Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

3 Salah Kaprah tentang Mabuk Perjalanan

Muhammad Arsyad oleh Muhammad Arsyad
18 Juli 2020
A A
salah kaprah penyebab mabuk perjalanan mojok.co

salah kaprah penyebab mabuk perjalanan mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Mabuk perjalanan sangat menyengsarakan. Orang lain bersuka cita liburan keliling kota, orang yang mabuk perjalanan sibuk muntah-muntah sepanjang jalan.

Mabuk di jalan biasanya disebabkan oleh gerakan kendaraan dan akan berhenti sendiri saat kendaraannya setop. Oleh karena mabuk perjalanan sering ditemukan, saya pengin cerita tentang tiga salah kaprah soal penyakit on the road ini.

#1 Orang yang biasa mabuk di jalan, naik transportasi apa pun pasti muntah

Nggak semua alat transportasi bikin mual penumpangnya. Saya sendiri sebagai bagian jamaah yang kerap mabuk perjalanan, tidak akan mabuk kalau naik mobil di jalan raya yang mulus dengan lalu lintas yang sepi. Tapi begitu mobil kena jalan yang macet, saya akan mulai merasa mual. Soalnya laju kendaraan jadi tersendat-sendat. Kadang digas, lain kondisi direm mendadak. Itulah sesungguhnya yang menyebabkan mual.

Begitu pula kapal. Saat naik kapal, sebagian orang akan muntah. Istilahnya mabuk laut. Tapi tak semua orang yang mabuk darat otomatis muntah-muntah saat naik kapal. Dalam beberapa kasus yang saya temui, teman dan kerabat yang mabuk darat malah nggak muntah ketika di atas kapal atau perahu.

Mereka termasuk saya malah berpeluang besar muntah ketika berada di dalam mobil. Di mana mobilnya melaju nggak konsisten. Jadi fiks yhaa, bukan karena jenis alat transportasinya, melainkan gerakan kendaraan selama melaju.

#2 Pasti karena masuk angin

Salah kaprah kedua adalah masuk angin. Plisss deh, masuk angin sama mabuk perjalanan itu beda kali. Ibarat pensil sama pulpen. Sekilas keduanya sama-sama bisa menghasilkan tulisan, tapi bahannya berbeda.

Masuk angin punya gejala dulu, sedangkan mabuk perjalanan nyaris tak memiliki gejala, selain terdiam beberapa saat sebagai penanda mau muntah. Masuk angin biasanya karena terlalu lama kena angin malam, kena AC, lembur, hujan-hujanan, atau kecapekan. Sedangkan orang sehat pun bisa tiba-tiba mabuk.

Lantaran berbeda, penanganannya juga beda. Ini yang kadang nggak dipahami orang lain, bahkan keluarga sendiri. Orang mabuk kok malah disuruh minum Tolak Angin, Antangin, Bintang Toedjoe, dan sebangsanya.

Baca Juga:

Jangan Naik Bus AKAS NR kalau Gampang Mabuk Perjalanan

Rekomendasi 6 Camilan Minimarket yang Bantu Cegah Mabuk Perjalanan

Ealah, bukannya membikin reda, obatnya pas masuk ke perut malah bingung apa yang mau dia sembuhkan. Beda server.

Sebetulnya menangani mabuk perjalanan simpel banget. Coba deh kendaraannya berhenti dulu dan orang yang mabuk turun. Kemudian muntah sampai tuntas. Jangan langsung masuk kendaraan lagi.

Istirahat dulu sejenak, tapi bukan tidur loh ya. Terus disuruh minum yang hangat-hangat, dengan aroma jahe nggak masalah, malah bagus. Terakhir, sebelum memantapkan diri naik kembali ke kendaraan, minum obat anti-mabuk perjalanan.

Obat anti-mabuk perjalanan efeknya jelas berbeda sama obat masuk angin. Kalau orang yang baru minum obat masuk angin biasanya beberapa saat setelahnya bakalan kentut. Sedangkan minum obat anti mabuk perjalanan, efek orang akan tertidur. Walhasil, tidur itulah yang membikin orang tertahan buat nggak mabuk perjalanan.

#3 Mabuk perjalanan pasti karena duduk di belakang

Saya sering dikasih tahu orang tua, supaya nggak mabuk perjalanan harus duduk di depan. Kata mereka duduk di belakang bisa memicu mabuk perjalanan.

Penasaran, saya pun mencari-cari informasinya di internet. Saya membaca sebuah artikel, duduk di belakang, baik di mobil atau bus ternyata memang bisa memicu mabuk kendaraan karena pergerakan roda dan keseimbangan otak.

