sebutkan di bawah mungkin kalian pernah dengar. Jangan-jangan, malah betulan dan pernah kalian alami? Hiiii, inilah mitos-mitos seram tentang sekolah saat dulu.

Sekolah bekas rumah sakit

Ini adalah mitos yang paling sering didengar saat pertama kali di sekolah. Dulu saat sekolah dasar, saya mendengar mitos ini saat kelas 3 atau 4 kalau tidak salah. Lalu, suasana sekolah yang seakan-akan mendukung seperti bangunan sekolah yang sudah tua dan usang, pohon yang besar serta jalan lorong sekolah seakan juga mendukung suasana mitos bekas rumah sakit. Ngaku, sekolah pada masa dulu seperti itu kan?

Nggak tahu kenapa, tiba-tiba saja ada mitos itu dan tentu saja sebagai anak kecil saat itu bergidik ngeri dan percaya. Seakan itu adalah sugesti yang tiba-tiba saja satu sekolah mengiyakan, tanpa ada sanggahan dan pertanyaan lagi. Hiiii, serem~

Ruangan kelas bekas kamar mayat

Tentu setelah ada mitos sekolah bekas rumah sakit, ada saja mitos tentang salah satu kelas yang dulu menjadi kamar mayat. Sekali lagi yang saya bingung, bagaimana mitos seperti ini terus mengalir dan kita (hah, kita?) terus mengamini. Mungkin alasan kenapa mitos bekas kamar mayat muncul agar rasa horor dan creepy tetap berjalan, tapi tetap nyambung. Pastinya kalau rumah sakit punya kamar mayat, donggg.

Untungnya, saat dulu di sekolah dasar ruangan yang dibuat mitos kamar mayat bukanlah ruang kelas, melainkan adalah ruang UKS. Tapi, saat saya menduduki kelas akhir ruang UKS mulai dibuka kembali dan ternyata biasa saja. Gara-gara penyebar mitos ini, saya nggak bisa pura-pura lemas buat ke UKS.

Toilet Bekas Bunuh Diri

Berkat mitos ini, saya nggak pernah buang air di kamar mandi sekolah. Mending ngampet sampai pulang daripada ketakutan. Mitos ini juga membuat kamar mandi murid jadi terbengkalai dan tidak bersih. Boro-boro bersih, jarak 5 meter sudah sangat terasa baunya harum pesing yang sangat menggelegar. Entah kenapa penjaga sekolah juga enggan membersihkan.

Tapi karena itu juga, saya nggak menyesal-menyesal amat. Sebab, ya, lebih enak buang air di rumah sendiri dan tentu saja bisa minta nambah jajan kalau pas balik ke rumah, wqwqwq.

Baca Juga:

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku

Sekolah Bekas Kuburan

Satu lagi yang tentu juga termasuk masyhur di mitos horor sekolah saat dulu, yaitu bekas kuburan! Seperti halnya dengan bekas rumah sakit, suasana sekolah yang mendukung juga menjadi alasan mengapa mitos horor sekolah bekas kuburan juga terkenal saat dulu. Bahkan dulu sempat saat di sekolah, saya ingat kalau mitos antara bekas rumah sakit dengan bekas kuburan malah membuat kubu-kubuan.

Yang kubu rumah sakit keukeuh dengan mencari bukti, yang kubu kuburan juga mencari-cari bukti bahwa mitosnya yang benar. Ya, gimana sih analisis ala anak sd wqwqwq, ada-ada saja memang. Cuman di Indonesia doang, masalah mitos jadi ada fans garis kerasnya. Orang luar Indonesia menangis melihat pertengkaran ini, huhuhu.

Tapi di mana-mana, mau di sekolah sampai kampus atau bahkan rumah ibadah pasti ada saja mitos yang muncul. Entah dari orang sekitar, atau bahkan orang di dalamnya. Indonesia memang akan selalu ada cerita klenik, lihat saja itu film horor masih banyak yang laku. Makannya, mitos horor yang beredar di masyarakat tetap ada dan terpelihara.

Kalau kamu, apa cerita mitos horornya?

BACA JUGA 5 Definisi Komunisme Menurut Orang Antikomunis di Indonesia dan tulisan Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Juli 2020 oleh

Tags: HororMitosSekolah
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

ufo pentagon departemen pertahanan as cnn video footage fiksi sains mojok

UFO Sudah Dinyatakan Beneran Ada, Mendingan Bersiap Jika Mitos dan Khayalan Ikut Terbukti

29 April 2020
3 Jalan di Jogja yang Tidak Boleh Dilewati Pengantin Baru Terminal Mojok

3 Jalan di Jogja yang Tidak Boleh Dilewati Pengantin Baru

24 Februari 2022
Larangan Membawa Hape ke Sekolah, Masihkah Relevan?

Larangan Membawa Hape ke Sekolah, Masihkah Relevan?

21 Juli 2022
Pengalaman Jadi Anak Pindahan dan Hal Sepele Aja Dipermasalahkan terminal mojok.co

Materinya Itu-itu Saja, Kenapa Pelajaran Olahraga Tidak Semembosankan PKn?

4 Juli 2020
Pak Erick Thohir: Penyesuaian Gaji Karyawan setelah Harga BBM Naik Itu Hanya Mitos

Pak Erick Thohir, Penyesuaian Gaji Karyawan setelah Harga BBM Naik Itu Hanya Mitos

5 September 2022
kepuhunan

Kepuhunan, Larangan Menolak Makanan di Kalimantan

9 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

27 April 2026
LCGC Bukan Lagi Mobil Murah, Mending Beli Motor Baru (Unsplash)

Tidak Bisa Lagi Disebut Mobil Murah, Nggak Heran Jika Pasar LCGC Semakin Kecil dan Calon Pembeli Jadi Takut untuk Membeli

25 April 2026
3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung, Iri kepada Kota Bandung Mojok.co

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung Iri pada Kota Bandung

27 April 2026
Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal Mojok.co

Tulungagung Perlu Banyak Belajar dari Pacitan agar Wisata Pantainya Tidak Makin Tertinggal

22 April 2026
Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co honda air blade

Honda Air Blade, Produk yang Bakal Gagal Total Menantang Dominasi Yamaha Aerox

22 April 2026
Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.