Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Fesyen

3 Modifikasi Sandal Swallow untuk Mencegah Ghosob

M. Guntur Rahardjo oleh M. Guntur Rahardjo
7 Oktober 2021
A A
3 Modifikasi Sandal Swallow yang Sering Saya Jumpai di Asrama untuk Mencegah Ghosob terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Sandal Swallow rentan dimaling orang? Coba modifikasi sandalmu dengan 3 cara berikut!

Tamat SMP pada 2018, saya melanjutkan sekolah ke salah satu madrasah aliyah di Kota Muaro Jambi. Jaraknya sekitar 8 jam dari rumah saya. Madrasah ini adalah madrasah boarding school alias madrasah yang menganut paham asrama. Jadi, para siswa harus tinggal dan melanjutkan hidup di asrama, dan ini sifatnya wajib, bukan sunah muakkad. Mau nggak mau, ya saya harus tinggal di asrama.

Hal pertama yang saya lakukan ketika sampai di asrama adalah menjaga sebaik-baiknya dan sebenar-benarnya sandal milik saya. Kenapa ngurusin sandal? Karena sandal merupakan salah satu dari top three barang yang selalu hilang, entah hilang karena dicuri atau di-ghosob. Sebenarnya saya nggak terlalu paham artinya, tapi berdasarkan pengalaman, ghosob itu meminjam barang orang lain tanpa izin terlebih dulu. Sebenarnya kayak mencuri, tapi biasanya kalau ghosob, barangnya tetap dikembalikan dan bahasanya terdengar lebih sopan.

Namun, walau sudah dikembalikan, barang kita bakal hilang lagi nanti. Ada beberapa jenis penghosob yang mengembalikan barang curiannya, kemudian mengulangi perbuatannya lagi. Pelakunya biasanya teman seangkatan atau malah kakak kelas. Dan dari sekian banyak barang, sandal paling sering di-ghosob, apalagi sandal Swallow.

Memang sandal Swallow ini terkenal sekali di Indonesia. Bentuknya yang sederhana, perpaduan warnanya yang netral, harganya yang murah, dan bahannya yang empuk bikin nyaman pemakainya. Makanya ia jadi pilihan banyak orang tak terkecuali para siswa di asrama saya. Sayangnya, saking jadi primadona, sandal Swallow ini jadi banyak sekali ditemukan di asrama. Bentuknya sama semua pula! Oleh sebab itu, saya dan beberapa teman memodifikasi sandal Swallow kami supaya lebih mudah ditemukan seandainya sandal tersebut di-ghosob orang.

#1 Diberi nama dengan spidol permanen

Ini adalah cara pertama yang pernah saya gunakan dan lumayan sering diterapkan oleh teman-teman lain. Cara ini gampang banget. Cukup cari spidol permanen, lalu tuliskan namamu besar-besar di bagian putih sandalnya. Ada juga sih yang memilih menulis di bagian samping sandal.

Sayangnya, cara ini tetap memiliki risiko di-ghosob yang sangat besar. Tinta spidol permanen memang susah dihapus, namun apabila sering terkena pijakan kaki, lama-kelamaan akan memudar dengan sendirinya. Nama di sandalmu paling lama hanya bertahan lima hari, setelah itu pasti pas di-ghosob orang nggak bakal ketahuan. Saya sudah dua kali pakai cara ini dan kapok.

#2 Mengikat karet di tali sandal

Ini merupakan modifikasi yang cukup sering ditemukan dan lumayan efektif untuk menghindari ghosob ketimbang menulis nama. Selama karet masih menempel di tali sandal, sandal Swallow milikmu akan mudah dikenali, risiko di-ghosob pun hanya 40 persen. Saya sudah membuktikannya sendiri. Sekitar lima bulanan sandal saya tidak di-ghosob. Kalaupun di-ghosob, saya mudah mengenali karena ada tanda karetnya. Namun, kalau kamu ingin menerapkan cara ini, saran saya ikat karet dengan kuat supaya nggak mudah lepas. Kalau bisa pakai tiga hingga lima karet.