Nyaris semua moda transportasi darat, termasuk bis, punya sistem kendali roda yang bergerak mengikuti setir. Sedangkan mesin akan lebih dominan menggerakkan roda belakang. Ketika berbelok penumpang yang duduk di depan nggak akan mengalami pusing sebab ikut bersama alur roda depan.

Sementara penumpang yang duduk di belakang terkena haluan mobil atau bus. Wajar kalau di medan yang berkelok, orang akan lebih cepat mabuk.

Namun saya juga sudah membuktikan posisi duduk tak berpengaruh signifikan. Duduk di depan, apalagi di sebelah sopir, juga berpotensi menimbulkan mabuk perjalanan. Karena di mana pun duduknya, kondisi yang dihadapi tetap sama: jalan macet.

Ketika ngerem mendadak, yang duduk di depan langsung sangat kerasa. Perut pun terguncang. Tiba-tiba mual begitu saja. Terlebih penumpang yang biasa mabuk macam saya, kemungkinan besar akan pusing melihat jalan raya yang berkelok-kelok.

Di belakang malah enak. Nggak lihat jalan berkelok atau tanjakan yang akan dilalui. Bisa tidur santai.

Waktu lalu, perjalanan ke Semarang naik bis, ada teman yang duduk di depan muntah-muntah. Saya yang langganan mabuk perjalanan duduk belakang malah nggak mual sama sekali. Teman-teman yang duduk di belakang pun sama. Mereka asyik aja tuh gitaran.

BACA JUGA 8 Cara Mengatasi Motion Sickness, Nomor 5 Jangan Dicoba ya! dan tulisan Muhammad Arsyad lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 18 Juli 2020 oleh

Tags: mabuk perjalanan
Muhammad Arsyad

Muhammad Arsyad

Warga pesisir Kota Pekalongan, penggemar Manchester United meski jarang menonton pertandingan. Gemar membaca buku, dan bisa disapa di Instagram @moeharsyadd.

ArtikelTerkait

Demi Apa pun, Jangan Lakukan 4 Hal Ini ke Orang yang Sedang Mabok Perjalanan terminal mojok.co

Demi Apa pun, Jangan Lakukan 4 Hal Ini ke Orang yang Sedang Mabuk Perjalanan

10 Desember 2020
Rekomendasi Pengharum Mobil selain Stella Jeruk yang Anti Bikin Mual terminal mojok.co

Rekomendasi Pengharum Mobil selain Stella Jeruk yang Anti Bikin Mual

17 April 2021
Posisi Duduk Terbaik dalam Mobil Travel Padang-Bukittinggi, Cocok buat yang Mabuk Perjalanan Terminal Mojok

Posisi Duduk Terbaik dalam Mobil Travel Padang-Bukittinggi, Cocok buat yang Mabuk Perjalanan

15 Agustus 2022
Pengalaman Mengajarkan Saya Mengatasi Sea Sickness alias Mabuk Laut terminal mojok.co

Pengalaman Mengajarkan Saya Mengatasi Sea Sickness alias Mabuk Laut

17 Januari 2021
Jangan Naik Bus AKAS NR kalau Mabuk Perjalanan Terminal Mojok

Jangan Naik Bus AKAS NR kalau Gampang Mabuk Perjalanan

5 Januari 2023
4 Kesalahan Interior Minimarket yang Bikin Pembeli Nggak Nyaman Berbelanja

Rekomendasi 6 Camilan Minimarket yang Bantu Cegah Mabuk Perjalanan

23 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jujur, Saya sebagai Mahasiswa Kaget Lihat Biaya Publikasi Jurnal Bisa Tembus 500 Ribu, Ditanggung Sendiri Lagi

Dosen Seenaknya Nyuruh Mahasiswa untuk Publikasi Jurnal, padahal Uang Mahasiswa Cuma Dikit dan Nggak Dikasih Subsidi Sama Sekali

17 Januari 2026
Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

Bakmi Krinjing, Kuliner Kulon Progo yang Kalah Pamor dari Bakmi Jawa tapi Sayang Dilewatkan Begitu Saja

14 Januari 2026
Panduan Tidak Resmi Makan di Angkringan Jogja agar Tampak Elegan dan Santun

Panduan Tidak Resmi Makan di Angkringan Jogja agar Tampak Elegan dan Santun

13 Januari 2026
Jalan Daendels Jogja Kebumen Makin Bahaya, Bikin Nelangsa (Unsplash)

Di Balik Kengeriannya, Jalan Daendels Menyimpan Keindahan-keindahan yang Hanya Bisa Kita Temukan di Sana

13 Januari 2026
5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

17 Januari 2026
4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita Mojok.co

4 Momen Beloon Jarjit di Serial TV Upin Ipin yang Malah Menghidupkan Cerita

18 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.