Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Titip Belanjaan, Dosa Pelanggan Swalayan yang Paling Menyebalkan

M. Guntur Rahardjo oleh M. Guntur Rahardjo
28 Maret 2024
A A
Titip Belanjaan, Dosa Pelanggan Swalayan yang Paling Menyebalkan

Titip Belanjaan, Dosa Pelanggan Swalayan yang Paling Menyebalkan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Selama bulan puasa penuh berkah ini, sudah sewajarnya swalayan mengadakan diskon besar-besaran. Diskon ini pun memikat para pelanggan, tak terkecuali saya. Tanpa menunggu lama, saya pun membelokkan motor ke sebuah swalayan yang cukup punya nama di Solo Raya.

Beberapa barang kebutuhan kos saya raup dengan cepat. Selain diskon besar, ada satu lagi fenomena yang bakal kita jumpai di swalayan saat bulan puasa, yakni antrean kasir yang sepanjang jalan kenangan. Biasanya setelah berbelanja, saya langsung pergi ke kasir sebelum semakin banyak orang yang ikutan ma bayar dan antrean makin panjang. Pada momen inilah saya berjumpa dengan beberapa oknum pelanggan yang melakukan dosa besar.

Dosa ini saya sebut “titip belanjaan”. Jadi, konsep titip belanjaan begini: orang memenuhi trolinya dan menaruhnya dekat kasir, tapi nggak langsung dibayar. Biasanya orang yang melakukan praktik ini masih mau menambah troli dan barang belanjaan. Ketika troli ditaruh, biasanya mereka akan berpesan kepada kasir dengan entengnya, “Titip ya, Mas/Mbak. Saya ke sini lagi nanti.” Sementara Mas/Mbak kasir yang dititipin biasanya hanya diam, bingung mau menjawab apa.

Waktu saya bertemu dengan oknum seperti ini di swalayan, saya menyadari pelanggan lainnya yang antre turut menggumam kesal. Tapi karena sedang puasa, semua jadi terlihat cuek. Ada beberapa alasan mengapa titip belanjaan ini sangat menyebalkan.

Bikin urutan antrean jadi nggak jelas

Sebagai ilustrasi, misalnya di satu kasir ada dua orang antre. Terus, muncul pelaku titip belanjaan, dia menaruh troli belanja terus pergi. Orang yang ingin mengantre lagi pastinya bingung, dong, si pelaku titip belanjaan ini termasuk antrean ketiga atau bukan. Kalau orang baru mau mengisi slot antrean ketiga, ada risiko si pelaku titip belanjaan datang dan mengeklaim dirinya sebagai antrean ketiga karena ada trolinya di sana. Tapi kalau ditungguin, lamanya minta ampun.

Berdasarkan pengalaman saya kemarin, si pelaku titip belanjaan bar muncul lagi setelah setengah jam, dengan troli baru, terus pergi lagi. Hadeh.

Bikin petugas kasir swalayan bingung (dan emosi)

Waktu pelaku titip belanjaan bolak-balik dengan troli, petugas kasir swalayan yang diberi amanah (baca: dipaksa) untuk menjaga troli dan antrean terlihat ingin sekali menyuruh pelaku berbelanja dulu baru mengantre. Saya yakin, dalam hatinya si kasir bingung mana yang hendak dia turuti mengingat menjaga barang belanjaan pelanggan bukan tugas kasir. Tugas kasir adalah menghitung barang belanjaan pelanggan dan membungkusnya dengan baik.

Buat orang-orang yang suka titip belanjaan: mending fokus isi troli, baru antre

Saya punya pesan buat orang-orang yang suka titip belanjaan di swalayan ini. Daripada kalian bikin pelanggan lain yang sudah antre kebingungan, mending kalian belanja keliling swalayan dulu. Kalau memang barang yang dibeli banyak, mbok ajak siapa gitu untuk membantu membawakan troli.

Baca Juga:

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

5 Barang Indomaret yang Sebenarnya Mubazir, tapi Terus Dibeli Pelanggan

Atau kalau nggak ada teman belanja, begitu satu troli sudah kalian penuhi, taruh saja di area produk, bukan di area kasir apalagi sambil berpesan “menitipkannya” ke kasir. Secara nggak langsung, titipan belanjaan yang kalian letakkan di depan kasir itu mengambil posisi mengantre, lho.

Sebetulnya masih banyak dosa pelanggan di swalayan selama bulan puasa ini. Misalnya, menyerobot antrean atau mengambil produk berlebihan. Tapi, titip belanjaan adalah dosa yang paling menyusahkan karena membebani petugas kasir dan pelanggan lainnya.

Kalau kalian pernah melakukan dosa ini, segeralah bertobat dan jangan diulangi lagi. Berbelanja banyak memang hak kalian, tapi jangan bikin pelanggan lain yang mau bayar jadi salah tingkah dengan posisi antrean kalian yang nggak jelas.

Penulis: M. Guntur Rahardjo
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 4 Rekomendasi Swalayan di Kota Jogja.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Maret 2024 oleh

Tags: belanjakasirpelangganswalayantitip belanjaan
M. Guntur Rahardjo

M. Guntur Rahardjo

Mahasiswa pendidikan yang memiliki cita-cita mencapai kemandirian dan kesejahteraan hidup.

ArtikelTerkait

3 Permintaan Paling Aneh yang Muncul di Jasa Fotokopi (Unsplash)

Mengungkap Alasan Tukang Fotokopi Sering Jutek dari Pelakunya Langsung

11 Juni 2023

Kami Paham bahwa Pelanggan Adalah Raja, tapi Customer Service Juga Manusia

29 Agustus 2021
Kejadian Absurd yang Sering Saya Alami Saat Berbelanja di Alfamidi

Kejadian Absurd yang Sering Saya Alami Saat Berbelanja di Alfamidi

11 Januari 2024
Sakinah Supermarket Penguasa Surabaya Timur, Alfamart dan Indomaret Nggak Ada Apa-apanya Mojok.co

Sakinah Supermarket Penguasa Surabaya Timur, Alfamart dan Indomaret Nggak Ada Apa-apanya

24 April 2024
Bawa Uang Rp100 Ribu, Bisa Beli Apa di MR DIY?

Bawa Uang Rp100 Ribu, Bisa Beli Apa di MR DIY?

20 Mei 2023
Selain Saya, Siapa yang Tidak Pintar dalam Menawar Harga Ketika Berbelanja? kartu member belanja

Ranjau Tak Kasat Mata yang Bernama Kartu Member Belanja

28 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
Banyumas yang Semakin Maju Bikin Warga Cilacap Iri

Guyonan “Banyumas Ditinggal Ngangenin, Ditunggoni Ra Sugih-sugih” Adalah Fakta Buruk yang Dipaksa Lucu

27 April 2026
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan (Unsplash)

Film Horor “Songko” Memberi Kesegaran yang Menakutkan dari Cerita Rakyat Minahasa dan Membebaskan Kita dari Kebosanan Horor Jawa

23 April 2026
Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali! sumenep, pamekasan

Menerka Alasan Bangkalan akan Terus Berada di Bawah Sumenep dan Pamekasan, padahal Kawasannya Masuk Kota Metropolitan

28 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka
  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.