Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

4 Hal Nggak Menyenangkan yang Bakal Terjadi Saat Kuliah di UNNES, Bulatkan Tekad Kalian di Sini

Dimas Junian Fadillah oleh Dimas Junian Fadillah
14 Juli 2025
A A
4 Hal Nggak Menyenangkan yang Bakal Terjadi Saat Kuliah di UNNES, Bulatkan Tekad Kalian di Sini

4 Hal Nggak Menyenangkan yang Bakal Terjadi Saat Kuliah di UNNES, Bulatkan Tekad Kalian di Sini (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kuliah di UNNES nggak seindah bayangan, adik-adik…

Sejumlah mahasiswa baru mulai berdatangan ke kampus masing-masing untuk melanjutkan studi. Hal ini wajar mengingat pada bulan Agustus nanti, sesuai kalender akademik, banyak perguruan tinggi di Semarang sudah memulai perkuliahannya. Ada yang datang bersama keluarga, ada juga yang datang dengan modal tekad, meskipun tak sedikit yang merasa kebingungan karena datang ke lingkungan baru.

Momen seperti ini mengingatkan saya pada pengalaman pertama kali datang ke Universitas Negeri Semarang (UNNES). Sebagai seseorang yang berasal dari daerah pedesaan di Blora, saya dulu membayangkan bahwa kampus negeri tentu memiliki lokasi yang strategis, dekat dengan pusat kota, dan dilengkapi berbagai fasilitas yang menunjang. Sayangnya, bayangan tersebut tidak sepenuhnya sesuai dengan kenyataan.

Dalam beberapa aspek, UNNES ternyata tidak seideal yang saya kira. Berikut ini saya bagikan beberapa pengalaman pribadi yang membuat kuliah di UNNES terasa nggak menyenangkan.

#1 Lokasi kampus UNNES jauh dari pusat kota

Hal pertama yang langsung terasa saat saya tiba di UNNES adalah lokasinya ternyata cukup jauh dari pusat kota Semarang. Kampus ini berada di daerah Sekaran, Gunungpati. Secara geografis daerah ini berada di kawasan perbukitan sehingga memisahkan diri dari keramaian kota.

Bagi saya yang sebelumnya membayangkan suasana kampus negeri yang ramai, dekat mall, bioskop, dan pusat kuliner, realita ini tentu mengejutkan. Rasanya kayak saya pindah dari desa ke desa lain saja.

Saya tentu nggak terlalu keberatan dengan lokasi yang jauh dari kota. Justru saya lebih mudah menyesuaikan diri. Soalnya suasananya nggak jauh beda dari tempat asal saya. Tetapi bagi beberapa teman yang terbiasa tinggal di kota, lokasi kampus ini lumayan jadi kendala.

Kalau pengin cari hiburan atau sekadar ganti suasana waktu akhir pekan, kami harus naik motor dulu ke kota. Kalau pengin lebih hemat bisa naik BRT. Tetapi harus bersabar soalnya rutenya memutar dan memakan waktu lebih lama.

Baca Juga:

Surat Terbuka untuk Kampus yang Menambah Mahasiswa dan Gedung, tapi Lahan Parkirnya Tetap Sempit, Logikanya di Mana?

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

#2 Kalau mau pulkam jauh dari stasiun, bandara dan terminal

Masalah lain muncul ketika ingin pulang kampung. Karena lokasi kampus UNNES jauh dari stasiun, bandara, atau terminal utama, pulang kampung jadi cukup merepotkan bagi mahasiswa. Misalnya, mau naik kereta dari Stasiun Tawang atau Poncol, atau naik bus dari Terminal Terboyo, jaraknya lumayan jauh dari kampus.

Biasanya mahasiswa rantau harus naik ojek dulu baru lanjut BRT untuk bisa sampai ke stasiun atau terminal. Tentu saja ini akan memakan waktu dan biaya tambahan. Bagi mahasiswa rantau, ini menjadi tantangan tersendiri tiap mau pulang kampung. Apalagi kalau waktunya mepet atau pas libur pendek.

#3 UNNES sering dianggap kalah unggul ketimbang UNDIP

Nggak bisa dimungkiri, UNNES masih sering dianggap kalah pamor ketimbang Universitas Diponegoro (UNDIP). Padahal keduanya sama-sama berada di Semarang.

Entah karena faktor peringkat, fasilitas, atau branding, yang jelas banyak orang yang lebih dulu mengenal UNDIP sebagai kampus favorit. Bahkan tak jarang kalau saya bilang kuliah di UNNES, orang masih bertanya, “Itu di mana, ya?” Ada juga yang malah mengiranya kampus swasta.

Padahal UNNES sekarang punya banyak jurusan unggulan dan prestasi yang nggak kalah. Tapi soal gengsi dan persepsi publik kadang memang tak bisa dilawan pakai logika dan data sekalipun. Hal ini tentu sedikit banyak akan memengaruhi mental sebagian mahasiswa. Apalagi yang dulunya berharap masuk kampus top tapi “terdampar” di UNNES. Padahal setiap kampus pasti punya keunggulannya masing-masing.

