Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

4 Mitos Dunia Kerja yang Sering Terdengar Semasa Kuliah

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
30 Agustus 2021
A A
dunia kerja lowongan kerja perusahaan info lowongan pekerjaan IPK Plus Minus Posting CV di Media Sosial bagi Pelamar Kerja terminal mojok.co bikin cv lamaran kerja desain kreatif

Bukan Lagi Blangko dan Desain Canva, Goyang TikTok pun Bisa Jadi CV Kreatif buat Lamar Kerja terminal mojok.co cv lamaran kerja desain kreatif

Share on FacebookShare on Twitter

Selama kuliah, dekat dengan kakak tingkat atau senior di kampus membikin saya dan beberapa teman lainnya—sebagai Mahasiswa baru sekaligus adik kelas—punya privilege tersendiri. Beberapa di antaranya, punya wawasan tentang kampus dan dosen yang tidak diketahui oleh rekan yang lain, circle pertemanan yang nggak itu-itu saja, ada yang segera menolong jika membutuhkan bantuan, sampai dengan diberi sedikit bocoran tentang masa depan. Khususnya tentang dunia kerja. Mereka mengklaim bahwa, informasi didapat dari senior terdahulu. Dari mulut ke mulut.

Jujur saja, semasa kuliah, karena belum ada gambaran sama sekali tentang dunia kerja, saya merasa terbantu sekaligus bingung di waktu yang bersamaan. Seperti apa realitasnya dan apakah memang benar seperti yang disampaikan oleh para senior?

Sampai akhirnya saya lulus, ada di fase melamar pekerjaan-sulit mendapat panggilan interview meski sudah apply CV di banyak perusahaan-dan akhirnya diterima bekerja, lalu tersadar. Hal yang disampaikan oleh kakak tingkat sewaktu kuliah adalah hoaks belaka. Validitasnya patut dipertanyakan dalam ruang lingkup pekerjaan secara praktis. Lantaran, nggak terjadi sesuai dengan yang diceritakan. Saran saya, jika kalian pernah mendengar beberapa ucapan ini, jangan langsung percaya begitu saja. Justru, bersikap skeptis akan jauh lebih baik.

#1 Jangan cengeng saat ospek, karena dunia kerja lebih kejam

Ini adalah kalimat template sekaligus hoaks pertama yang sering kali digaungkan oleh kakak tingkat saat ospek mahasiswa baru. Katanya, sih, salah satu tujuannya untuk ngetes mental. Namun, satu pertanyaan besar yang perlu digarisbawahi adalah, yang bersangkutan sudah (pernah) bekerja atau belum? Kalau belum, kok berani-beraninya bilang seperti itu?

Lagipula, sekejam-kejamnya dunia kerja, senior atau bos nggak akan main sembarang gampar dan/atau memberlakukan aturan yang serampangan seperti, “Senior selalu benar. Jika salah, ingat kalimat sebelumnya.” Dih. Di kantor mana bisa begitu, Bung. Ada SOP atau aturan yang harus dipatuhi. Juga, sudah dibuat dengan berbagai pertimbangan secara profesional. Dasarnya adalah UU Ketenagakerjaan. Gimana? Sepakat, ya?

#2 Cari kantor yang menganut sistem kekeluargaan biar kerjanya nyaman

Awalnya, poin ini juga terasa masuk akal bagi saya ketika disampaikan oleh kakak tingkat. Sampai akhirnya, saat sudah bekerja saya menyadari satu hal: sistem kekeluargaan di ruang lingkup pekerjaan nyaris tidak ada. Kalaupun ada, malah cenderung jadi nggak profesional. Jika yang dimaksud adalah rekan kerja yang ramah, baik, dan bisa diajak kerja sama, tentu itu lain soal. Bukan kekeluargaan.

Satu yang pasti: keluarga ya keluarga. Kerja ya kerja. Jika bekerja hubungannya sudah seperti keluarga, artinya bukan kekeluargaan. Namun, budaya sekaligus lingkungan kerjanya yang baik. Lagipula, kalau sampeyan resign, ujung-ujungnya, akan ada dicari penggantinya. Atau dilupakan seiring berjalannya waktu.

