Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Kemungkinan yang Akan Terjadi jika Layanan Nikah Drive Thru Dijadikan Alternatif

Muhammad Khairul Anam oleh Muhammad Khairul Anam
24 Juni 2020
A A
nikah drive thru mojok.co

nikah drive thru mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Pernikahan merupakan acara sakral bagi siapa saja. Gerbang dari menyatunya dua insan dalam mengarungi bahtera rumah tangga ini digadang-gadang dan diimpi-impikan banyak orang. Terutama bagi mereka yang belum menikah.

Atas dasar sakral dan sangat didamba-dambakan inilah setiap orang ingin pernikahannya berkesan dan berkelas. Acara yang hanya terjadi sehidup sekali ini memang sudah menjadi tradisi bila harus merayakannya dengan sangat meriah.

ADVERTISEMENT

Terutama bagi mereka yang mempunyai uang. Tanpa berpikir panjang, mereka akan jor-joran menggelontorkan uangnya untuk acara pernikahannya. Selain itu, mereka juga akan mengundang kenalan-kenalan mereka yang kadang jumlahnya begitu fantastis. Mereka tidak ingin pernikahannya sepi.

Siapa sih yang ingin pernikahan sepi? Siapa yang mau seperti itu? Pasti tidak mau. Toh sebenarnya acara resepsi itu intinya cuma dua, yaitu kehadiran orang-orang atau teman-teman atau kerabat-kerabat dan sumbangan. Ckckck. Ngaku saja kalian yang pernah menikah. Pasti yang pertama kali disentuh setelah acara resepsi pasti sumbangan. Entah berupa kado maupun uang.

Saya yakin, pasangan-pasangan yang pernah menikah, pasti pernah mbatin ketika mendapati isi amplop hanya segelintir uang atau isi kado hanya sebatang korek api. Makanya ketika saya menulis intinya satu, jangan protes.

Kembali lagi ke pembahasan. Pernikahan tampak berbeda ketika pandemi korona ini datang. Beberapa pernikahan terpaksa harus di undur. Dan inilah saatnya, masa “New Normal” ini memberikan asa bagi pasangan yang sempat tertunda pernikahannya. Tetapi masih dengan beberapa syarat sesuai protokal yang dianjurkan pemerintah.

Salah tiganya ya menjaga jarak, memakai masker atau pelindung wajah, dan ada hansanitezer di dalam acara tersebut. Tentunya hal tersebut akan berdampak pada tamu-tamu undangan. Mau tidak mau, pasangan yang hendak menikah harus mengurangi undangan mereka.

Lah di sini, yang baru-baru ini viral adalah layanan pernikahan baru. Hotel di Cirebon menawarkan layanan nikahan drive thru seperti pesan makanan di MCD atau di Alfamart. Konsepnya bagaimana? Konsepnya pengantin berada di parkiran lalu nanti ada mobil yang datang melambaikan tangan dan memasukan amplop atau sumbangan di pintu masuk lalu mendapat sovenir di pintu keluar hanya begitu saja.

Baca Juga:

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

Layanan itu membuat saya menganalisa, hal-hal apa saja yang akan terjadi, jika layanan itu nantinya akan dijadikan alternatif bagi seluruh pasangan yang hendak menikah(tentunya yang punya uang, kalau tidak punya uang ya tidak perlu, yang penting sudah sah tinggal nikmati saja malam pertamanya. Beres) dan berikut hal-hal yang akan terjadi.

Pertama, menimbulkan kemacetan

Drive thru pastinya mau tidak mau akan menimbulkan antrean yang panjang. Apalagi kebanyakan tamu undangan membawa mobil. Acara pernikahan yang biasa saja kadang bikin macet apabila gedung pernikahannya berada di pinggir jalan raya atau jalan yang sering dilalui kendaraan-kendaraan umum antar kota dan dalam kota ini. Apalagi yang drive thru.

Drive thru pasti nantinya akan diatur dengan membuat barisan. Seluas apa pun parkirannya, pasti akan membuat garis antrean. Dan kadang sialnya, hotel atau semacam gedung juga merasa bodo amat dengan lingkungan sekitar. Mereka dengan seenaknya membuat barisan hingga sampai keluar ke jalan tanpa mempedulikan pengguna jalan lain. Sehingga disitu nanti bakalan menimbulkan kemacetan. Adu klakson hingga adu mulut tak mampu terelakkan.

