Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Kekurangan yang Bikin Orang Malas Berbelanja di Pasar Ciroyom Bandung 

Handri Setiadi oleh Handri Setiadi
22 Januari 2025
A A
4 Kekurangan yang Bikin Orang Malas Berbelanja di Pasar Ciroyom Bandung 

4 Kekurangan yang Bikin Orang Malas Berbelanja di Pasar Ciroyom Bandung 

Share on FacebookShare on Twitter

Pasar Ciroyom Bandung adalah salah satu pasar yang terkenal dan cukup besar di Bandung. Berdiri sejak 1923, pasar ini adalah salah satu saksi bisu perkembangan Bandung dari masa ke masa. Hingga kini, Pasar Ciroyom masih jadi andalan warga Bandung untuk berbelanja.

Saya pun ketika mengadakan acara hajatan dan perlu memasak banyak makanan, Pasar Ciroyom lah yang menjadi pilihan pertama untuk berbelanja bahan masakannya. Sebagai pasar yang terkenal dengan sentra ikan laut terlengkap di Kota Bandung, Ciroyom hampir pasti jadi tujuan orang yang ingin belanja bahan dalam jumlah banyak. Memang cukup banyak bahan masakan yang dijual di sini dengan harga yang masih terjangkau.

Tapi Pasar Ciroyom Bandung bukan tanpa cela. Ketika berbelanja langsung ke pasar satu ini, saya merasakan beberapa hal yang begitu mengganggu kenyamanan orang-orang ketika berbelanja. Bahkan sebelum masuk ke pasarnya saja, orang sudah malas dengan kondisi tempat parkir yang kurang layak.

Ketika saya mengecek Google Maps, ada beberapa orang yang merasakan hal serupa. Tentu untuk ukuran pasar sebesar Pasar Ciroyom, hal tersebut sangat disayangkan. Apalagi dengan berbelanja di pasar seperti ini dapat membantu roda perekonomian warga. Walau begitu, tetap saja masih terdapat beberapa hal yang membuat orang malas berbelanja di Pasar Ciroyom Bandung ini.

Jalanan Pasar Ciroyom becek

Ketika mulai masuk ke daerah pasar, mau dalam kondisi hujan atau tidak, Pasar Ciroyom Bandung ini selalu ada dalam keadaan becek. Terkadang jika kondisinya pasca hujan, becek yang dirasakan akan sangat mengganggu. Ya, walau bagaimanapun namanya juga pasar yang menyediakan seafood yang cukup komplit, maka sudah dipastikan sukar terhindar dari kebecekan.

Namun, jika saja pengelola ingin lebih rajin sedikit, bisa saja kondisi pasar dibersihkan setiap kali terjadi becek. Juga para pedagang yang mengantisipasi supaya meminimalisir terjadinya kebecekan. Supaya banyak orang yang nyaman dengan kondisi pasar dan membuat pembeli menjadi tidak kapok ketika berbelanja di Pasar Ciroyom.

Bau yang berlebihan

Pasar memang selalu identik dengan bau-bauan yang kurang sedap. Ya namanya juga pasar, bukan supermarket. Namun, untuk pasar besar seperti Pasar Ciroyom, seharusnya bau-bauan bisa diantisipasi supaya tidak terlalu menyengat baunya. Banyak yang mengeluhkan bau, bahkan ketika belum masuk ke dalam pasar ini. Memang kondisinya yang pengap dan seperti berada di ruang bawah tanah membuat Pasar Ciroyom selalu dihantui oleh bau yang kurang sedap.

Mungkin ke depannya pasar ini bisa ditambahkan kipas angin yang besar atau ventilasi udara yang mencukupi supaya keadaan bau di dalam pasar menjadi tidak terlalu parah.

