Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

4 Lagu Indonesia yang Bagus, tapi Video Klipnya Nggak Banget

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
15 Agustus 2021
A A
4 Lagu Indonesia yang Bagus, tapi Video Klipnya Nggak Bangettt terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Lagu Indonesia banyak yang bagus, easy listening, tapi kok video klipnya suka ramashok, sih?

Untuk urusan lagu, musisi Indonesia nggak kalah dengan musisi mancanegara. Apalagi beberapa tahun belakangan ini banyak musisi kita yang mulai masuk kancah internasional. Walaupun baru di beberapa genre saja, tetap saja terhitung mantap dan nggak kalah saing dengan pasar dunia.

ADVERTISEMENT

Namun, saya nggak akan membahas musik Indonesia di kancah internasional, itu beda segmen. Kali ini saya ingin sedikit “curhat” masalah musik Indonesia. Jadi gini, saya memang bukan seorang yang mumpuni dalam bidang musik atau sangat mahir di dalamnya, saya murni seorang penikmat saja. Cuma pendengar musik Indonesia yang banyak lagunya saya suka.

Lagu-lagu Indonesia, terutama lagu tahun 2000-an itu bagus banget. Asli. Yang sekarang juga bagus, sih, cuma kalau urusan bagus banget saya lebih prefer ke tahun 2000-an. Tahun segitu tuh kita kenal Sheila on 7, Naif, Naff, Padi, Ungu, Kangen Band, dan masih banyak lainnya. Pokoknya bagus-bagus banget, dah. Namun, yang masih kadang-kadang ganjil di benak saya tuh cuma satu, beberapa video klip dari lagu Indonesia yang bagus tuh suka nggak sinkron alias ramashok.

Sebenarnya bukan masalah yang cukup besar, tinggal dengar lagunya saja dan nggak usah lihat video klipnya. Memang, sih, terkadang sesuatu itu nggak 100% perfect, ada saja celahnya buat dikritik, wqwqwq. Tapi, sebagai orang yang sudah lama merasa ganjil akan video klip beberapa lagu Indonesia yang bagus, saya tetap menulis artikel ini murni sebagai pendengar lagu Indonesia saja.

Barangkali tulisan ini juga bisa jadi pengingat bagi orang-orang yang mau lihat video klip beberapa lagu Indonesia supaya nggak terlalu berekspektasi tinggi. Atau malah nggak usah lihat video klipnya sekalian, cukup dengarkan saja lagunya, wqwqwq. Biarkan imajinasimu sendiri yang menjadi video klipnya. Nah, berikut beberapa lagu Indonesia deretan teratas yang menurut saya video klipnya nggak banget:

#1 Doy – Kangen Band

Coba kau pikirkan, coba kau renungkan 

Apa yang kau inginkan telah aku lakukan~

Baca Juga:

Aksi Liar Sok Rock n Roll dan Destruktif di Panggung Musik yang Kerap Merugikan Tidak Bisa Dibenarkan!

5 Starter Pack Remaja Jompo Saat Nonton Festival Musik

Lirik lagu “Doy” dari Kangen Band memang memorable banget. Nggak usah menepis kamu nggak tahu, deh. Boleh saja kamu ngaku nggak suka, tapi kalau lagunya tersetel secara nggak sengaja, pasti kamu tetap akan bersenandung sadar nggak sadar. Kangen Band itu memang gitu, love-hate relationship dengan para pendengarnya. Selain itu, lagu “Doy” memang agak brainstrom. Gimana nggak? Langsung masuk ke otak.

Sayangnya, saya harus memasukkan lagu ini dalam deretan lagu Indonesia yang video klipnya nggak nyambung banget. Pertama, lagu “Doy” yang isinya tentang sebuah usaha untuk meyakinkan kekasih ini nggak ada hubungannya sama sekali dengan video klip. Lihat saja, apa korelasinya perjuangan kekasih dengan latar tempatnya yang kayak di film-film thriller, anjirrr?

