Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Mengangkat Kisah Unik Malaikat Maut Penyelamat Nyawa, Ini 4 Alasan Drama Korea Tomorrow Wajib Ditonton

Tifani Nurmalawidia oleh Tifani Nurmalawidia
20 April 2022
A A
Mengangkat Kisah Unik Malaikat Maut Penyelamat Nyawa, Ini 4 Alasan Drama Korea Tomorrow Wajib Ditonton Terminal Mojok

Mengangkat Kisah Unik Malaikat Maut Penyelamat Nyawa, Ini 4 Alasan Drama Korea Tomorrow Wajib Ditonton (Instagram Netflix Indonesia)

Share on FacebookShare on Twitter

Di tahun 2022 ini, kita sangat beruntung lantaran disuguhi banyak sekali drama berkualitas asal Negeri Ginseng, Korea Selatan. Sebut saja drama romance Business Proposal dan Twenty Five Twenty One dengan genre slice of life yang memiliki popularitas tinggi. Kedua drama tersebut begitu ramai diperbincangkan oleh para penikmat drakor di Indonesia.

Seolah tak mau kalah, MBC pun menayangkan drama Korea terbaru yang juga hadir di Netflix berjudul Tomorrow. Drama yang diadaptasi dari Webtoon berjudul sama dan tayang sejak 25 Maret lalu ini punya keunikan sendiri. Tomorrow merupakan drama fantasi berlatar kehidupan dunia alam baka yang menceritakan tim khusus malaikat maut yang bertugas menangani manusia yang berusaha mengakhiri hidupnya sendiri.

Drama ini banyak mengajarkan kepada para penonton tentang menghargai arti kehidupan, lho. Selain karena kisah unik para malaikat maut, berikut beberapa alasan mengapa Tomorrow wajib banget kamu tonton.

#1 Karisma dan visual sempurna para pemeran utama

Salah satu yang menjadi daya tarik Tomorrow adalah karisma dari para tokoh yang memerankan malaikat maut. Diperankan oleh Kim Hee Sun, Rowoon, Lee Soo Hyuk, Yoon Ji On, dan aktor berbakat lainnya, membuat drama ini bertabur bintang.

Koo Ryeon dan Choi Jun Woong (Instagram Netflix Indonesia)

Kim Hee Sun berperan sebagai manajer utama dari Tim Manajemen Krisis bernama Koo Ryeon. Ia memiliki keunikan dengan rambut pink dan sifat dinginnya yang sebenarnya lembut. Ketua Koo diceritakan punya masa lalu misterius yang berhubungan dengan tugasnya di Jumadeung. Selain Kim Hee Sun, ada juga Rowoon yang berperan sebagai Choi Jun Woong. Jun Woong dikisahkan adalah seorang laki-laki yang berusaha mencari pekerjaan di tengah maraknya peran relasi dan orang dalam. Ada juga Lee Soo Hyuk yang memiliki peran ekstrem sebagai malaikat maut yang memiliki tugas menggiring para arwah.

Dilihat dari kumpulan pemerannya saja sudah kelihatan kan betapa menariknya drama ini? Visual dan karakter unik dari setiap pemain membuat drama ini semakin menarik untuk ditonton.

#2 Kisah unik dengan setting alam baka

Seperti yang sudah saya beberkan di atas, Tomorrow mengisahkan kehidupan para malaikan maut di Jumadeung yang dipimpin oleh Kaisar Giok (Kim Hae Sook). Para malaikat maut ini punya tugas masing-masing seperti Tim Manajemen Krisis yang bertugas menyelamatkan nyawa orang-orang yang hendak bunuh diri, Tim Video yang bertugas mengedit perjalanan hidup tiap manusia, Tim Manajemen Pemandu yang bertugas memandu arwah orang-orang yang telah meninggal, Tim Teknis yang bertugas membuat aplikasi di Jumadeung, hingga Tim Pembukuan Arwah. Sudah kayak perusahaan saja, ya?

#3 Makna cerita yang relate dan dalam

Alur cerita dari Tomorrow menceritakan kisah dari sebuah tim yang bertugas untuk menyelamatkan orang-orang yang berusaha mengakhiri hidupnya sendiri. Faktanya, latar belakang dari cerita tersebut terinspirasi dari banyaknya kasus bunuh diri di Korea. Bahkan dalam dialognya, salah satu tokoh mengatakan bahwa sangat memalukan lantaran Korea berada di tingkat teratas dalam kasus bunuh diri. Alasan bunuh diri yang diceritakan juga menggambarkan realita kehidupan masyarakat di sana, seperti kasus bullying dan kisah seorang murid yang terus gagal dalam ujian masuk akademi kepolisian.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Para malaikat maut bekerja keras untuk menyelamatkan orang-orang dari upaya bunuh diri (Unsplash.com)

Selain itu, drama ini juga memberikan perspektif baru bagi para penonton terkait stigma orang yang mengalami depresi atau berkeinginan untuk mengakhiri hidupnya. Banyak stigma yang mengatakan bahwa orang dengan keadaan tersebut adalah orang yang lemah, merasa paling sengsara, kurang iman, dll. Nyatanya, pemikiran orang tidak sesederhana itu karena masa lalu dan ketahanan setiap orang dalam menghadapi masalah selalu berbeda.

