Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kesehatan

3 Kalimat yang Haram Diucapkan pada Ibu Hamil

Syifa Andita Putri oleh Syifa Andita Putri
4 Februari 2023
A A
3 Kalimat yang Haram Diucapkan pada Ibu Hamil Terminal Mojok

3 Kalimat yang Haram Diucapkan pada Ibu Hamil (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jangan sampai keceplosan ngomong gini ke ibu hamil, lho!

Kehamilan merupakan momen yang dinantikan oleh setiap pasangan yang sudah menikah. Kehadiran buah hati akan menjadi pelengkap bagi kehidupan rumah tangga mereka. Ketika testpack menunjukkan dua garis biru, itulah momen yang paling membahagiakan bagi setiap pasangan.

Namun, di balik kebahagiaan itu, ada istri yang kelak akan dipanggil ibu yang harus berjuang sekuat tenaga melalui proses kehamilan yang luar biasa. Istri membutuhkan dukungan dari sang suami dan juga orang-orang di sekitarnya selama menjalani masa kehamilan.

Sebagai bentuk dukungan pada seorang ibu yang tengah hamil, ada baiknya kita menghindari kalimat-kalimat berikut ini. Jangan sampai kalimat yang terucap dari mulut kita malah bikin ibu hamil malah down. Apa saja kalimat yang haram diucapkan tersebut?

#1 “Kasihan adek bayinya kalau kamu makannya sedikit”

Kalimat ini memang nggak sepenuhnya salah. Di trimester pertama kehamilan, sebagian besar wanita mengalami keluhan mual dan muntah, ditambah lagi gejolak hormon yang bikin tubuh harus beradaptasi dengannya. Makanya kalimat ini rasanya kok kurang tepat jika diucapkan pada ibu hamil. Kita semua tahu tentu sang ibu pengin bisa makan dan minum dengan nyaman tanpa rasa mual dan muntah, mereka juga pasti sangat ingin memberikan asupan terbaik bagi bayi yang tengah dikandung.

Di tengah menghadapi kondisi ini, seorang ibu hamil lebih membutuhkan dukungan dan semangat dari orang-orang di sekitarnya, utamanya sang suami. Akan lebih baik jika kita membantu sang ibu menghadapi keluhan mual dan muntah dengan memberinya makanan dan minuman yang mampu meredakan rasa mual.

Jadi, ketimbang memaksa si ibu makan dan mengatakan hal ini, kita bisa mengatakan, “Semangat ya makannya. Pasti nggak nyaman ya mual dan muntah terus? Aku yakin kamu bisa melalui proses ini bersama janinmu.” Kan lebih adem…

#2 “Jangan males, dong! Dari tadi rebahan mulu”

Sama seperti kalimat pertama, kalimat ini bakal bikin seorang ibu hamil sangat sedih. Kehamilan membuat seorang wanita merasa mudah lelah. Apalagi ditambah kondisi perut yang tiap hari makin membesar, pergerakan ibu jadi lebih lambat dan kerap terhambat. Dan kita semua perlu tahu kalau ibu hamil itu memerlukan tidur siang, lho. Setidaknya dia harus tidur atau minimal berbaring di siang hari karena memberi dampak baik bagi sang ibu dan bayi dalam kandungan.

Baca Juga:

4 Camilan Minimarket yang Menyimpan Bahaya bagi Ibu Hamil

Bagi Ibu Hamil yang Ingin Berpergian Menggunakan Pesawat Komersil, Perhatikan Hal-hal Ini agar Tetap Nyaman

Dilansir dari Alodokter, kebiasaan tidur siang dapat mengatasi rasa lelah pada para bumil, mengurangi risiko bayi lahir prematur, meredakan sakit kepala, meningkatkan konsentrasi, hingga mengatasi insomnia. Jadi, daripada mengatakan kalimat ini pada bumil, sebaiknya tawarkan bantuan dalam melakukan aktivitasnya dan beri waktu agar dia bisa beristirahat dengan cukup.

#3 “Kok perutnya besar/kecil sekali, ya”

Ini nih kalimat yang kerap dilontarkan seseorang pada ibu hamil kala perutnya terlalu besar atau terlalu kecil. Padahal besar atau kecilnya perut nggak jadi masalah selagi bayi yang ada di dalam kandungan dalam keadaan yang sehat dan normal.

Faktanya, ada beberapa hal yang mempengaruhi bentuk perut bumil, di antaranya postur tubuh, berat badan, posisi bayi dalam kandungan, ukuran janin, jumlah bayi yang dikandung, dan juga kekuatan otot perut. Meskipun kalimat yang biasa digunakan untuk basa-basi ini terdengar sepele, nyatanya seorang bumil bisa saja tersinggung dan merasa sedih, lho.

Nah, itulah beberapa kalimat yang haram diucapkan pada ibu hamil. Alih-alih melontarkan kalimat yang bisa bikin bumil down, lebih baik beri dukungan baik secara fisik maupun mental. Karena apa yang dirasakan sang ibu akan berpengaruh pada bayi yang dikandungnya. Jadi, berhati-hatilah saat mengucapkan sesuatu pada bumil, ya. Semua ibu berhak mendapat dukungan dan cinta dari orang-orang sekitarnya.

Penulis: Syifa Andita Putri
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Rekomendasi Hadiah buat Ibu Hamil.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 Februari 2023 oleh

Tags: Bayihamilibu hamilwanita hamil
Syifa Andita Putri

Syifa Andita Putri

ArtikelTerkait

cara menghadapi cara mengatasi hamil di luar nikah panduan konsultasi hamil di luar nikah mojok.co

Hamil di Luar Nikah: Sebuah Panduan Menghadapinya

2 Februari 2021
7 Cara Cepat Hamil Berdasarkan Pengalaman Orang Sekitar

7 Cara Cepat Hamil Setelah Menikah Berdasarkan Pengalaman Orang Sekitar

2 Maret 2023
5 Rekomendasi Parfum buat Kamu yang Terobsesi dengan Aroma Bayi

5 Rekomendasi Parfum buat Kamu yang Terobsesi dengan Aroma Bayi

17 Februari 2023
Rekomendasi kado lahiran jenis kelamin bayi laki-laki perempuan kelamin anak bayi mojok

Cara Menentukan Bayi Kita Kelak Laki-laki atau Perempuan

4 Oktober 2020
Pernyataan Komisioner KPAI Adalah Bukti bahwa Negara Kita Krisis Edukasi Seks

Pernyataan Komisioner KPAI Adalah Bukti bahwa Negara Kita Krisis Edukasi Seks

24 Februari 2020
30 Kosakata Parenting yang Njelimet, tapi Sebaiknya Dipahami Orang Tua Zaman Sekarang Mojok.co

30 Kosakata Parenting yang Njelimet, tapi Sebaiknya Dipahami Orang Tua Zaman Sekarang

14 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co

Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak

17 April 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jalan-jalan di Surabaya Itu Mudah dan Murah, tapi Jadi Mahal karena Kebanyakan Tukang Parkir Liar

21 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

22 April 2026
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026
Cerita Pahit 25 Tahun Hidup di Kabupaten Ngawi yang Aneh  Mojok.co

Ngawi Sangat Berpotensi Menjadi Kota Besar, Tinggal Pilih Jalan yang Tepat Saja

17 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama
  • Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli
  • Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.