Baca Juga:

Asrama Unsoed Purwokerto Nggak Cocok buat Mahasiswa Teknik dan Kedokteran

4 Alasan Nggak Betah Kuliah di UIN Palembang

#3 Mengukir motif dengan cutter

Modifikasi ini adalah jenis modifikasi terlangka yang pernah saya lihat di asrama. Yang punya sandal Swallow dengan modifikasi ini hanya lima atau enam orang di asrama. Mengapa? Karena prosesnya sangat sulit dan butuh waktu yang lama.

Awalnya, teman-teman saya membuat sembarang motif di badan sandal mereka. Entah itu huruf, angka, nama, bahkan simbol-simbol aneh dengan spidol. Setelah itu motif yang ditulisi spidol itu akan dipotong pinggirannya menggunakan cutter atau benda tajam. Sulit dan ribet memang. Tapi, cara ini sangat efektif ketimbang mengikat karet dan menulis nama. Modifikasi ini menjadikan sandal Swallow terlihat keren dan menimbulkan kesan “garang”. Risiko untuk di-ghosob pun kecil sekali, hanya 10 persen.

Sekilas mungkin memang terdengar berlebihan jika harus memodifikasi sandal yang kita miliki, namun itulah fakta yang terjadi di lapangan. Eksistensi sandal Swallow harus dipertahankan apa pun risikonya.

Buat kamu yang dulu suka menghosob sandal Swallow orang lain atau sampai sekarang masih suka melakukannya, bertobatlah, Bung. Dan buat kamu yang sedang di asrama dan memiliki sandal Swallow, segera amankan dengan 3 modifikasi di atas.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 Oktober 2021 oleh

Tags: asramamencurisandal swallow
M. Guntur Rahardjo

M. Guntur Rahardjo

Mahasiswa pendidikan yang memiliki cita-cita mencapai kemandirian dan kesejahteraan hidup.

ArtikelTerkait

4 Alasan Nggak Betah Kuliah di UIN Palembang Mojok.co

4 Alasan Nggak Betah Kuliah di UIN Palembang

16 November 2023
Belajar Ilmu Investigasi Saat Berupaya Menemukan Maling di Asrama

4 Hal yang Bikin Tinggal di Asrama itu Nggak Enak

25 Juni 2020
Asrama Unsoed Purwokerto Nggak Cocok buat Mahasiswa Teknik dan Kedokteran

Asrama Unsoed Purwokerto Nggak Cocok buat Mahasiswa Teknik dan Kedokteran

22 Maret 2025
Kalau Dora Mau Lebih Peka, Swiper Pasti Nggak Akan Mencuri Terus! terminal mojok.co

Kalau Dora Mau Lebih Peka, Swiper Pasti Nggak Akan Mencuri Terus!

30 September 2021
Belajar Ilmu Investigasi Saat Berupaya Menemukan Maling di Asrama

Cara Menemukan Maling di Asrama dengan Ilmu Investigasi Sederhana

2 Oktober 2020
Suka Duka Pakai Sandal Swallow 05 D, Sandal Sejuta Umat terminal mojok.co sandal jepit sehun exo

Suara Dari Aktivis Sandal Swallow

18 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial yang Cerdas Mojok.co

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

7 April 2026
Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

Tas ASUS Adalah Tas Terbaik dan Paling Awet yang Pernah Saya Pakai

9 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Gagal Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Dicap Tak Punya Masa Depan tapi Malah Hidup Tenang
  • KKN Itu Menyenangkan, yang Bikin Muak adalah Teman yang Jadi Beban Kelompok dan Warga Desa yang “Toxic”
  • Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas
  • Evolusi Kelelawar Malam di Album “Kesurupan”: Menertawakan Hantu, Melawan Dunia Nyata
  • Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina
  • Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.