Kim Tae Yoon dan Sung Chi Wook selaku sutradara dari Tomorrow juga mengatakan bahwa mereka berusaha keras menyampaikan ketulusan cerita dalam Webtoon untuk ditampilkan dengan baik dalam drama. Judul dari drama ini juga diharapkan dapat memberikan sebuah harapan bagi orang-orang yang mengalami kesulitan hidup dan terus mengalami kegagalan bahwa pasti akan ada hari esok yang lebih cerah dalam hidup.

#4 Sinematografi dunia malam yang apik

Salah satu kekuatan dari drama Korea adalah sinematografi dan warna paletnya yang cantik. Dari segi teknis, drama Tomorrow sudah tidak perlu diragukan lagi. Efek khusus pergerakan kamera yang memukau serta lighting terang khas berwarna merah dan hijau dari gedung-gedung dan keramaian dunia malam begitu memanjakan mata penonton. Color grading dengan warna pastel yang hangat sangat mampu menggambarkan kehangatan, kegelapan, rasa sakit dari kehidupan manusia sekaligus kehidupan misterius dari alam baka.

Kebanyakan berlatar malam hari (Unsplash.com)

Drama fantasi yang menghadirkan cerita unik ini pastinya seru dan wajib banget untuk ditonton. Tak jarang akan menguras habis air mata, jadi siapkan tisu saat menonton, ya. Tapi sebaliknya, drama Tomorrow memiliki trigger warning tentang suicide dan bullying, jika kamu merasa tidak nyaman dengan tema ini, sayang sekali serial ini tidak cocok untuk kamu tonton.

Penulis: Tifani Nurmalawidia
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 6 Drama Korea yang Overrated.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 April 2022 oleh

Tags: drama koreamalaikat mautTomorrow
Tifani Nurmalawidia

Tifani Nurmalawidia

Mahasiswa Ekonomi tahun akhir.

ArtikelTerkait

Drakor Memang Tidak Cocok dan Sulit Menghibur Penonton Indonesia terminal mojok.co

The World of the Married Episode 13: Sinopsis dan Komentar

16 Mei 2020
Profil dan Biodata Pemeran Utama Mask Girl dan Behind Your Touch, 2 Drakor Terpopuler di Netflix Saat Ini

Profil dan Biodata Pemeran Utama Mask Girl dan Behind Your Touch, 2 Drakor Terpopuler di Netflix Saat Ini

3 September 2023
4 Alasan Twenty Five Twenty One Wajib Ditonton Terminal Mojok

4 Alasan Drama Korea Twenty Five Twenty One Wajib Ditonton

18 Februari 2022
Drakor Memang Tidak Cocok dan Sulit Menghibur Penonton Indonesia terminal mojok.co

Drakor Memang Tidak Cocok dan Sulit Menghibur Penonton Indonesia

1 Januari 2021
12 Pasangan Abnormal dan Nggak Masuk Akal dalam Drama Korea (Unsplash.com)

12 Pasangan Abnormal dan Nggak Masuk Akal dalam Drama Korea

6 April 2022
Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married

6 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online Mojok.co

Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online

9 Juni 2026
Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

7 Juni 2026
Selempang Cum Laude untuk Wisuda: Penting, tapi Tidak Sepenting Itu biaya wisuda, malang, kampus di malang

Dulu Wisuda Milik Sarjana, Kini Dirayakan di Setiap Jenjang, dan Itu Tak Masalah, tapi Ada yang Lebih Penting

8 Juni 2026
Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang Mojok,co

Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang

5 Juni 2026
Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan Mojok.co

Turunan Silayur Ngaliyan Semarang Momok Pengendara yang Perlu Segera Dibereskan

5 Juni 2026
5 Rahasia yang Perlu Diketahui sebelum Membuka Warung Madura, Eksklusif dari Juragannya Langsung usaha warung

Punya Usaha Warung di Desa Harus Siap dengan Risiko Banyak Orang Ngutang yang Entah Kapan Dibayarnya

9 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.