Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Musik

4 Alasan Kasidah Genre Lagu Terbaik untuk Pesta Pernikahan

Rekhanatul Imbadiyah oleh Rekhanatul Imbadiyah
11 Desember 2021
A A
kasidah
Share on FacebookShare on Twitter

Pernikahan adalah prosesi sakral yang akan menyatukan kedua insan, keluarga, lingkungan, maupun budaya. Tak heran apabila dalam akad pernikahan seringkali dibarengi dengan pesta pernikahan yang meriah. Pesta tersebut punya tujuan penyambutan untuk keluarga pengantin dan mewujudkan silaturahim yang baik antarkeluarga.

Guna mewujudkan pesta pernikahan yang uwuwu dan berkesan, segala tetek bengek dipersiapkan. Mulai dari pakaian, hidangan, dekorasi, souvenir, dan iringan lagu yang mendukung.

Lagu menjadi salah satu elemen penting dalam pesta pernikahan. Tanpanya para tetangga tak akan tau kapan prosesi rame-rame dimulai. Tanpa lagu, prosesi pesta pernikahan akan dipenuhi keheningan, kesepian, dan ibu-ibu yang hendak menggibah tidak akan mendapatkan privilege berupa “peredam” suara.

Lagu yang diputar dalam pesta pernikahan itu sendiri beragam. Mulai dari pop, koplo, campursari, dangdut, hingga kasidah (qosidah). Saya punya perhatian tersendiri terhadap lagu kasidah yang diputar di acara pernikahan. Menurut saya lagu kasidah adalah lagu yang paling pas untuk diputar pada saat itu, berikut saya paparkan alasannya.

Apa pun makna liriknya, tetap dianggap sebagai doa-doa baik

Meski tak semua, namun kasidah kebanyakan memakai bahasa Arab. Hal tersebut akan terdengar agamis di telinga khalayak. Sehingga apa pun judul dan lirik lagu yang diputar ,akan terasa seperti doa-doa baik yang dilantunkan. Mau lagu itu tentang pengantin, pernikahan, kesedihan, pokoknya terdengar agamis aja gitu.

Lagu ramah mantan

Hal yang seringkali membangongkan dalam pesta pernikahan adalah, saat tukang sound tak cukup cakap dalam memilih lagu yang sesuai. Pernikahan adalah momentum bahagia, yang semestinya lagu yang diputar adalah lagu bahagia pula. Demi menghormati sang pengantin, maupun para hadirin, termasuk mantan yang turut datang menjadi hadirin.

Perkara mantan ini memang kadang bikin keki. Tukang putar lagu yang salah milih lagu bisa bikin mantan yang datang ke pernikahan mati gaya. Meski udah ikhlas sekali pun, kalau lagu yang diputar adalah lagu tentang putus cinta, ya tetap kena getahnya.

Nah, beda kalau yang diputar adalah lagu kasidah. Oleh karena banyak orang nggak ngerti artinya, nganggepnya doa aja gitu, jadi mantan yang datang pun tak tersakiti. Ya mau merasa tersakiti dari mana kalau paham artinya aja nggak?

Baca Juga:

Ngunduh Mantu di Desa Adalah Arisan Bergilir Berkedok Persaudaraan

Urutan Terendah sampai Tertinggi Menu Gubukan di Pesta Pernikahan Berdasarkan Panjangnya Antrean Tamu Undangan

Memberi semangat perdamaian

Saya yakin, setidaknya dalam sekali seumur hidup, kalian pernah mendengarkan lagu “Perdamaian”. Baik itu versi Nasida Ria, atau versi dari GIGI. Nah, lagu kasidah ini layak diputar di pernikahan. Sebab, sesuai dengan semangat pernikahan yang menyatukan, lagu “Perdamaian” juga membawa semangat yang sama.

Satu kali dayung, dua-tiga pulau terlampaui. Satu hajatan memutar “Perdamaian”, pesan persatuan ikut tersebar. Nggak nyambung? Yer bisnis. Intinya pokoknya itu.

