Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

4 Kelakuan Pembeli yang Bikin Tukang Sayur Keliling Ingin Ganti Kerjaan

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
16 Agustus 2025
A A
4 Kelakuan Pembeli yang Bikin Tukang Sayur Keliling Ingin Segera Ganti Kerjaan Mojok.co

4 Kelakuan Pembeli yang Bikin Tukang Sayur Keliling Ingin Segera Ganti Kerjaan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak ada satupun pekerjaan yang nggak menantang di dunia ini. Bahkan, pekerjaan seperti tukang sayur keliling pun menghadap banyak tantangan sehari-hari. Dari luar, pekerjaan mereka tampak gampang. Namun, di balik itu, mereka ternyata harus berhadapan dengan pelanggan yang bikin ngelus dada.

Tidak sedikit pembeli yang semaunya sendiri. Kadang, tukang sayur tidak bisa berkutik karena ada ungkapan “pembeli adalah raja”. Namun, lama-lama dongkol juga kalau dipendam terus. Bahkan, bukan tidak mungkin mereka bisa merugi. 

Di bawah ini beberapa kelakukan pembeli yang bikin tukang sayur keliling ngelus dada, tapi nggak disadari oleh pembeli

#1 Pegang-pegang sayur, tapi nggak jadi beli

Kelakuan pertama yang bikin jengkel adalah pembeli yang pegang-pegang sayur, tapi akhirnya tidak membeli. Mereka hanya nanya-nanya harga aja. Kadang ada yang sampai sayurannya dicubit-cubit buat memastikan apakah sayurnya segar atau nggak. 

Kelakuan seperti ini  bisa bikin gereget penjual sayur keliling. Sebab, sayur yang sering dipegang-pegang biasanya lebih cepat layu. Hal ini bisa merugikan penjual. 

#2 Pembeli yang suka membandingkan-bandingkan dengan tukang sayur sebelah

Membandingkan penjual satu dengan penjual lain terdengar wajar bagi pembeli. Namun, hal ini ternyata bisa jengkel penjual tukang sayur keliling lho. Apalagi kalau pembangingnya mulai tidak masuk akal, sayur-sayuran yang dijual di supermarket misal. 

Mungkin kalian terheran-heran dan berkomentar, “Memangnya ada pembeli yang seperti itu?” Kenyataannya ada dan banyak. Para pembeli kadang tidak menyadari, tukang sayur keliling juga perlu bensin untuk berkeliling sehingga harga dagangannya bisa sedikit lebih mahal dari pada toko sayur. Pembeli juga kadang nggak sadar bahwa kualitas sayuran yang dijual di supermarket memang beda sejak awal.  

#3 Menawar barang dagangan tukang sayur keliling terlalu rendah

Hal yang terlalu sering dilakukan pembeli adalah menawar dengan harga rendah. Mereka juga sering membulatkan harga seenaknya sendiri. Misal, harganya Rp7.500, tapi pembeli membulatkannya dengan harga Rp7.000. 

Baca Juga:

4 Alasan Belanja di Miniso Lebih Nyaman daripada di Niceso, Bukan Cuma Soal Harga 

5 Dosa MR DIY yang Nggak Bisa Diampuni, Bikin Pelanggan Kapok Datang Lagi

Trik yang dipakai biasanya menggunakan uang pas dan langsung melengos begitu saja setelah membayar ke tukang sayur. Trik seperti ini sering dilakukan oleh orang-orang yang biasanya sudah langganan lama. Kelakuan lainnya yang lebih parah, pembeli yang suka membeli sayuran dalam jumlah sedikit. Misal, ada buncis yang sudah diplastik. Pembeli biasanya menawar dengan meminta buncis setengahnya saja. 

#4 Ghibah terlalu lama

Kelakuan terakhir yang bikin muak pedagang sayur keliling adalah menjadikan tempat ngetem pedagang sayur buat ghibah. Pembeli seringkali berkumpul dan membahas orang di sini. Entah menceritakan kelakuannya ataupun hal-hal unik yang terjadi di desanya. Kegiatan seperti ini menghambat sayur keliling untuk segera bergegas meninggalkan tempat menuju tempat selanjutnya.

Itulah 4 kelakuan yang bikin pedagang sayur jengkel. Mereka keliling menggunakan tenaga dan modalnya sendiri tapi pembeli banyak yang ngeyel dan semaunya sendiri. Namun, begitulah dinamika yang terjadi dalam kehidupan sosial. Kalau nggak ada mereka hari-hari tukang sayur keliling nggak akan berwarna.

