Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

4 Kebiasaan Buruk yang Bikin Toko Kelontong Bangkrut

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
10 November 2022
A A
Kesaktian dan Keunikan Warung Madura di Tengah Gemerlapnya Ibu Kota

Kesaktian dan Keunikan Warung Madura di Tengah Gemerlapnya Ibu Kota (Onyengradar via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Belanja di toko kelontong bagi sebagian besar masyarakat kita masih menjadi primadona. Meski swalayan serta minimarket yang bertaburan di mana-mana, nyatanya toko kelontong masih memiliki ruang tersendiri di hati sebagian orang. Hanya saja, toko kelontong ini merupakan tempat usaha yang masuk nominasi sebagai usaha yang rawan mengalami kebangkrutan alias gulung tikar.

Jika kita perhatikan sejenak, ada banyak toko kelontong di sekitar kita yang akhirnya tutup. Berdasarkan pengamatan serta riset kecil-kecilan setelah melakukan sesi wawancara dengan beberapa pemilik toko kelontong yang bangkrut, akhirnya saya merumuskan bahwa ada beberapa kebiasaan yang akhirnya membuat usaha toko kelontong ini gulung tikar.

ADVERTISEMENT

Berikut beberapa kebiasaan tersebut:

#1 Jam operasional tak konsisten

Banyak orang yang mengira kalau menjalankan usaha pribadi kayak gini tuh enak, waktunya fleksibel dan bisa buka tutup semaunya sendiri. Tidak seperti halnya para karyawan yang jam kerjanya sudah ditentukan. Kadang hari ini buka, besok tutup. Hari buka jam tujuh, besok buka jam sembilan. Hari ini tutup enam sore, besok tutup jam tiga sore. Mereka menganggap hal seperti itu lumrah.

Dan ternyata, anggapan tersebut salah besar.

Jadwal buka-tutup warung yang konsisten ini ternyata berefek besar bagi keberlangsungan sebuah warung. Tanpa jadwal yang pasti, para konsumen tentu akan sering mengalami kekecewaan jika sudah jauh-jauh pergi ke warung tersebut, eh tapi malah tutup tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu. Jika sekali dua kali tentu bukan masalah, hanya saja jika kerap inkonsisten, akan banyak konsumen yang bakalan berpaling setelah dikecewakan berkali-kali.

Oleh karena itu, konsistensi adalah hal pertama yang kudu banget dijaga. Jika ada rencana tutup pun, ada baiknya untuk membuat pemberitahuan terlebih dahulu.

#2 Menyepelekan utang

Banyak toko kelontong yang suka nggak sabaran membesarkan usahanya, sehingga ia mengajukan pinjaman dalam jumlah yang besar untuk membesarkan warungnya. Hal seperti ini sebetulnya tidak masalah, jika memang perputaran warung itu sehat dan penghasilannya di atas cicilan utang tersebut. Nah, yang sering terjadi itu, pendapatan warung tidak menentu, tapi si pemilik ini memiliki cicilan utang dalam jumlah yang besar. Akhirnya yang sering terjadi, uang modal justru terpakai untuk membayar cicilan utang.

Baca Juga:

Warung Madura Contoh Ideal Menjalankan Toko: Kejujuran, Barang Lengkap, dan Layanan Sat-Set Adalah Kunci

Nekat Gap Year demi Jurusan Manajemen. Sempat Bingung, Kini Bersyukur karena Bisa Kuliah di Tempat Idaman, Lulus Tepat Waktu, dan Dapat Kerja Layak

Selain itu memberikan pinjaman utang ke pembeli juga amat sangat dihindari. Lebih baik menggunakan prinsip ada uang ada barang, tak peduli itu teman, saudara, ataupun tetangga sekalipun. Memang hal seperti ini seolah menentang hukum “tidak enakan”, tapi demi keselamatan semuanya ada baiknya katakan tidak untuk memberikan utang.