#4 Makelar kos masih menghantui

Hal nggak enak berikutnya biasanya menyasar mahasiswa baru di UNNES. Ini terkait makelar kos yang masih berkeliaran di sekitar kampus. Mereka sering kali menawarkan harga sewa yang nggak masuk akal dan jauh di atas harga pasar.

Terlepas dari keadaan mendesak atau kebutuhan mendadak, saya menyarankan mahasiswa baru nggak mudah terkecoh dengan tawaran mereka. Lebih baik bersabar dan mencari informasi kos dari jalur yang lebih terpercaya. Misalnya, bertanya pada kakak tingkat yang sudah berpengalaman, atau mengikuti akun media sosial resmi dan komunitas sewa kos yang terjamin kredibilitasnya.

Itulah hal-hal kurang menyenangkan saat menjadi mahasiswa UNNES. Jangan menganggap itu semua hambatan, melainkan “bumbu kehidupan” yang akan membuatmu lebih tahan banting. Saya jadi teringat pepatah “sak gedhening sengsoro yen tinompo amung dadi cobo”. Artinya, sebesar apa pun tantangan, kalau diterima dengan lapang, cuma akan jadi ujian yang mendewasakan.

Jadi, buat calon maba UNNES, saya mau bilang: selamat datang! Selamat menyesuaikan diri, semoga kalian kuat, ya!

Penulis: Dimas Junian Fadillah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Fisip UNNES Semarang Memperlakukan Prodi Sejarah, Prodi Tertua dan Sudah Teruji, Seperti Anak Tiri.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Juli 2025 oleh

Tags: maba unnesUniversitas Negeri Semarang (UNNES)UNNESUNNES Semarang
Dimas Junian Fadillah

Dimas Junian Fadillah

Magister Administrasi Publik, tertarik menulis isu lokal, politik dan kebijakan publik.

ArtikelTerkait

Saya Kelar Mengerjakan Tesis dalam 4 Bulan, dan Ini Cara Saya

Saya Kelar Mengerjakan Tesis dalam 4 Bulan, dan Ini Cara Saya

21 Januari 2024
Jalur Gaza, Jalan Tembusan yang Bisa Memperlancar LDR-an Anak UNNES dan Undip

Jalur Gaza, Jalan Tembusan yang Bisa Memperlancar LDR-an Anak UNNES dan Undip

16 Agustus 2023
Jasa Titip dan Antar Jemput Jadi Profesi Dadakan Mahasiswa UNNES yang Kepepet Butuh Duit

Jasa Titip dan Antar Jemput Jadi Profesi Dadakan Mahasiswa UNNES yang Kepepet Butuh Duit

17 April 2024
Jangan Ngaku Mahasiswa UNNES Semarang kalau Masih Asing dengan 3 Gang Ini Mojok.co

Jangan Ngaku Mahasiswa UNNES Semarang kalau Asing dengan Gang-gang Ini

1 Oktober 2025
UNNES Kampus 1000 Ospek, Maba Bersiaplah Menghadapi Ospek yang Banyak dan Nggak Ada Isinya Mojok.co

UNNES Kampus 1000 Ospek, Maba Bersiaplah Menghadapi Ospek yang Banyak dan Nggak Ada Isinya

10 Juni 2025
Derita Jadi Mahasiswa Tingkat Akhir di UNNES, Nyari Kos Bulanan Serasa Nyari Jarum di Tumpukan Jerami. Susahnya Nggak Ngotak! kos di unnes

Derita Jadi Mahasiswa Tingkat Akhir di UNNES, Nyari Kos Bulanan Serasa Nyari Jarum di Tumpukan Jerami. Susahnya Nggak Ngotak!

13 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Rahasia yang Perlu Diketahui sebelum Membuka Warung Madura, Eksklusif dari Juragannya Langsung

Warung Madura Terlalu Percaya Diri, padahal Warung Tetangga Bisa Menggulingkannya Kapan Saja

6 Juni 2026
Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian  Mojok.co

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

6 Juni 2026
5 Kuliner Malang yang Jarang Disantap Warga Lokal, bahkan Dihindari Mojok.co

Malang Dingin Itu Seharusnya Wajar, tapi Kini Justru Jadi Anomali

3 Juni 2026
Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras Mojok.co

Jembatan Ngancar Klaten Akhirnya Direnovasi, Hidup Warlok Tak Lagi Waswas, Bakal Lebih Waras

3 Juni 2026
Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja Mojok.co

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

7 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Suzuki Burgman 150 Terbaru yang Rilis di Kolombia Jadi Bukti Bahwa Suzuki Makin Persetan dengan Penjualan dan Tampilan. Desainnya Jelek Banget!

5 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.