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 3 Dosa Penjual Tahu Tek Surabaya yang Bikin Pelanggan seperti Saya Mikir Dua Kali Sebelum Jajan. 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Agustus 2025 oleh

Tags: belanjaibu-ibusayurtukang sayurtukang sayur keliling
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

7 Hal yang Bisa Dilakukan di Indomaret selain Belanja Mojok.co

7 Hal yang Bisa Dilakukan di Indomaret selain Belanja

2 Oktober 2024
Harga Barang di Toko Online Lebih Murah daripada Toko Offline Terminal Mojok

Alasan Harga Barang di Toko Online Lebih Murah daripada Toko Offline

12 Januari 2023
Akui Saja Belanja di Minimarket Memang Menjengkelkan karena Harus Bertemu Karyawan yang Cuek dan Lelet

Akui Saja Belanja di Minimarket Memang Menjengkelkan karena Harus Bertemu Karyawan yang Cuek dan Lelet

24 November 2023
4 Hal yang Wajib Dipahami jika Nggak Mau Kena Tipu Online Shop Pakaian Terminal Mojok

4 Hal yang Wajib Dipahami Biar Nggak Ketipu Online Shop Pakaian

22 Februari 2022
Saya Nonton Home TV Shopping Malam-malam dan Berakhir Membeli Barangnya

Saya Nonton Home TV Shopping Malam-malam dan Berakhir Membeli Barangnya

14 Juni 2020
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

3 April 2024
Muat Lebih Banyak
Tinggalkan Komentar

Terpopuler Sepekan

Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

Pemasangan Lampu Merah di Persimpangan Purawisata Jogja itu Keputusan Konyol, Alih-alih Lancar, Malah Makin Macet!

6 Januari 2026
Motor Matic Tanpa Kick Starter Itu Judi: Ini Daftar Motor Baru yang Masih Waras dan Layak Dijadikan Pilihan!

Motor Matic Tanpa Kick Starter Itu Judi: Ini Daftar Motor Baru yang Masih Waras dan Layak Dijadikan Pilihan!

5 Januari 2026
Dosen Numpang Nama di Jurnal, Vampir Akademik Pengisap Darah Mahasiswa yang Banting Badan demi Kelulusan

Dosen Indonesia Itu Bukan Peneliti, tapi Buruh Laporan yang Kebetulan Punya Jadwal Ngajar

6 Januari 2026
Honda Civic Genio: Tampan, Nyaman, Harga 30 Jutaan, tapi Menuntut Kesabaran Mojok.co

Honda Civic Genio: Tampan, Nyaman, Harga 30 Jutaan, tapi Menuntut Kesabaran

6 Januari 2026
Pasar Gedang Lumajang, Pusat Ekonomi Warga Lokal yang Menguji Kesabaran Pengguna Jalan

Pasar Gedang Lumajang, Pusat Ekonomi Warga Lokal yang Menguji Kesabaran Pengguna Jalan

6 Januari 2026
Grand Livina Bukan Mobil Lemah, Ia Adalah Bukti Kenyamanan Sejati Memang Butuh Ongkos dan Keringat

Grand Livina Bukan Mobil Lemah, Ia Adalah Bukti Kenyamanan Sejati Memang Butuh Ongkos dan Keringat

5 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=SiVxBil0vOI

Liputan dan Esai

  • Dari Coffee Shop “Horor”, Nira, hingga Jam Tangan Limbah Kayu: Pasar Wiguna Menjaga Napas UMKM Lokal
  • Curhatan Guru BK Hari Ini: Profesi Dipandang “Sepele”, Padahal Harus Hadapi Gen Z yang Masalahnya Makin Kompleks
  • Tantangan Mahasiswa BINUS bikin Cerita Bergambar Soal Kehidupan Sehari-hari Anak Papua dan Guru Relawan
  • Kuliah Scam Itu Omongan Orang Bermulut (Kelewat) Besar yang Nggak Perlu Didengarkan
  • 19 Tahun Setelah Gempa Besar Mengguncang, Ingatan akan Teror di Sebuah Rumah Sakit Besar di Jogja Datang Kembali
  • Santri Penjual Kalender dan Peminta Sumbangan Masjid Jadi Pengganggu Desa: Datang Suka-suka, Ada yang Berbohong Atas Nama Agama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.