#3 Uang usaha tercampur usaha pribadi

Dalam membuka warung ada baiknya manajemen keuangan itu diatur dengan sedemikian rupa. Sehingga tidak terjadi percampuran antara uang warung dengan uang pribadi. Harus ada batasan yang jelas, mana uang pribadi dan mana uang warung.

Bercampurnya dua uang ini, akan berakibat rancunya pengeluaran dan rawan terpakai uang warung untuk kebutuhan sehari-hari. Tahunya uang selalu ada saja, eh, endingnya ternyata barang dagangan warung habis gitu aja tanpa disadari. Sehingga pengelolaan manajemen keuangan ini sangat penting sekali.

#4 Tidak mau belajar membaca situasi pasar

Meski dirasa berjualan warung itu merupakan pekerjaan sepele, nyatanya dibutuhkan analisis yang mendalam. Sebagai seorang penjual kita harus aktif dalam memantau pergerakan pasar. Membuka toko kelontong ini tak ubahnya bermain saham, karena pada praktiknya harga kebutuhan pokok—khususnya sembako—itu bisa mengalami perubahan harga setiap saatnya.

Oleh karena itu, pemilik warung sudah seharusnya menyimak tentang update harga terkini agar warungnya ini bisa terus menyelaraskan harga sekarang.

Kemampuan dalam membaca pasar ini merupakan komponen penting dari usaha warung. Seperti yang kita tahu, kebutuhan dan selera pasar itu terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Makanya orang-orang yang sudah merasa puas biasanya sangat sulit untuk berkembang.

Itulah 4 “dosa” yang bikin toko kelontong bangkrut atau susah berkembang. Sebelum kalian pengin buka warung serupa, perhatikan hal-hal ini agar kalian nggak berakhir bangkrut.

Penulis: Reni Soengkunie
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 3 Rahasia Sukses Bisnis Toko Kelontong ala Orang Cina

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 10 November 2022 oleh

Tags: bangkrutKesalahanmanajementoko kelontong
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

3 Kesalahan dalam Menggunakan Parfum yang Jarang Disadari

3 Kesalahan dalam Menggunakan Parfum yang Jarang Disadari

3 April 2022
‘Smooth’ Bussines Strategics: Potret Persaingan Toko Kelontong di Desa Saya

‘Smooth’ Bussines Strategics: Potret Persaingan Toko Kelontong di Desa Saya

26 Maret 2020
Uniknya Toko Kelontong di Mesir yang Mirip Sama Warung Madura

Uniknya Toko Kelontong di Mesir yang Mirip sama Warung Madura

15 Juli 2023
5 Barang yang Tidak Pernah Saya Sangka Warung Madura Menjualnya Mojok.co

5 Barang yang Tidak Pernah Saya Sangka Warung Madura Menjualnya 

22 Mei 2025
4 Dosa Warung Kelontong yang Bikin Pelanggan Kabur

4 Dosa Warung Kelontong yang Bikin Pelanggan Kabur

12 Januari 2024
3 Kesalahan Parkir Motor di Dalam Rumah Terminal Mojok

3 Kesalahan Parkir Motor di Dalam Rumah yang Sebaiknya Dihindari

22 Juli 2022
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Tegalrejo, kecamatan uderrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita Mojok.co

Tegalrejo, kecamatan underrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita

20 Agustus 2026
Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

22 Agustus 2026
Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja Mojok.co

Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja

23 Agustus 2026
30 menit ngopi di angkringan, puluhan info bawah tanah saya dapat (Shutterstock)

30 menit ngopi di angkringan, saya bisa mengakses puluhan informasi bawah tanah

23 Agustus 2026
Derita mahasiswa Unsoed, sudah kampus dan faslitasnya medioker, kini harus menahan malu karena rektornya korupsi Mojok.co

Derita mahasiswa Unsoed, sudah kampus dan fasilitasnya medioker, kini harus menahan malu karena rektornya korupsi

23 Agustus 2026
Gara-gara industri, matcha kini jadi overrated (Unsplash)

Matcha layak dicintai, hanya saja industri membuatnya jadi overrated

23 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.