#3 Kirim CV ke kantor tempat alumni bekerja akan otomatis diterima

Saya termasuk orang yang awalnya percaya bahwa, hubungan almamater akan bikin kita 100 persen diterima saat melamar pekerjaan. Namun, realitasnya tidak demikian. Ada aturan perusahaan yang tidak bisa diterabas begitu saja. Harus screening CV terlebih dahulu. Sekalipun lolos saat wawancara tahap awal, akan ada proses lanjutan seperti psikotes, bertemu dengan User. Belum lagi kalau ada wawancara berlapis-lapis dengan supervisor, manajer, atau direktur perusahaan (jika dibutuhkan).

Baca Juga:

Ormawa Sepi Peminat, Mahasiswa Gen Z Lebih Pilih Magang dan Side Job, Salah Siapa?

Gen Z Ogah Naik Jabatan, Mending Jadi Pekerja Biasa Aja, tapi Punya Hidup Lebih Tenang

Pada akhirnya, tetap akan melalui proses penilaian. Seperti kemampuan apa saja yang dimiliki, cocok atau tidak dengan kebutuhan perusahaan. Jadi, nggak akan secara otomatis diterima oleh alumni yang satu almamater. Terus, harus diketahui juga jabatan alumni tersebut di perusahaan. Kalau sama-sama staf, mana punya wewenang soal perekrutan karyawan. Apalagi maksa HRD untuk menerima junior di kampus terdahulu hanya karena satu almamater. Xixixi.

#4 Banyak ikut organisasi di kampus, maka akan mudah dapat pekerjaan

Ikut organisasi saat kuliah, apa pun jabatannya, memang baik. Sangat baik. Punya poin plus di mata HRD perusahaan, karena dianggap mudah adaptasi dan bisa bersosialisasi dengan baik. Eits, tapi, tunggu dulu. Di sisi lain, ini akan menjadi pisau bermata dua. Apalagi jika kalian hanya sekadar ikut-ikutan dan berpengaruh kepada proses akademik. Tentu akan menjadi bahan pertimbangan. Lebih jauh lagi, tidak bisa dijadikan acuan utama untuk mendapat pekerjaan.

Jadi, kalau kakak tingkat di kampus sudah sotoy ini dan itu soal dunia kerja, harus dicermati terlebih dahulu. Apa yang disampaikan valid atau nggak. Ditambah, yang bersangkutan sudah punya pengalaman kerja atau belum. Kalau nggak, yang ada malah overthinking sendiri.

BACA JUGA Kenapa Skill Requirement di Lowongan Kerja Perusahaan Kadang Nggak Ngotak? dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 Agustus 2021 oleh

Tags: cvdunia kerjaMitosospek
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

kembang kantil mojok

Mitos Kembang Kantil, dari Tes Keperawanan hingga Enteng Jodoh

14 Agustus 2020
Sepak Bola dan Sihir Adalah Kolaborasi yang Erat Tak Terbantahkan terminal mojok.co

Sepak Bola dan Sihir Adalah Kolaborasi yang Erat Tak Terbantahkan

4 Desember 2020
Trowulan, Daerah di Mojokerto yang (Hampir) Tak Mungkin Kena Banjir

Trowulan, Daerah di Mojokerto yang (Hampir) Tak Mungkin Kena Banjir

15 Maret 2024
4 Mitos Sunat yang Sama Sekali Ora Mashok

4 Mitos Sunat yang Sama Sekali Ora Mashok

3 September 2022
Berkaca dari Kasus Untirta, Hanya Panitia Ospek Goblok yang Melanggengkan Gojlokan

Berkaca dari Kasus Untirta, Hanya Panitia Ospek Goblok yang Melanggengkan Gojlokan

15 Agustus 2022
kediri kudus bojonegoro mitos presiden mojok.co

3 Kota Terlarang untuk Dikunjungi Presiden Indonesia

14 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Membuka Kebohongan Purwokerto Lewat Kacamata Warlok (Unsplash)

Membuka Kebohongan Tentang Purwokerto dari Kacamata Orang Lokal yang Jarang Dibahas dalam Konten para Influencer

4 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.