Bikin pengantin lebih bahagia

Meski pengantin bukan pencinta genre kasidah sekali pun, tetap saja musik ini bisa bikin bahagia. Dan alasannya masih ada kaitannya dengan alasan pertama.

Begini, nggak semua orang ngerti kasidah, kita udah bahas itu. Pengantin pun mungkin tak tahu. Ketika lagu diputar dan ada yang menyanyi. Entah satu, dua, sepuluh orang, itu bikin pengantin merasa bahwa dia sedang didoakan. Dan didoakan itu bikin hati bahagia lho.

Jadi, tak peduli artinya apa, yang penting merasa didoakan gitu. Selain itu, lagu kasidah ini aman. Maksudnya, cocok untuk acara apa saja, kecuali tentu saja konser metal. Nah, lagu kasidah ini bikin pengantin tak perlu khawatir apakah lagu ini cocok atau nggak. Teko tenang, pokoke.

Nah, itulah beberapa alasan lagu kasidah itu adalah lagu terbaik untuk pesta nikahan. Sebab, banyak yang cinta damai, tapi perang semakin ramai. Nggak nyambung, maaf, nggak lucu.

Sumber Gambar: Pixabay

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Desember 2021 oleh

Tags: kasidahpesta pernikahan
Rekhanatul Imbadiyah

Rekhanatul Imbadiyah

Lulusan Komunikasi dan Penyiaran Islam yang pernah menjadi jurnalis. Menyukai sastra, filsafat, dan anime.

ArtikelTerkait

Tradisi Rewang dan Nasib Orang-orang di Balik Megahnya Pesta Pernikahan terminal mojok.co

Tradisi Rewang dan Nasib Orang-orang di Balik Megahnya Pesta Pernikahan

22 Desember 2020
Tidak Ada Hajatan yang Menguntungkan Terminal Mojok

Tidak Ada Hajatan yang Menguntungkan

5 Januari 2023
Menormalisasi Resepsi Pernikahan Tanpa Sumbangan. Bukannya Sultan, Hanya Nggak Ingin Punya Beban Mojok.co

Menormalisasi Resepsi Pernikahan Tanpa Sumbangan. Bukannya Sultan, Hanya Nggak Ingin Punya Beban

13 Desember 2023
Senjakala Tradisi Rewang Semua Bakal Pakai Jasa WO pada Waktunya Terminal Mojok

Senjakala Tradisi Rewang: Semua Bakal Pakai Jasa WO pada Waktunya

25 Agustus 2022
Stop Tampil Heboh di Pesta Pernikahan Orang Lain, Itu Bukan Ajang Peragaan Busana Terminal Mojok

Pesta Pernikahan Orang Lain Bukan Ajang Peragaan Busana, Stop Tampil Heboh!

15 Desember 2022
Peringatan untuk Tamu Undangan dan Penyelenggara Hajatan Plis, Jangan Buang-buang Makanan Terminal Mojok

Peringatan untuk Tamu Undangan dan Penyelenggara Hajatan: Plis, Jangan Buang-buang Makanan!

29 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Hal-Hal Aneh Bagi Orang Lamongan Ketika Mengunjungi Jakarta (Unsplash)

Hal-Hal Aneh Bagi Orang Lamongan Ketika Mengunjungi Jakarta

30 April 2026
Mahasiswa Jurusan Sosiologi Nggak Perlu Iri dengan Jurusan Filsafat yang Kerennya Hanya Sesaat Mojok.co

Meskipun Prodi Sosiologi Tidak Relevan dengan Dunia Industri, Menghapusnya Hanya Akan Menghambat Kemajuan Bangsa Ini

30 April 2026
Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

Fakta Nikahan Orang Madura, Resepsi Bertabur Uang tapi Akhirnya Jadi Masalah

26 April 2026
Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

29 April 2026
Kotabaru Jogja, Kawasan Pemukiman Belanda yang Punya Fasilitas Lengkap, yang Sekarang Bersolek Jadi Tempat Wisata

Hidup di Kotabaru Jogja Itu Enak, Sampai Kamu Coba Menyeberang Jalan, Ruwet!

28 April 2026
Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama Mojok.co

Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama

29 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.