Baca Juga:

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Jalan Dayeuhkolot Bandung: Jalan Raya Paling Menyebalkan di Bandung. Kalau Hujan Banjir, kalau Kemarau Panas dan Macet

Kebersihan Pasar Ciroyom yang kurang diperhatikan

Sekali lagi, walaupun namanya pasar, tapi tetap saja kebersihan perlu diutamakan. Pasalnya, banyak para pedagang yang kurang sekali memperhatikan kebersihan. Banyak yang membuang limbah dagangannya dan dibuang begitu saja di depan tempat ia berjualan. Belum lagi kebersihan penjualnya yang tidak begitu diperhatikan.

Banyak yang merasa malas untuk berbelanja di Pasar Ciroyom Bandung ini karena kebersihannya yang kurang diperhatikan. Padahal sebetulnya, untuk menjaga kebersihan itu dapat dimulai dari diri sendiri. Dan ya, itu lah masalahnya. Kebanyakan sulit untuk memulai bersih dari dirinya sendiri.

Biaya parkir kemahalan

Selain hal-hal yang disebutkan di atas, biaya parkir di pasar ini pun dirasa begitu kemahalan. Untuk ukuran tempat parkir yang tidak sesuai standar, penuh lumpur, dan tempat yang kurang layak, kiranya harga parkir yang dipatok terlalu kemahalan.

Biasanya harga yang dipatok itu sekitar 5 ribu rupiah. Parahnya itu berlaku bahkan untuk waktu yang parkirnya belum terlalu lama. Sudah mah kurang layak, parkir sebentar pun tarifnya dipatok mahal pula.

Begitu lah beberapa hal yang membuat orang-orang malas untuk berbelanja di Pasar Ciroyom Bandung. Padahal pasar ini merupakan salah satu pasar terbesar serta bisa membantu roda perekonomian warga. Namun sayangnya masih terdapat banyak hal yang membuat orang malas untuk berbelanja di sini. Yuk bisa yuk, Pasar Ciroyom jadi pasar yang tidak hanya besar, tapi juga membuat orang-orang nyaman untuk berbelanja.

Penulis: Handri Setiadi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Pasar Baru Bandung, Tempat Belanja Favorit, tapi Fasilitasnya Nggak Dirawat, Banyak Eskalator Mati!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Januari 2025 oleh

Tags: Bandungciroyompasar ciroyom bandungpasar di bandung
Handri Setiadi

Handri Setiadi

Kadang guru, kadang suka baca buku, anggap saja teman baikmu.

ArtikelTerkait

Bandung Terbuat dari Tumpukan Kebohongan, Pikir Ulang kalau Mau Tinggal di Sini Mojok.co

Bandung Terbuat dari Tumpukan Kebohongan, Pikir Ulang kalau Mau Tinggal di Sini

20 Maret 2024
Bandung, Ibu Kota Provinsi yang Belum Ramah untuk Pesepeda

Bandung, Ibu Kota Provinsi yang Belum Ramah untuk Pesepeda

11 November 2023
5 Rekomendasi Warung Bakso Paling Enak di Bandung Terminal Mojok

5 Rekomendasi Warung Bakso Paling Enak di Bandung

20 Juli 2022
Pengalaman Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh untuk Pertama Kali

Pengalaman Naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh untuk Pertama Kali

15 November 2023
Coblong Kecamatan Pinggiran Kota Bandung yang Sering Diejek, padahal Aslinya Keren Mojok.co

Coblong Kecamatan Pinggiran Kota Bandung yang Sering Diejek, padahal Aslinya Keren

25 Juni 2024
3 Dosa dari Inovasi Seblak yang Malah Bikin Resah Orang Sunda (Unsplash)

3 Dosa dari Inovasi Seblak yang Membuat Melenceng Jauh dari Kodratnya, Bikin Resah Saya Sebagai Orang Sunda

22 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

15 Januari 2026
Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

19 Januari 2026
5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

17 Januari 2026
Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

17 Januari 2026
Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

14 Januari 2026
Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

Nestapa MUA Spesialis Wisuda: Berangkat Subuh demi Menutup Mata Panda, Pulang Kena Tawar Harga yang Nggak Ngotak

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.