Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Kebiasaan yang Umum Dilakukan di Semarang, tapi Aneh saat Saya Lakukan di Jogja

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
3 Mei 2026
A A
4 Kebiasaan yang Umum di Semarang, tapi Jadi Aneh di Jogja (Unsplash)

4 Kebiasaan yang Umum di Semarang, tapi Jadi Aneh di Jogja (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

#2 Lumpia bukan sekadar camilan di Semarang, ada pakem untuk memakannya

Menikmati lumpia di Semarang bukan sekadar urusan mengunyah gorengan. Namun, sebuah perjamuan sakral yang punya standar ketat. Ada pakem yang mengharuskan hadirnya saus kental manis gurih, daun bawang utuh, serta cabai rawit sebagai pendamping wajib. 

Lumpianya sendiri berbentuk besar, disajikan dalam sebuah piring dengan plating cantik, lengkap dengan garpu dan pisau. Kalau membawanya pulang, biasanya ada wadah besek untuk menyimpan.

Saat jadi warga Jogja sementara, saya menemukan kasta lumpia itu setara dengan gorengan biasa. Bentuknya kecil dan ada di gerobak pinggir jalan.

Pengemasannya cukup dengan kantong kertas atau plastik, nggak jauh beda kalau beli tempe atau pisang goreng. Cara makannya pun langsung dilahap, nggak perlu pisau buat memotong.

Jangan pula berharap ada daun bawang. Masih untung kalau penjualnya menyelipkan cabai hijau, khas pendamping gorengan. Bagi orang Jogja, perlakuan terhadap lumpia semacam ini mungkin biasa. Namun bagi saya, tindakan tersebut sama saja seperti “penistaan kuliner” terhadap panganan legendaris ibu kota Jawa Tengah.

#3 Menenteng tas belanja dari rumah bakal dikira kampanye pelestarian alam di Jogja

Warga Semarang punya kedisiplinan buat bawa tas belanja sendiri kalau mau ke supermarket, bahkan minimarket. Aturan yang sudah mengakar selama tahunan ini akhirnya membentuk refleks kolektif. Anehnya, saat menerapkan tradisi ini di Jogja, saya sering merasa jadi alien yang tersesat di toko.

Di Kota Gudeg, plastik masih sering menjadi kawan akrab. Orang yang membawa tas belanja sendiri terkadang dipandang dengan tatapan heran. Seolah, saya sedang berperan jadi aktivis lingkungan yang sedang melakukan aksi demonstrasi peduli bumi.

BACA JUGA: Dulu Pengin Segera Kabur dari Semarang, Kota yang Nanggung dan Membosankan, kini Selalu Kangen Setelah Kerja di Jakarta

Baca Juga:

Jatinom, sebuah tempat rahasia yang akan membuatmu jatuh cinta berkali-kali sama Klaten

Cerita orang Muhammadiyah di tengah kultur NU Tegal yang kental: awalnya syok, lama-lama bisa ambil hikmahnya

#4 Menyebut martabak manis sebagai Kue Bandung bikin penjualnya di Jogja bingung

Meskipun konon martabak manis asalnya dari Bangka Belitung, lidah warga Semarang sudah mematenkan nama jajanan tersebut selama puluhan tahun sebagai Kue Bandung, tanpa boleh didebat. Menyebutnya sebagai martabak manis malah bikin orang Semarang tampak seperti sedang berakting jadi anak Jakarta yang sok kota.

Lucunya, bukannya mendapatkan pesanan, saya malah disambut dengan tatapan kosong atau koreksi yang nadanya sedikit menggurui. Bahwa menu tersebut bernama martabak manis atau terang bulan ketika jajan di Jogja. 

Padahal, memesannya dengan julukan Terang Bulan, seakan membuat saya sedang menyiapkan sesajen untuk upacara khusus saat bulan purnama.

Betapapun janggalnya saya saat berusaha melebur di Jogja, perbedaan frekuensi inilah yang sebenarnya membuat identitas saya tetap menyala. Setiap kota punya logika dan cara masing-masing untuk menyederhanakan hidup bagi warganya. Percaya saja, di balik setiap kebiasaan yang tampak aneh bagi orang luar, selalu ada alasan yang masuk akal bagi mereka yang menjalaninya.

Penulis: Paula Gianita Primasari

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Hal-hal yang Lumrah di Jogja, tapi Tidak Biasa di Semarang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 4 Mei 2026 oleh

Tags: gunung merapiJogjakue bandunglumpiapantai parangtritisSemarangterang bulan
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

ArtikelTerkait

Ilustrasi Pertigaan Jati Kencana Jogja Adalah Neraka di Tengah Kota (Unsplash)

Pertigaan Jati Kencana Jogja yang Padat dan Semrawut, Semakin Bikin Emosi Bahkan Stres Pengendara Sepeda Motor.

4 Juli 2024
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Stasiun Lempuyangan Surga Penumpang KRL Jogja Solo(Unsplash)

Derita Penumpang KRL Jogja Solo yang Naik Stasiun Tugu Jogja, Setelah Mencoba Sendiri Mending Naik dari Stasiun Lempuyangan

10 Juni 2025
Jogja Aneh, Membiarkan Tukang Becak Mati dalam Kemiskinan (Unsplash)

Dosa Jogja kepada Tukang Becak Tradisional: Becaknya Dianggap Warisan Budaya, tapi Pengemudinya Dibiarkan Menua, Lalu Mati dalam Kemiskinan

21 Mei 2026
6 Dosa Penjual Gudeg yang Ngaku Asli Jogja

6 Dosa Penjual Gudeg yang Ngaku Asli Jogja

11 Januari 2023
Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja (Unsplash)

Kalau Mau Ketemu Orang Baik, Coba Naik Trans Jogja

27 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Takut ke Puskesmas karena malas hadepin antrean panjang (Unsplash)

Pergi ke Puskesmas itu tidak menakutkan, yang menakutkan menghadapi antrean panjang dan tidak tahu harus bertanya kepada siapa

10 Agustus 2026
4 alasan saya lebih memilih salat di musala SPBU daripada masjid saat bepergian Mojok.co

4 alasan saya lebih memilih salat di musala SPBU daripada masjid saat bepergian

12 Agustus 2026
Jatinom, tempat rahasia yang bikin kamu jatuh cinta berkali-kali (Mojok.co/Audina Safira)

Jatinom, sebuah tempat rahasia yang akan membuatmu jatuh cinta berkali-kali sama Klaten

14 Agustus 2026
Iuran wajib Hari Kemerdekaan Indonesia itu penjajahan gaya baru (Unsplash)

Tradisi iuran wajib untuk perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di kampung itu nggak masuk akal karena nggak semua warga punya uang sisa cuma buat panggung hiburan yang bikin berisik

9 Agustus 2026
Saya masuk desil 10, saya dianggap elite oleh negara, padahal hidup saya benar-benar mengenaskan

Saya masuk desil 10, saya dianggap elite oleh negara, padahal hidup saya benar-benar mengenaskan

13 Agustus 2026
Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian Mojok.co

Kerja sambil kuliah program Ekstensi UI mengubah cara pandang terhadap pekerjaan saya sebagai ASN Kementerian

10 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.