Kedua, kenapa harus ada monyet segala di dalamnya? Apa fungsi dan urgensinya seekor monyet dalam lagu yang cukup menye-menye ini? Wqwqwq. Belum lagi furnitur lain yang menambah kesan mistis, lagu cinta apa lagu pesugihan, sih? Aneh-aneh ajaib, sih, memang. Tapi, karena video klip yang nggak banget itulah yang membuat “Doy” jadi memorable. Walaupun nggak nyambung, lagunya tetap enak. 

#2 Arjuna – Dewa 19

Another good song with ramashok video klip. Lagu “Arjuna” dari Dewa 19 tuh bagus banget asli. Lagu ini termasuk dalam deretan lagu Dewa 19 yang saya suka banget, bahkan kalau dengar lagu ini bisa saya ulang beberapa kali. Kayak nggak mau copot dari pendengaran saya. Saya tahu lagu “Arjuna”, sih, sudah lama banget, dari SD malahan. Tapi, saya mendengarkannya lewat kaset saja. Kebetulan dulu tetangga punya kaset orisinal album Dewa 19 dan saya sering ikut dengerin, jadinya suka. Cuma nggak pernah nonton video klipnya, sampai saya beranjak remaja.

Saya malah baru lihat video klip lagu “Arjuna” saat tahun 2015/2016 gitu. Telat banget kan, ya? Saat saya pertama kali melihat video klipnya, reaksi saya cuma satu: Lah? Iya, begitu reaksi saya. Meski lirik dan lagunya bagus, ternyata ada satu hal yang nggak mengikuti, yakni video klipnya.

Saya bahkan sampai saat ini nggak paham interpretasi apa yang harus dijabarkan dari video klip lagu “Arjuna” lantaran isinya hanya banyak perempuan yang menjadi penari latar belakang, terus setelahnya menggerumuti para personel Dewa 19. Apa korelasinya lirik lagu yang isinya tentang orang yang mencari cinta sejati, makna cinta, dan keputusasaan akan cinta dengan penari latar belakang? Hadehhh.

#3 Lepaskan Diriku – J-Rocks

Walaupun J-Rocks merupakan salah satu band yang pertama kali menjajal dan mengulik genre musik jejepangan di Indonesia, sayang sekali saya harus bilang video klipnya nggak banget. 

Pertama, mereka jamming di toilet? Mohon maaf, itu nggak ganggu orang-orang yang mau pakai toilet? Coba bayangkan, saat sedang syuting, terus ada orang yang mau pakai toilet, “Waduh, ada J-Rocks lagi pakai toilet buat bikin video klip.” Terus dia jadi kesusahan nyari toilet lain. Lagian kenapa toilet, sih, sudah bau plus sempit pula! Itu personil J-Rocks pada nggak kebauan pesing kali, ya?

Kedua, lagu “Lepaskan Diriku” dengan toilet apa maksudnya, nih? Adegan lain cuma seorang perempuan yang sedang cari sesuatu, ealah ternyata yang dicari adalah salah satu personel J-Rocks yang ceritanya adalah kekasih si perempuan. Kalau memang mau lepas dari kekasihnya, kenapa malah main di toilet? Kabur lahhh, pergi sejauh-jauhnya. Kalau stuck di toilet mau cabut ke mana pula?

#4 Honorable Mention – Kebanyakan Lagu Koplo

Saking banyaknya, saya jadi sebut kebanyakan lagu koplo. Oke, memang nggak semuanya, tapi hampir 90% ada kali ya lagu koplo yang video klipnya suka nggak nyambung. Paling banter isinya cuma joget ini, joget itu, dan pamer lekuk badan. Kayak orang kelebihan bujet, tapi nggak tahu konsep.

Yang bagus paling kehitung jari, sih, contohnya kayak Cak Nan atau Guyon Waton dengan lagu-lagu mereka yang apik dan video klipnya juga bagus banget. Sangat cocok dan relate dengan lagunya. Mungkin musisi lagu-lagu koplo bisa mencontoh mereka kali, ya. Hitung-hitung upgrade gitu.

