3 Rekomendasi Serial Pahlawan Super dengan Konflik yang Membumi – Terminal Mojok

3 Rekomendasi Serial Pahlawan Super dengan Konflik yang Membumi

Artikel

Barangkali kita sudah terlalu lumrah dengan cerita fiksi pahlawan super yang berjuang memberantas kejahatan, seperti Superman dari DC, Spider-Man dari Marvel, hingga yang lokal Indonesia seperti Gundala dan Si Buta dari Gua Hantu. Mereka cukup dekat dalam dunia hiburan yang dikonsumsi manusia dari zaman ke zaman, mulai dari komik, film animasi, hingga live action yang sedang ramai dibicarakan akhir-akhir ini. Dengan kelebihannya masing-masing, motif mereka tetap sama: membela kebenaran seharusnya mampu menginspirasi penggemarnya dalam kehidupan nyata.

Seiring waktu berlalu, narasi pahlawan super yang membela kebenaran tentu terasa semakin membosankan bagi penggemar cerita fiksi. Terlebih, beberapa karakter digambarkan terlalu sempurna berikut kelebihannya yang hanya dapat diimpikan semata bagi manusia biasa. Oleh karena itu, muncul cerita baru dengan alur cerita yang berbeda demi menerabas batasan ideal tersebut. Alih-alih membasmi kejahatan, mereka memiliki permasalahan tersendiri hingga menimbulkan masalah baru bagi sekitarnya. Berikut rekomendasi cerita pahlawan super yang menjadi penjahat dalam ceritanya sendiri.

The Boys

Bercerita tentang sekelompok manusia biasa yang berkomplot untuk melawan kelompok superhero bernama The Seven. Meskipun dianggap sebagai penjahat karena melawan pahlawan super, mereka sebenarnya adalah orang-orang yang pernah menjadi korban atas tindakan para pahlawan super yang semena-mena dengan kekuatannya. Konflik antara mereka juga dibuat sebrutal mungkin untuk mengembangkan sisi liar manusia jika mempunyai kekuatan super dan mampu berbuat sesukanya.

Berawal dari komik, kisah pahlawan super yang kacau ini telah diadaptasi menjadi series sejak 2019 hingga berjalan beberapa musim. Salah satu tokoh pahlawan super yang sekaligus menjadi sorotan utama dalam cerita ini adalah Homelander. Ia digambarkan memiliki kekuatan layaknya Superman, baik kemampuan dan daya tahan fisik hingga tembakan laser dari mata. Akan tetapi, ia digambarkan sangat keji, narsistik, egois, dan jauh dari ciri kepahlawanan pada umumnya.

Kondisi mental yang lemah dan masa lalunya yang kelam membuat Homelander menjadi mimpi buruk jika pahlawan super tidak benar-benar berpegang kepada moral dan keadilan. Sesekali ia digambarkan lepas dari tanggung jawabnya sebagai pahlawan, terkadang bertingkah seperti anak kecil, hingga tak ragu memanfaatkan kekuatannya untuk mengintimidasi orang lain demi keuntungannya sendiri. Tentu saja, siapkan mental yang kuat ketika menontonnya.

Invincible

Kisah yang satu ini sebenarnya berpusat kepada tokoh bernama Mark Grayson yang menjadi pahlawan super dengan nama Invincible. Seiring berkembangnya cerita, ia dihadapkan dengan berbagai masalah, terutama menyangkut asal-usul dari ayahnya yang ternyata berasal dari ras alien Viltrumite. Ayahnya sendiri sudah lebih dahulu berada di bumi sebagai pahlawan dengan nama Omni-Man dengan kekuatan layaknya dewa yang abadi.

Kisah komik yang telah mendapatkan adaptasi film animasi pada 2021 ini cukup mendapat sorotan karena menampilkan sisi pahlawan yang tidak biasa. Omni-Man ternyata hanya berpura-pura menjadi pahlawan di bumi agar ras Viltrumite dapat menguasai bumi dan seluruh umat manusia. Invincible tentu dihadapkan dengan konflik yang rumit sejak harus bertarung melawan ayahnya sendiri. Omni-Man sendiri sudah lebih dahulu membantai seluruh rekannya yang tergabung dalam The Guardians of the Globe. Ia kemudian menghajar anaknya sendiri hingga babak belur, namun justru merasa ragu dan akhirnya memutuskan pergi dari bumi untuk sementara waktu. Tentunya musim selanjutnya dari Invincible akan melanjutkan kisah yang dramatis dan tak kalah brutal sehingga patut untuk dinantikan.

Jupiter’s Legacy

Tayangan seri televisi ini berfokus dalam kisah satu kelompok pahlawan super bernama The Union of Justice yang telah mencapai umur tuanya. Selama masa jayanya, kelompok ini berusaha menegakkan kebenaran dan keadilan layaknya pahlawan super pada umumnya. Alih-alih berfokus mewariskan perjuangan, mereka justru dihadapkan dengan konflik dengan generasi mereka selanjutnya karena masalah perbedaan prinsip dan standar sebagai pahlawan super.

Berbeda dengan Invincible yang memang telah mengidamkan sosok pahlawan super seperti ayahnya, regenerasi kepahlawanan dalam kisah ini menjadi rumit dengan dibumbui aspek dramatis keluarga. Keluarga Sheldon menjadi fokus utama dalam masalah pewarisan kepahlawanan ini karena anak-anak mereka justru tidak mendapatkan perhatian yang selayaknya dari orang tuanya.

Kisah pahlawan super dalam rekomendasi tersebut tentunya menampilkan sisi lain r ketika berhadapan dengan masalah-masalah layaknya manusia biasa. Tentunya tidak hanya berdampak dalam kehidupan pribadi, tetapi juga perjalanan mereka yang seharusnya menjadi teladan bagi penggemarnya.

Sumber gambar: YouTube Zebra Group Films

BACA JUGA ‘The Boys’: Series Superhero yang Bikin Saya Mencintai Eksistensi Saya sebagai Manusia Biasa dan tulisan Ahmad Sulton Ghozali lainnya.

Baca Juga:  Film India Jadul yang Wajib Ditonton Mahfud MD selain 'Dilwale'
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.



Komentar

Comments are closed.