Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

3 Kesalahan Parkir Motor di Dalam Rumah yang Sebaiknya Dihindari

Rahadian oleh Rahadian
22 Juli 2022
A A
3 Kesalahan Parkir Motor di Dalam Rumah Terminal Mojok

3 Kesalahan Parkir Motor di Dalam Rumah (Kornelius Khrisna Tedjo/Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah mengendarai motor untuk mobilitas seharian, biasanya orang akan pulang ke rumah dan memarkirkan motornya di dalam rumah. Tentu saja dengan tujuan agar kendaraan roda dua ini berada di tempat yang aman.

Sayangnya, nggak sedikit orang yang kurang memahami cara memarkir motor yang benar di rumah. Berdasarkan pengalaman pribadi dan orang-orang terdekat setidaknya ada tiga kesalahan yang kerap dilakukan saat memarkir motor di rumah. Berikut daftarnya.

#1 Nggak menggunakan standar tengah

Seperti yang sudah kita ketahui, ada dua jenis standar pada motor, yakni standar tengah dan standar samping. Standar samping biasanya digunakan apabila motor diparkir dalam waktu sebentar. Sementara standar tengah sebenarnya dipakai kalau motor diparkir dalam waktu yang lama. Nggak sedikit pengendara motor yang kurang memahami fungsi kedua standar tersebut.

Menggunakan standar tengah sebenarnya juga menjaga performa motor. Standar tengah membuat motor berada dalam posisi tegak. Lantaran posisi motornya tegak, oli mesin akan menyebar lebih merata sehingga akan melumasi seluruh bagian mesin. Motor akan terasa lebih enak saat dikendarai. Oleh karena itu, jika memarkirkan motor di rumah, terlebih dalam waktu yang cukup lama, sebaiknya gunakan standar tengah.

Memarkirkan motor dalam posisi tegak juga dapat menghemat ruang. Makanya di tempat parkir, motor-motor biasanya diparkir dalam posisi tegak menggunakan standar tengah. Jadi, kalau rumah kalian berukuran kecil, memarkir motor dengan standar tengah adalah keputusan yang sangat tepat.

#2 Nggak memberi alas pada ban depan jika motor diparkir di atas keramik

Seperti yang saya jelaskan pada poin sebelumnya, sebaiknya gunakan standar tengah saat memarkirkan motor di dalam rumah. Jangan lupa untuk mengalasi ban depan agar ban nggak mengenai keramik secara langsung. Saat malam hari, keramik terasa lebih dingin, udara pada ban motor akan menyusut apabila ban berada di atas permukaan dingin. Kalau terlalu banyak volume udara yang menyusut pada ban depan, sudah pasti kita harus memompanya.

Saat awal punya motor, saya sering mendapati ban motor bagian depan kempes di pagi hari. Setelah bertanya pada montir langganan, ternyata menurut keterangan blio penyebabnya adalah ban depan motor saya yang langsung menempel dengan keramik rumah. Jadi, biar nggak mudah kempes, ban depan sebaiknya diberi alas.

#3 Meninggalkan kunci tergantung pada motor

Motor yang diparkir di dalam rumah memang aman. Tapi, bukan berarti kita bebas meninggalkan kunci tergantung pada motor begitu saja. Beberapa orang memang ada yang sengaja meninggalkan kunci tergantung di motor. Tujuannya agar saat ingin mengendarai motor, dia nggak perlu repot-repot mencari kunci motor. Lah, yang jadi masalah, kalau misalnya ada maling masuk menyelinap ke dalam rumah, bukan nggak mungkin motor bisa jadi barang yang pertama dibawa kabur.

Baca Juga:

5 Rekomendasi Motor yang Bikin Tukang Parkir Segan kepadamu

4 Mall di Surabaya yang Paling Nggak Ramah Pengendara Motor, Mall Elite Parkiran Motor Sulit

Salah seorang teman saya ada yang punya kebiasaan meninggalkan kunci tergantung di motor saat motornya parkir di dalam rumah. Dini hari, teman saya terbangun lantaran ada suara mencurigakan dari ruang tengah rumahnya. Begitu dia menyalakan lampu, maling yang masuk ke rumahnya terlihat sedang berusaha mengeluarkan motor teman saya ini. Teman saya berteriak. Untungnya maling yang kaget langsung kabur meski dia sudah hampir membawa motor teman saya ini. Sejak saat itu, teman saya kapok meninggalkan kunci motornya tergantung begitu saja sekalipun ada di dalam rumah.