Tapi, terlepas dari video klip yang nggak nyambung, kita tetap harus objektif dan mengakui kalau lagunya bagus, ya, bagus. Video klip hanya instrumen tambahan saja kalau menurut saya, sih. Contohnya kayak lagu “Doy” dari Kangen Band tadi. Lagunya tetap bagus, walaupun video klipnya kayak mau pesugihan, wqwqwq.

BACA JUGA Video Klip ‘Munajat Cinta’ The Rock Indonesia Bikin Baper dan Iri Anak SD pada Masanya dan artikel Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Agustus 2021 oleh

Tags: Hiburan Terminallagu indonesiaMusikvideo klip
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

4 YouTuber Indonesia Underrated dengan Konten Menarik dan Nggak Banyak Drama terminal mojok

4 YouTuber Indonesia Underrated dengan Konten Menarik dan Nggak Banyak Drama

27 Juni 2021
‘Makan Besar’ Trans7_ Acara Masak Gede-gedean yang Menghibur dan Nggak Lebay terminal mojok

‘Makan Besar’: Acara Masak Gede-gedean yang Menghibur dan Nggak Lebay

4 Juli 2021
Rekomendasi Film Berlatar Kota Bandung, Ternyata Bandung Nggak Kalah Romantis dari Jogja terminal mojok

Kota Bandung Nggak Kalah Romantis dari Jogja, Berikut Rekomendasi Film Berlatar Bandung yang Wajib Ditonton

4 Juni 2021
LOA mati listrik negara bekas jajahan inggris brexit kerajaan inggris london jerman mojok

Gara-gara Mati Listrik, Bekasi dan Inggris Nggak Ada Bedanya

21 Juni 2021
karang taruna pentas agustusan bendera merah putih indonesia terminalmojok

Menilik Sejarah Karang Taruna, Organisasi Paling Eksis di Bulan Agustus

5 Agustus 2021
Undang DJ Saat Hajatan di Sumatera Selatan: Keluarga Dapat Nama, Tetangga Dapat Getahnya

Undang DJ Saat Hajatan di Sumatera Selatan: Keluarga Dapat Nama, Tetangga Dapat Getahnya

22 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu Terminal

7 kuliner Purwokerto yang menurut saya pantas dikenal lebih banyak orang, jangan jajan mendoan melulu

7 Juli 2026
Tips Plesir Kala Malam di Jogja Naik GoRide (Unsplash)

Tips Plesir Kala Malam di Jogja Naik GoRide Menikmati Kota Warisan Budaya Tanpa Menjadi Tua di Jalanan

6 Juli 2026
Perkuliahan Universitas Terbuka yang Fleksibel Tak Hanya Disukai Mahasiswa Pekerja, tapi Juga Perusahaan Pemberi Kerja Mojok.co

Perkuliahan Universitas Terbuka yang Fleksibel Tak Hanya Disukai Mahasiswa Pekerja, tapi Juga Perusahaan Pemberi Kerja

3 Juli 2026
Setelah Perpusda Bangkalan Madura Punya Gedung Baru, Saya Kira Semua akan Berubah, Ternyata Tidak Terminal

Setelah Perpusda Bangkalan Madura Punya Gedung Baru, Saya Kira Semua akan Berubah, Ternyata Tidak

6 Juli 2026
Cara Lulus Kuliah Cepat Nggak Sampai 4 Tahun untuk Mahasiswa Jogja, Dijamin Cum Laude!

Jogja Memang dan Akan Selalu Jadi Kota Tujuan Kuliah, Kota Pendidikan yang Sebenarnya

6 Juli 2026
Penumpang yang Beli 2 Kursi Kereta Ekonomi PSO demi Bisa Selonjoran Adalah Orang yang Maruk dan Egois Mojok.co

Penumpang yang Beli 2 Kursi Kereta Ekonomi PSO demi Bisa Selonjoran Adalah Orang yang Maruk dan Egois

4 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.