Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kecantikan

3 Produk Kosmetik yang Saya Beli dan Berakhir Jadi Pajangan

Nuriel Shiami Indiraphasa oleh Nuriel Shiami Indiraphasa
6 Juni 2022
A A
3 Produk Kosmetik yang Saya Beli dan Berakhir Jadi Pajangan

3 Produk Kosmetik yang Saya Beli dan Berakhir Jadi Pajangan (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Fitrah makeup adalah untuk memperindah wajah, mengubah komuk yang pucat pasi menjadi lebih merona. Namun siapa kira, ternyata ada produk kosmetik yang lebih berfungsi untuk dipelototin ketimbang dipakai setiap hari. 

Awalnya saya pikir menggunakan produk kosmetik itu bukan perkara yang sulit. Saya sering menonton banyak tutorial merias wajah, tapi nggak pernah dipraktikkan. Prasangka “merias wajah itu mudah” terus menancap di otak ini, sampai pada suatu hari saya mencoba untuk menggambar alis. 

Alamak doger, bukannya presisi, alis saya malah membentuk persegi nggak karuan. Bukannya terlihat usai dipoles pensil alis, eh, malah terkesan kayak habis ditemplokin lego blok hitam. Duh.

Berangkat dari pengalaman “ajaib” tersebut, saya nggak berani lagi meremehkan produk kosmetik dan perihal merias wajah. Saya belajar bahwa banyak produk kosmetik yang mesti saya cobain di luar sana dan skill merias wajah saya harus berkembang. Saya pun mulai membeli produk kosmetik dari yang berfungsi untuk makeup harian hingga heavy makeup.

Saya mencoba mengakrabi apa itu eyeliner, bronzer, highlighter, maskara, eyeshadow, primer, contour, hingga blush on. Saya juga mulai membuat daftar foundation yang bisa saya pakai setiap hari hingga foundie yang hanya bisa digunakan untuk event tertentu. 

Semakin belajar, semakin saya mengerti. Skill merias wajah saya memang berkembang, tapi tingkat kepercayaan diri untuk berdandan full makeup di setiap perjalanan jadi menciut. Produk kosmetik yang saya pakai juga kian mengerucut. Dari semua produk yang saya beli, ujung-ujungnya saya cuma pakai yang ringan seperti pensil alis, BB cream, bedak, dan gincu ombre. Sisanya benar-benar cuma dilihatin hingga berdebu seperti tiga produk berikut:

#1 Eyeliner

Produk kosmetik yang satu ini mulai saya minimalisir penggunaannya. Awalnya saya merasa oke-oke saja pakai eyeliner ke mana-mana. Tapi setelah banyak ngaca, kok jadi rada gimana gitu. Bukan apa-apa, soalnya model eyeliner yang sering saya pakai itu catwing. Iya, yang matanya dibikin njengat gitu. 

Pilihan pada model catwing itu lantaran bikin mata saya terlihat tajam. Tapi sayang, makin tua ke sini, saya merasa urgensi untuk pakai eyeliner kian berkurang, apalagi dengan model catwing. Saya jadi malu.

Baca Juga:

Kalau Kosmetik Punya Zodiak, Viva Itu Capricorn. Nggak Banyak Gaya, tapi Bisa Diandalkan

Membongkar Rahasia Viva Cosmetics yang Harga Bedak Sachet-nya Lebih Murah daripada Bayar Parkir 2 Ribu!

Belum lagi kalau ternyata panjang wing kanan dan kiri berbeda. Hadeh, makin merusak makeup yang sudah jadi. BB cream yang sudah menempel di kulit mau nggak mau ikutan kebusek, hilang. Bedaknya pun bernasib serupa. Area yang kebusek tadi jadi berbeda warna dengan area kulit yang lain. Walah, pokoknya berisiko banget, apalagi kalau sedang buru-buru.

Mau nggak mau, eyeliner jadi barang nomor wahid yang vakum dan berakhir hanya dilihatin di rak makeup saya.

#2 Bronzer

Bronzer adalah produk kosmetik yang saya beli ketika mau wisuda beberapa waktu lalu. Kebetulan saya dandan sendiri dan dengan pedenya saya memberanikan diri berpikiran, “Ah, nggak papa beli bronzer. Toh, nanti dipakai tiap hari!”

Padahal? Ck, boro-boro dipakai tiap hari, seingat saya bronzer yang saya beli itu cuma dipakai waktu wisuda. Selebihnya saya pakai tipiiisss saja untuk keperluan makeup harian. Dan akhirnya lama-lama bronzer itu teronggok begitu saja jadi pajangan.