Apakah kalian pernah melakukan salah satu dari tiga kesalahan di atas? Kalau ya, nggak ada salahnya mengubah kebiasaan kalian. Tentu saja demi kendaraan kesayangan.

Penulis: Rahadian
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Membela Imbauan Jangan Pakai Sandal Jepit ketika Bawa Motor.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 22 Juli 2022 oleh

Tags: Kesalahanparkir motor
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

Derita Mahasiswa Untidar Magelang: Lahan Parkir Sedikit, Cari Parkiran Sulit

Derita Mahasiswa Untidar Magelang: Lahan Parkir Sedikit, Cari Parkiran Sulit

5 Maret 2024
Tukang Parkir Liar Nggak Hanya Bikin Pengendara Sebel, tapi Juga Bikin Pengusaha Kecil Bangkrut tempat parkir ilegal tukang parkir atm, capres surabaya bogor, kota malang polisi cepek qris parkir indomaret

Seharusnya Sekolah Bikin Parkir Motor Khusus Siswa, Siswa Berhak Tenang dan Bebas dari Pungutan Parkir Liar!

27 Maret 2024
3 Kesalahan Sopir Bus Doa Ibu

3 Kesalahan Sopir Bus Doa Ibu yang Merugikan Penumpang dan Pengendara Lain

7 Juli 2023
Suara Hati Anak Haram: Berhentilah Mengaitkan Saya dengan Dosa yang Tidak Saya Lakukan dan Jelas Tidak Saya Inginkan

Suara Hati Anak Haram: Berhentilah Mengaitkan Saya dengan Dosa yang Tidak Saya Lakukan dan Jelas Tidak Saya Inginkan

16 Maret 2024
Pengendara Motor Adalah Kasta Ketiga di Tempat Parkir Mal Mewah Jakarta terminal mojok.co

Pengendara Motor Adalah Kasta Ketiga di Tempat Parkir Mal Mewah Jakarta

10 Februari 2021
3 Kesalahan yang Sering Dilakukan Penjahit Baju Pemula Terminal Mojok

3 Kesalahan yang Sering Dilakukan Penjahit Baju Pemula

3 Desember 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan ke Mahasiswa Universitas Terbuka mahasiswa UT kuliah di UT

Saya Sempat Meremehkan Universitas Terbuka, Sampai Akhirnya Saya Menjalaninya Sendiri sambil Kerja

20 April 2026
4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026
Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup (Unsplash)

Nasi Uduk Itu Nostalgia, Nasi Padang Itu Strategi Bertahan Hidup

19 April 2026
UIN Malang dan UIN Jogja, Saudara yang Perbedaannya Kelewat Kentara

Biaya Hidup Murah, Denah Kampus Mudah Adalah Alasan Saya Masuk UIN Malang

19 April 2026
Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-Sama Terlupakan  Mojok.co

Cisarua Bogor dan Cisarua Bandung Barat: Dua Daerah yang Beda, tapi Nasibnya Sama-sama Terlupakan 

17 April 2026

Di Balik Cap Manja, Anak Bungsu Sebenarnya Dilema antara Kejar Cita-cita atau Jaga Ortu karena Kakak-kakak Sudah Berumah Tangga 

17 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami
  • Campus League Musim 1: Kompetisi Olahraga Kampus untuk Fondasi Masa Depan Atlet Mahasiswa, Menempa Soft Skills Krusial
  • Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University
  • Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan karena Kemiskinan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja
  • Soft Living, Gaya Hidup Gen Z yang Memilih Menyerah tapi Tenang ketimbang Mengejar Mimpi “Besar” Tak Pasti
  • 3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.