Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

UIN Malang Adalah Kampus Istimewa, Tidak Ada Kampus Lain di Malang yang se-Istimewa Kampus yang Punya 2 Masjid Ini

M. Afiqul Adib oleh M. Afiqul Adib
1 Juni 2025
A A
UIN Malang Punya 3 Keistimewaan yang Tak Dimiliki Kampus Lain (Unsplash)

UIN Malang Punya 3 Keistimewaan yang Tak Dimiliki Kampus Lain (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

UIN Malang, atau Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, mungkin tak sepopuler kampus “negeri” di kota-kota besar. Khususnya di Malang, kota yang sudah sesak dengan kampus tenar macam UB, UM, dan Polinema. 

Tapi, jika kamu mau menengok lebih dekat, kampus ini punya keunggulan yang diam-diam sangat khas dan nyaris tak dimiliki kampus lain. Bahkan beberapa kampus Islam sekalipun.

Iya, UIN Malang ini memang suka tampil kalem, seakan tak menonjol. Tapi jangan salah, justru banyak keistimewaan yang baru bisa kamu rasakan begitu resmi jadi mahasiswa sini. Nggak percaya? Nih, 3 keistimewaan UIN Malang yang bikin dia beda dari yang lain:

#1 Mahad Sunan Ampel Al-Aly: Identitas mahasantri

Pertama, Mahad Sunan Ampel Al-Aly (MSAA). Bagi mahasiswa UIN Malang, ini bukan sekadar asrama, tapi miniatur pesantren yang mewajibkan seluruh mahasiswa baru tinggal selama satu tahun penuh.

Fyi aja, UIN Malang adalah kampus yang menginisiasi model “mahad wajib” ini, lalu ditiru UIN-UIN lain di Indonesia. Jadi, konsep Mahad di sini sudah sangat layak dan terjamin mencetak intelektual yang ulama, dan ulama yang intelek (seperti halnya mottonya).

Bayangin saja, tiap pagi sebelum subuh, kamu bakal dibangunkan buat salat jemaah. Nggak peduli se-kalcer apa dirimu, semua dibentuk jadi santri. Kamu akan terbiasa bersarung, rebutan kamar mandi, ngaji, bahkan segala hal lain yang ada di pesantren. Lengkap beserta atmosfer yang membuatmu bukan cuma pinter, tapi juga paham adab.

Nggak heran, mahasiswa UIN Malang itu auto-sopan. Ketemu dosen langsung cium tangan, ngasih STNK ke petugas pun pakai tangan kanan, dan nggak sembarangan ngomong. 

Bahkan yang sebelumnya nggak pernah mondok kayak saya, tiba-tiba punya refleks ala santri, yang selesai kuliah pun nggak langsung kabur, tapi nunggu dosennya keluar dulu, sambil mengucap salam penuh hormat. Kalau kamu kuliah di sini, sopan santun bukan cuma formalitas, tapi sudah jadi gaya hidup.

Baca Juga:

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

5 Kebohongan Malang yang Perlu Sedikit Diluruskan

#2 Punya 2 masjid kampus

Iya, UIN Malang punya 2 masjid besar yang tentu saja punya fungsi dan atmosfer yang berbeda: Masjid Tarbiyah (biasanya disebut Mastar) dan Masjid Ulul Albab (Mas’ul). 

Di Mas’ul, jangan kaget kalau khotbah Jumat full Bahasa Arab. Bukan formalitas atau latihan pidato lho, tapi memang difungsikan buat memfasilitasi mahasiswa asing, terutama dari Timur Tengah, yang jumlahnya cukup banyak. Terutama dari Libya.

Yang menarik, mahasiswa lokal jadi terbiasa dengan kosakata Arab. Jadi, ketika khotbah full Arab, kita nggak kaget, apalagi auto “amin” cuma karena denger kata Bahasa Arab. 

Selain itu, kami juga terbiasa melakukan percampuran bahasa sehari-hari, dan muncul dialek khas yang susah ditiru, yakni Arab-Jawa/Indo. Atau bahkan tiba-tiba full bahasa Arab untuk mengungkapkan sesuatu. Menarik, bukan?

