Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Kiat Hadapi Sidang Skripsi Langsung dari Dosennya!

Bachtiar Mutaqin oleh Bachtiar Mutaqin
8 April 2021
A A
4 Kiat Hadapi Sidang Skripsi Langsung dari Dosennya! terminal mojok.co

4 Kiat Hadapi Sidang Skripsi Langsung dari Dosennya! terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Cerita mahasiswa tingkat akhir dan skripsi konon termasuk dalam top of the top dari kisah tragis yang penuh penderitaan. Ibarat kisah cinta, mahasiswa tingkat akhir adalah Panglima Tian Feng alias Cu Pat Kay, gelar sarjana adalah Dewi Chang E, dan skripsi adalah cinta itu sendiri. Harus ada cinta yang bersemi supaya Pat Kay dapat bersanding dengan Chang E.

Namun sayangnya, sejak dulu beginilah skripsi, penderitaannya tiada akhir. Berbagai macam derita harus dilalui oleh mahasiswa, mulai dari siksaan batin di-ghosting dosen, menyembuhkan sakit hati setelah draft skripsi dicoret-coret, hingga yang paling paripurna, rasa getir mengharap dapat segera ujian sidang skripsi.

Berhasil mendapatkan tanda tangan pembimbing skripsi pada lembar pengesahan sungguh bukanlah akhir dari penderitaan. Jangan terburu-buru memesan kebaya atau fotografer untuk wisuda. Bukan, saya bukan bermaksud melarang kalian bahagia. Ingat, masih ada bahaya yang menanti kalian wahai para mahasiswa tingkat akhir. Tidak lain dan tidak bukan adalah sidang skripsi.

Tidak dapat dimungkiri, sidang skripsi masih menjadi salah satu hal yang sakral bagi mahasiswa. Sebagai oknum dosen di kampus biru, saya sering menemukan mahasiswa yang pada akhirnya nggak mampu mendapatkan nilai maksimal saat sidang skripsi. Bukan karena kontennya yang buruk, tapi karena performanya yang tidak maksimal. Baik saat presentasi maupun ketika menjawab pertanyaan dan komentar dari dosen.

Berbekal pengalaman sebagai dosen pembimbing dan penguji, berikut saya bagikan kiat-kiat dalam mengatasi bahaya saat sidang skripsi. Semoga berguna untuk mengurangi risiko tidak lulus dan mengulang sidang. Hahaha.

#1 Slide yang menarik

Sering saya temukan mahasiswa hanya melakukan copy paste paragraf dari proposal ke slide presentasi. Tentu ini bukan hal yang bijak. Coba ingat lagi ketika kalian masih sering masuk kelas perkuliahan. Bagaimana perasaanmu ketika slide presentasi dosen hanya copy paste atau hasil scan dari buku teks? Membosankan, bukan?

Ingat, salah satu perangkat lunak untuk presentasi bernama PowerPoint. Kekuatan presentasimu harus muncul dalam poin-poin yang sederhana, efektif, dan tentu saja, to the point. Tambahkan ilustrasi atau gambar untuk mendukung apa yang ingin kalian sampaikan. Namun, jangan berlebihan. Nanti dosenmu malah pusing karena over dosis efek dan animasi.

Sampaikan dengan singkat dan jelas, pentingnya penelitianmu dan kenapa harus dilakukan, metode yang digunakan, hasil yang diperoleh, dan kenapa hasilmu bisa seperti itu. Oh iya, jika dosen pembimbingmu berkenan, konsultasikan juga materi presentasimu ke beliau untuk mendapat masukkan.

Baca Juga:

Dapat Dosen Pembimbing Seorang Kaprodi Adalah Keberuntungan bagi Mahasiswa Semester Akhir, Pasti Lancar!

Petaka Terbesar Dunia Kampus adalah ketika Dosen Menjadi Joki Skripsi

#2 Latihan presentasi

Nggak semua orang mahir dalam fafifu wasweswos. Kalau kalian termasuk dalam salah satu dari orang yang nggak mahir itu, tenang, ini bukan akhir dunia. Kuncinya adalah berlatih dan terus berlatih. Mulailah dengan menyiapkan naskah untuk masing-masing slide, baca sambil coba menghafalkan, dan hitung waktunya. Biasanya, mahasiswa diberi waktu untuk presentasi tidak lebih dari 15 menit.

Kalau latihan sepuluh kali kok belum lancar dan tepat waktu, tambah 10 kali latihan lagi. Begitu seterusnya. Jangan lupa gunakan ekspresi saat presentasi dan tidak meremehkan pentingnya latihan. Sampai sekarang pun saya masih sering melakukan hal tersebut. Bahkan ketika berhasil menjuarai lomba MyThesis in 3 Minutes di Prancis tahun 2018, anak saya yang masih balita sampai hafal materi presentasi saya karena saking seringnya mendengar saya berlatih.

#3 Kuasai materi

Sidang skripsi adalah proses dialog untuk mengetahui sejauh mana penguasaan materi dan pemahaman atas proses yang sudah kalian lakukan. Berlindunglah di balik orang lain dengan cara mengacu tulisan mereka untuk mendukung argumen-argumen yang kalian sampaikan. Nggak usah gengsi, biasa itu.