#3 Eyeshadow

Produk kosmetik terakhir yang saya beli dan berakhir jadi pajangan adalah eyeshadow. Semenjak fungsinya bisa diganti dengan liptint atau lipcream nude, eyeshadow yang saya miliki mangkrak di rak makeup. Dia berdebu nggak karuan. Mau pakai untuk makeup harian, tapi saya belum siap kudu touch up tiap habis wudu. Takut dibilang, “Wah, muka lu jadi pelong gitu, Ndi, habis kena air!” 

Akhirnya eyeshadow saya jarang terpakai. Selain itu, sejujurnya agak mager juga buat pakai eyeshadow untuk makeup harian. Sebenarnya pengaplikasiannya mudah, tapi kadang saya dibikin capek dengan perasaan, “Ini kemenoran nggak, ya?”, “Rapi nggak, ya?”, dst. 

Daripada ketinggalan KRL tiap pagi, mending nggak eyeshadow-an lah~

Penulis: Nuriel Shiami Indiraphasa
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Apa sih Bedanya Makeup Mahal dan Murah?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 6 Juni 2022 oleh

Tags: bronzereyelinereyeshadowproduk kosmetik
Nuriel Shiami Indiraphasa

Nuriel Shiami Indiraphasa

Jangan terlalu ngambis, nanti malah nangis.

ArtikelTerkait

7 Rekomendasi Kuteks Peel Off, Aman Dipakai Muslimah Terminal Mojok

7 Rekomendasi Kuteks Peel Off, Aman Dipakai Muslimah

7 Desember 2022
Membongkar Rahasia Viva Cosmetics yang Harga Bedak Sachet-nya Lebih Murah daripada Bayar Parkir 2 Ribu!

Membongkar Rahasia Viva Cosmetics yang Harga Bedak Sachet-nya Lebih Murah daripada Bayar Parkir 2 Ribu!

9 September 2024
Toko Kosmetik Tanpa Beauty Advisor (BA) Ambyar! Pembeli Kabur Semua

Toko Kosmetik Tanpa Beauty Advisor (BA) Ambyar! Pembeli Kabur Semua

1 Desember 2023
4 Rekomendasi Cushion Lokal Terbaik dengan Harga di Bawah Rp100 Ribu, Bikin Wajah Auto Glowing

4 Rekomendasi Cushion Lokal Terbaik dengan Harga di Bawah Rp100 Ribu, Bikin Wajah Auto Glowing

3 Oktober 2023
Kalau Kosmetik Punya Zodiak, Viva Itu Capricorn. Nggak Banyak Gaya, tapi Bisa Diandalkan

Kalau Kosmetik Punya Zodiak, Viva Itu Capricorn. Nggak Banyak Gaya, tapi Bisa Diandalkan

22 April 2025
10 Eyeshadow Palette Murah dan Bagus di Bawah 30 Ribu Terminal Mojok

10 Eyeshadow Palette Murah dan Bagus di Bawah 30 Ribu

5 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

3 Keunggulan Kereta Api Eksekutif yang Tidak Akan Dipahami Kaum Mendang-Mending yang Naik Kereta Ekonomi

17 Januari 2026
Ilustrasi Hadapi Banjir, Warga Pantura Paling Kuat Nikmati Kesengsaraan (Unsplash)

Orang Pantura Adalah Orang Paling Tabah, Mereka Paling Kuat Menghadapi Kesengsaraan karena Banjir

14 Januari 2026
KA Sri Tanjung, Penyelamat Mahasiswa Jogja Asal Banyuwangi (Wikimedia)

Pengalaman Naik Kereta Sri Tanjung Surabaya-Jogja: Kursi Tegaknya Menyiksa Fisik, Penumpangnya Menyiksa Psikis

13 Januari 2026
Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

Menerima Takdir di Jurusan Keperawatan, Jurusan Paling Realistis bagi Mahasiswa yang Gagal Masuk Kedokteran karena Biaya

14 Januari 2026
Polban, "Adik Kandung" ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

Polban, “Adik Kandung” ITB Tempat Mahasiswa Jenius tapi Kurang Hoki

18 Januari 2026
Mahasiswa UT Lulus Bukan untuk Pamer, tapi untuk Bertahan Hidup

Mahasiswa UT Lulus Bukan untuk Pamer, tapi untuk Bertahan Hidup

20 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.