#3 UIN Malang menjadi pusat Bahasa Arab dan Inggris

Terakhir, UIN Malang punya program penguatan bahasa asing yang terstruktur dan cukup ketat. Tahun pertama alias semester 1 dan 2, kamu wajib ikut program Bahasa Arab setiap hari, dari siang sampai malam. 

Ada pembinaan, hafalan, muhadatsah, dan ujian akhir, dan ditutup outbond sambil mempraktikkan Bahasa Arab. Jadi, nggak sekadar Na’am atau ente, saja.

Tahun berikutnya, semester 3 dan 4, giliran program Bahasa Inggris. Wajib ikut juga, dan targetnya jelas: lulus TOEFL dengan skor minimal. Dan tentu saja, jika tidak lulus, kalian nggak bisa daftar skripsi. Jadi, perlu ditelateni dulu bahasanya, baru fokus ke tahap lainnya.

Yah, ketiga keistimewaan ini membuat UIN Malang bukan sekadar kampus yang bisa diremehkan. Kalau ada yang bilang UIN Malang itu kampus biasa-biasa aja, mungkin mereka belum pernah berada di kondisi menjadi mahasantri yang kuliahnya mulai dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam. mamam, tuh.

Penulis: M. Afiqul Adib

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA UIN Malang dan UIN Jogja, Saudara yang Perbedaannya Kelewat Kentara

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 1 Juni 2025 oleh

Tags: kampus di malangkampus negeri malangkampus UIN MalangMalangUB MalangUINUIN MalangUM MalangUniversitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
M. Afiqul Adib

M. Afiqul Adib

Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.

ArtikelTerkait

Kenapa Malang Terkesan Ingin Menjadi Jogja Terminal Mojok

Kenapa Malang Terkesan Ingin Menjadi Jogja?

14 Maret 2022
kopi malang

Selamat Datang di Malang, Kota Sejuta Kedai Kopi

31 Juli 2019
UIN MALANG, #uinmalangsadar

UIN Malang, Kampus Buat Santri dan yang Pengin Jadi Santri

10 April 2020
4 Alasan Julukan Maliogoro untuk Jalan MH Thamrin Bojonegoro Kurang Tepat

Dear Bojonegoro, Kamu Nggak Harus Ikutan Bikin Malioboro Baru kok

14 Januari 2023
PO Bus 27 Trans, PO Bus Rute Jakarta-Malang dengan Armada Ternyaman

PO Bus 27 Trans, PO Bus Rute Jakarta-Malang dengan Armada Ternyaman

23 November 2023
Menghabiskan Senja di Kali Metro Malang, Tempat Healing Murah Penuh Sejarah

Menghabiskan Senja di Kali Metro Malang, Tempat Healing Murah Penuh Sejarah

16 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

3 Kebohongan tentang Lembang yang Perlu Diluruskan

27 Januari 2026
Kuliah di UT Sudah Paling Benar, Belajarnya Nggak Instan tapi Terstruktur dan Nggak Bikin Manja

Kuliah di UT Sudah Paling Benar, Belajarnya Nggak Instan tapi Terstruktur dan Nggak Bikin Manja

29 Januari 2026
Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali Mojok.co

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali

29 Januari 2026
Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya Mojok.co

Alasan Orang-Orang NTT Lebih Memilih Merantau Kuliah ke Jogja daripada Kota Besar Lainnya

29 Januari 2026
4 Keistimewaan Jadi Driver Ojol yang Saya Yakin Nggak Dirasakan Pekerja Lain Mojok.co

4 Keistimewaan Jadi Driver Ojol yang Saya Yakin Nggak Dirasakan Pekerja Lain

27 Januari 2026
Datsun GO Bekas Kondisinya Masih Oke dan Murah, tapi Sepi Peminat Mojok.co

Datsun GO Bekas Kondisinya Masih Oke dan Murah, tapi Sepi Peminat

27 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.