Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Alasan Saya Tetap Setia dan Tidak akan Menjadikan Kopi Kenangan sebagai “Mantan”

Rachelia Methasary oleh Rachelia Methasary
26 Juli 2025
A A
4 Alasan Saya Tetap Setia dan Tidak akan Menjadikan Kopi Kenangan sebagai “Mantan” Mojok.co

4 Alasan Saya Tetap Setia dan Tidak akan Menjadikan Kopi Kenangan sebagai “Mantan” unsplash.com

Share on FacebookShare on Twitter

Kedai kopi kekinian kini sudah menjamur di banyak daerah. Namun, di tengah gempuran kopi kekinian, ada beberapa merek yang masih jadi top of mind. Salah satunya adalah Kopi Kenangan. Kedai yang berdiri tahun 2017 itu bisa dibilang pelopor kopi kekinian, selain Tuku dan Janji Jiwa.

Merek lokal ini memiliki aroma kopi yang khas. Ketika mampir langsung ke gerainya, kalian bisa mencium harum yang khas dan memikat. Untuk rasanya, tidak perlu diragukan lagi. Bisa banget kalau mau bersaing dengan kopi mahal seperti Starbucks. 

Menu yang ditawarkan pun bervariasi. Mulai dari berbagai macam kopi susu, milk tea, dan chocolate series. Mereka pun menjual aneka roti yang diberi nama Cerita Roti. Variannya ada yang  manis dan gurih. Kopi dan roti, perpaduan yang ciamik.

Saya melihat Kopi Kenangan selalu memiliki pelanggan setia di setiap cabangnya. Saya termasuk yang masih suka beli Kopi Kenangan Mantan kebanggaan mereka. Ini dia 4 hal yang membuat saya tetap mencintai merek yang satu ini meski banyak pilihan merek kopi kekinian lain. 

#1 Rasa Kopi Kenangan konsisten, harga masuk akal

Saya mencicipi Kopi Kenangan pertama kali sekitar 2018-an. Penasaran dengan menunya yang unik, saya mencoba Kopi Kelapa. Kesan awal yang saya dapat adalah nikmat yang beda. Saat itu kopi susu belum aneh-aneh, paling ya kopi susu gula aren. Selanjutnya saya mencoba varian lain, seperti Kopi Kenangan Mantan yang sampai saat ini menjadi andalan.

Untuk rasa, Kopi Kenangan menawarkan konsistensi dari tahun ke tahun. Bahkan ketika kamu beli di gerai yang berbeda, cita rasa kopinya tidak berubah. Nggak terlalu pahit atau asam, gula arennya pas, dan tentunya ramah di lambung. Apalagi soal harga, bersahabat bukan main. Saat ini Kopi Kenangan Mantan ukuran reguler dibanderol Rp19 ribu dan large Rp25 ribu. Kantong aman, hati senang.

#2 Cabang Kopi Kenangan tersebar dimana-mana

Dulu Kopi Kenangan cuma buka cabang area tertentu aja. Terutama mal di kota-kota besar. Namun, tidak dengan sekarang. Begitu mudah menemukan gerai Kopi Kenangan. Hampir ada di setiap sudut kota. 

Bahkan, kalian bisa menemukan gerainya di rest area atau pom bensin. Merek yang satu ini juga kerap jadi penyelamat mereka yang  sedang di stasiun atau bandara dan ingin ngopi enak dengan harga terjangkau. 

Baca Juga:

Pengalaman Mencoba Coffee Gold Indomaret: Enak, Murah, tapi Bingung karena Kasir Indomaret Merangkap Baristanya

Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

Keberadaannya memudahkan hidup si pencinta ngopi seperti saya. Nggak perlu bingung cari kedai kopi yang akrab di lidah karena dia selalu available. Kopi Susu Kenangan Mantan dan Americanonya cocok banget jadi moodbooster. Ini menjadi bukti nyata kalau kopi dengan 868 cabang ini masih dan akan terus eksis.

#3 Inovasi menu nggak lebay dan masuk ke semua kalangan

Satu hal yang saya suka dari Kopi Kenangan adalah membuat inovasi yang nggak berlebihan. Mereka mengeluarkan kreasi menu baru yang nggak asal-asalan. Misalnya, matcha atau susu Oatside sedang tren, Kopi Kenangan meluncurkan menu Matcha Latte dan Oatside Matcha Latte. Selain itu, banyak varian lain yang nggak kalah uniknya, tapi tetap relevan dengan selera konsumen.

Saya paling sering beli es kopi susu atau americano-nya. Tapi kalau dilihat, menu yang lain juga menarik dan bikin penasaran. Ada milk tea series dan oatside series yang patut dicoba selain aneka kopinya. Pokoknya merek satu ini tetap mengikuti apa yang sedang viral dan cocok di pasaran. Nggak heran sih, brand lokal ini tetap jadi pilihan semua kalangan.