Gunakan referensi 5-10 tahun terakhir dan jangan asal kutip hanya untuk memberi kesan bahwa kalian sudah banyak membaca. Bagaimanapun, dosenmu itu lebih berpengalaman dibandingkan kalian. Beberapa kali saya menemukan referensi yang usianya 2-3 kali lipat usia mahasiswa. Iya kalau informasinya masih relevan, kalau sudah kedaluwarsa? Sungguh membuat saya ingin njempalik rasanya.

Saat ujian sidang skripsi, saya juga sering menanyakan teori dan hasil dari referensi yang digunakan oleh mahasiswa untuk mengetahui apakah mereka memang benar-benar membaca atau hanya copy paste. Tidak sedikit mahasiswa yang kewalahan ketika dikonfirmasi tentang hal ini. Hehehe.

#4 Jawab pertanyaan dengan positif, tenang, dan sopan

Dengarkan dengan baik pertanyaannya dan tunggu sampai dosen selesai berbicara. Jangan terburu-buru untuk menjawab. Ada 4 formula yang dapat kalian terapkan: terima kasih, memulai dengan mengulang pertanyaan secara singkat, menghindari kata yang berkesan membantah, dan menjawab secara positif.

Saya beri contoh, “Terima kasih atas pertanyaannya, Bu. Terkait metode yang saya gunakan, saya sependapat dengan ibu dan hal ini juga didukung oleh penelitian X tahun 2018. Dalam perkembangannya, saya memilih menggunakan metode Y tahun 2019 karena fafifu wasweswos.”

Selayaknya manusia normal, ketidaktahuan adalah hal yang wajar. Misalnya ada pertanyaan yang nggak bisa dijawab atau di luar topik skripsi, sampaikan saja dengan baik dan sopan, misalnya: “Terima kasih, Pak. Terkait pengaruh parameter X, mohon maaf saya belum mengetahui dengan detail karena skripsi saya hanya fokus kepada parameter Y dan Z.”

***

Jika kalian melakukan tahapan dan aktivitas yang benar dan tepat selama proses penyusunan skripsi, penguasaan materi seharusnya tidak menjadi masalah. Tinggal menyempurnakan hal-hal teknis dan faktor pendukung, seperti jaringan internet, penampilan yang mbois, dan kepercayaan diri.

Hal yang perlu diingat adalah tidak ada seorang pun yang mengetahui skripsi kalian dengan baik kecuali diri kalian sendiri.

BACA JUGA Pembimbing Skripsimu Bilang ACC, Pas Ujian Kamu Dibantai dan tulisan Bachtiar Mutaqin lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 8 April 2021 oleh

Tags: Dosen Pembimbingdosen pengujiSidang Skripsi
Bachtiar Mutaqin

Bachtiar Mutaqin

Bapak-bapak yang malas mandi.

ArtikelTerkait

Kampus Bermasalah Kalau (Masih) Ada Budaya Mahasiswa Memberi Makanan ke Dosen Penguji

Kampus Bermasalah Kalau (Masih) Ada Budaya Mahasiswa Memberi Makanan ke Dosen Penguji

29 Desember 2023
Sistem Konversi Skripsi: Solusi Lulus Tepat Waktu, Bukan Ajang Memburu Waktu jasa bimbingan skripsi

Banyaknya Jasa Bimbingan Skripsi Adalah Teguran Keras agar Kampus dan Dosen Pembimbing Segera Muhasabah Diri

8 September 2023
Admin Prodi: Dianggap Sepele, padahal Jasanya Gede

Admin Prodi: Dianggap Sepele, padahal Jasanya Gede

12 Agustus 2022
Joki Skripsi Nyatanya Lebih Memahami Mahasiswa ketimbang Dosen (Unsplash)

Nyatanya, Joki Skripsi Lebih Memahami Mahasiswa Tingkat Akhir ketimbang Dosen yang Nggak Becus Membimbing, kok

19 Januari 2024
skripsi

5 Hal yang Akan Kamu Rindukan dari Skripsi

12 April 2020
Kok Bisa Kalian Jadi Mahasiswa Semester 14 tapi Nggak Punya Teman? Kok Bisa Kalian Nyinyirin Selebrasi Sidang Skripsi, Iri ya?

Kok Bisa Kalian Jadi Mahasiswa Semester 14 tapi Nggak Punya Teman? Kok Bisa Kalian Nyinyirin Selebrasi Sidang Skripsi, Iri ya?

18 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Menu Mie Gacoan yang Rasanya Gagal, Jangan Dibeli kalau Nggak Mau Menyesal seperti Saya

Tips Makan Mie Gacoan: Datanglah Pas Pagi Hari, Dijamin Rasanya Pasti Enak dan Nggak Akan Kecewa

1 Februari 2026
Saya Setuju Usulan Dedi Mulyadi, Teras Cihampelas Lebih Baik Dirobohkan Saja

Saya Setuju Teras Cihampelas Dirobohkan, dan Tata Lagi Jalan Cihampelas agar Jadi Lebih Menarik

28 Januari 2026
UT, Kampus yang Paling Mengerti Mahasiswa. Nggak Perlu Panggung untuk Bisa Berprestasi

UT, Kampus yang Paling Mengerti Mahasiswa. Nggak Perlu Panggung untuk Bisa Berprestasi

27 Januari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

27 Januari 2026
4 Cara Mudah Menikmati Mie Ayam untuk Sarapan ala Warga Lokal Jakarta Mojok.co

Mie Ayam Tengah Malam, Kuliner yang Akan Membuatmu Kecewa Setengah Mati, Berkali-kali

28 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.