Jadi jika mau menerapkan layanan itu, sebaiknya hotel maupun gedung, benar-benar memperhatikan lingkungan sekitarnya. Jangan ngasal doang tanpa mau mentoleransi pengguna jalan lain.

Kedua, kurang berkesan atau tidak ada kemistrinya

Namanya drive thru pastinya kan sekadar melambaikan tangan lalu pergi. Lah disitulah bakalan menimbulkan kesan yang kurang membekas dan tidak ada kemistrinya. Coba kalian perhatikan, di acara pernikahan-pernikahan. Yang membuat berkesan adalah mengobrol bercanda ria. Bahkan bisa dijadikan untuk ajang reoni.

Belum lagi nanti rebutan foto dengan pasangan yang baru menikah. Bergaya ria atau bergaya tiktok yang dulu sempat viral. Semua itu akan hilang di dalam pernikahan drive thru. Memang tamu-tamu undangan banyak, mereka akan layaknya orang yang baru kenal: Say hello saja habis itu pulang. Huft.

Ketiga, dijadikan ajang pamer mobil, padahal mobilnya ngerental

Gengsi pasti selalu ada di dalam kehidupan ini. Dan drive thru ini merupakan salah satu panggung untuk ajang adu gengsi. Mereka yang memiliki gengsi teramat tinggi pasti akan memilih mobil yang paling mahal dan terlihat menonjol.

Kalau tidak punya, dipaksa-paksakan dengan rental agar terlihat paling mewah dan paling kaya padahal jika mau menelisik lebih dalam lagi, mobil itu hanyalah mobil rentalan. Saya sering tuh dijalan ada orang nggaya banget pakai mobil, tapi ternyata, di dekat nomor polisi ada nama rentalannya. Ckckck.

Keempat, membuat jomblo semakin menangis dan meratapi nasib

Dan semua ini mau bagaimana pun cara dan konsep pernikahannya akan membuat kalian-kalian yang kebanyakan jomblo semakin menangis dan meratapi nasib yang sama buruknya dengan wajah kalian. HAHAHA.

BACA JUGA Angkringan Dikasih Wi-Fi Sama Colokan Memang Bikin Rame, tapi Juga Bikin Bete dan tulisan Muhammad Khairul Anam lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 Juni 2020 oleh

Tags: drive-thruPernikahan
Muhammad Khairul Anam

Muhammad Khairul Anam

Suka melamun dan merindukan calon istri

ArtikelTerkait

10 Lagu Bahasa Inggris yang Cocok untuk Pernikahan

10 Lagu Bahasa Inggris yang Cocok untuk Pernikahan

16 September 2022
Orang Indonesia Sering Pilih Lagu yang Nggak Nyambung sama Konsep Pernikahan Terminal Mojok

Orang Indonesia Sering Pilih Lagu yang Nggak Nyambung sama Konsep Pernikahan

3 Januari 2023
daftar tamu undangan pernikahan ra srawung rabimu suwung seserahan adik nikah duluan gagal nikah dekorator pernikahan playlist resepsi pernikahan mojok

Menolak Falsafah ‘Ra Srawung Rabimu Suwung’

6 Juli 2021
Cewek Indonesia Impiannya Menikah dengan Bule Apa Nggak Pernah Pikir Panjang? terminal mojok.co

Cewek Indonesia yang Impiannya Menikah dengan Bule Apa Nggak Pernah Pikir Panjang?

24 Februari 2021
Di Binjai, Pasar Tradisional Lebih Diminati daripada Pasar Modern karena Bisa Drive Thru

Di Binjai, Pasar Tradisional Lebih Diminati daripada Pasar Modern karena Bisa Drive Thru

23 Mei 2024
Saya Pernah Ngutil Pomade di Indomaret dan Saya Menyesal terminal mojok.co

Pro-Kontra Layanan Drive-thru Indomaret

16 Juni 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur Mojok.co

Pemilik kos nggak problematik, fasilitas yang seharusnya tercantum dalam brosur

8 Agustus 2026
Ketika Buku Menebang Pohon

Ketika buku menebang pohon

4 Agustus 2026
Kawasan Surabaya Utara: Dijuluki Mexico-nya Surabaya dan Identik dengan Hal Negatif

Jangan ke Surabaya Utara saat siang hari, jalannya bikin emosi, panasnya nggak masuk akal!

10 Agustus 2026
Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian Mojok.co

Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian

10 Agustus 2026
Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

Burnout bukan hak istimewa dokter. Karyawan toko, buruh, sampai ojol juga bisa mengalaminya

6 Agustus 2026
Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

9 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.