#4 Konsep baru, buka 24 jam plus cocok buat WFC seharian

Tidak hanya soal cita rasa, merek yang satu ini telah memperbaharui konsep gerainya. Belakangan ini saya menemukan beberapa Kopi Kenangan dengan toko yang lebih modern dan luas. Saya pernah berkunjung ke salah satu cabangnya di daerah Jakarta Barat. Cukup kagum dengan model yang baru, layaknya coffee shop mewah tapi harga tetap sama. Area indoor maupun outdoor didesain nyaman untuk laptopan atau sekedar nongki cantik.

Fasilitas yang disediakan layaknya kafe WFC, seperti wi-fi gratis, colokan dimana-mana, serta kursi yang pewe untuk nyender seharian. Selain itu, Kopi Kenangan sudah buka 24 jam yang sebelumnya tidak sampai pagi. Terobosan ini memberikan ruang bagi kamu yang suka ngerjain tugas sampai pagi atau yang punya insomnia, kalau gabut ya ngopi aja ke sini. Di beberapa gerai baru, Kopi Kenangan memiliki sistem drive thru seperti Starbucks. Wah, mantap betul!

Kopi Kenangan tetap menempati ruang spesial di hati saya, meski dunia perkopian kini semakin kreatif. Ya jujur saja, dia memang bukan satu-satunya kopi kekinian favorit saya. Akan tetapi, dia selalu ada setiap saya membutuhkan, selalu menarik perhatian, dan nggak akan pernah menjadi mantan. Kalau kamu masih suka beli Kopi Kenangan nggak, Lur?

Penulis: Rachelia Methasary
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 3 Dosa Janji Jiwa yang Sulit Dimaafkan dan Bikin Pembeli “Kabur” Kopi Kekinian Lain.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 26 Juli 2025 oleh

Tags: KopiKopi Kekiniankopi kenangankopi kenangan mantan
Rachelia Methasary

Rachelia Methasary

Pustakawan di ibu kota yang senang ngopi, traveling, dan baca buku. Lebih memilih tempat yang sepi dan tenang karena introvert.

ArtikelTerkait

Gudang Garam Patra Adalah Rokok Kretek Non Filter Terenak dan Nggak Bikin Minder terminal mojok.co

Tidak Merokok dan Tidak Minum Kopi Bukanlah Aib

25 Oktober 2020
Sobat Misqueen Nggak Perlu FOMO Ngopi di Harlan + Holden Coffee, Harganya Mahal Kopinya Biasa Aja

Sobat Misqueen Nggak Perlu FOMO Ngopi di Harlan + Holden Coffee. Harganya Mahal, Kopinya Biasa Aja

19 September 2023
Oatside Coffee, Cara Baru Menikmati Kopi Kemasan dengan Rasa yang Berbeda

Oatside Coffee, Cara Baru Menikmati Kopi Kemasan dengan Rasa yang Berbeda

11 April 2023
6 Istilah Lampung yang Wajib Diketahui Wisatawan

Lampung Tak Hanya Terbuat dari Kopi dan Gajah, Ini 5 Hal yang Bisa Kalian Temukan di Lampung

2 Oktober 2022
Pasta Gigi Zact, Senjata Wajib Pencinta Kopi untuk Menjaga Warna Gigi Tetap "Suci"

Pasta Gigi Zact, Senjata Wajib Pencinta Kopi untuk Menjaga Warna Gigi Tetap “Suci”

12 Maret 2025
5 Kopi Sachet yang Bikin Saya Kapok Mencicipinya: Rasanya Aneh, Manisnya Kebangetan

5 Kopi Sachet yang Bikin Saya Kapok Mencicipinya: Rasanya Aneh, Manisnya Kebangetan

26 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

Jalan-jalan ke Pantai saat Libur Panjang Adalah Pilihan yang Buruk, Hanya Dapat Capek Saja di Perjalanan

1 April 2026
Kerja Dekat Monas Jakarta Nggak Selalu Enak, Akses Mudah tapi Sering Ada Demo yang Bikin Lalu Lintas Kacau

Kerja di Jakarta Memang Kejam, tapi Masih Banyak Hal yang Bisa Disyukuri dari Kota yang Mengerikan Itu

29 Maret 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026
Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang Mojok.co

Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang

1 April 2026
Weleri Kendal Baik-baik Saja Tanpa Mie Gacoan, Waralaba Ini Lebih Baik Incar Daerah Lain Mojok.co

Membayangkan Kendal Maju dan Punya Mall Itu Sulit, sebab Mie Gacoan Aja Baru Ada Setahun

31 Maret 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.