Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

3 Jenis Background Check yang Perlu Diketahui Para Kandidat Saat Melamar Pekerjaan

Seto Wicaksono oleh Seto Wicaksono
1 Mei 2021
A A
3 Jenis Background Check yang Perlu Diketahui Para Kandidat Saat Melamar Pekerjaan terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Saat melakukan proses seleksi karyawan, setiap perusahaan menerapkan peraturan yang berbeda-beda dan punya kebijakan masing-masing yang harus diikuti para pelamar kerja. Secara garis besar, end to end-nya kurang lebih sama, hanya alurnya saja yang punya perbedaan tipis-tipis.

Di sisi kandidat, kelengkapan berkas pun harus tetap diperhatikan. Lantaran dalam waktu mendatang, cepat atau lambat, akan ditanyakan kembali oleh HRD perusahaan sebagai salah satu syarat administratif yang wajib dipenuhi. Sebab, akan sangat berguna untuk kebutuhan pengecekan latar belakang atau biasa dikenal dengan istilah background check.

Sampai dengan saat ini, setidaknya ada tiga jenis background check yang lumrah digunakan oleh banyak perusahaan dan mau tidak mau harus disiapkan saat melakukan proses seleksi karyawan.

Ada perusahaan yang langsung mengaplikasikan ketiganya, ada pula yang hanya menggunakan salah satu di antaranya. Semuanya tergantung kebutuhan sekaligus kebijakan perusahaan. Jadi, apa saja sih jenis background check yang dimaksud?

Pertama, background check umum. Background check ini biasanya meliputi pengecekan pendidikan terakhir, validasi data kependudukan, dan riwayat kriminalitas—apakah sebelumnya pernah melakukan tindakan yang melanggar hukum atau tidak.

Terkait pendidikan terakhir, sebagian besar perusahaan memang mengandalkan lampiran ijazah sebagai bukti valid ketika ada kandidat yang melamar pekerjaan. Namun, sebagian yang lain biasanya melakukan double crosscheck melalui situs resmi PDDikti (Pangkalan Data Pendidikan Tinggi). Cara ini biasanya lebih kepada opsional, menyesuaikan kebutuhan jika memang validitas tahap kedua diperlukan. Juga untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diharapkan.

Sedangkan untuk validasi data kependudukan dan perlakuan baik, diperlukan fotokopi KTP, SKCK, juga bantuan background check melalui pihak ketiga (jika sangat urgent dan dibutuhkan) agar validitas lebih terjamin. Background check melalui vendor atau pihak ketiga biasanya dilakukan oleh rekanan suatu perusahaan. Jadi, sebagai kandidat kalian tidak perlu pusing memikirkan hal ini.

Meski tidak semuanya mengaplikasikan, pengecekan berlapis seperti ini biasanya diperlukan untuk proyek atau bidang tertentu. Seperti perbankan, sekuritas, insurance, atau jasa finansial lainnya.

Baca Juga:

Ormawa Sepi Peminat, Mahasiswa Gen Z Lebih Pilih Magang dan Side Job, Salah Siapa?

Wanita Sudah Menikah Sulit Dapat Kerja: HRD Cari Karyawan Apa Calon Mantu?

Kedua, background check kesehatan/medical check up. Background check yang satu ini lebih familier dengan sebutan medical check up (MCU). Biasanya ada serangkaian tes kesehatan yang wajib diikuti. Dua di antaranya, tes sample darah dan tes urin. Untuk mengetahui riwayat penyakit dan penggunaan zat adiktif/obat-obatan terlarang.

Biasanya, biaya MCU menjadi beban perusahaan dan dilakukan pada tahap akhir dari suatu seleksi karyawan. Bisa juga bersamaan dengan pengumuman lolos atau tidaknya seorang kandidat dalam mengikuti suatu proses seleksi.

Makanya, sering kali HRD perusahaan memastikan terlebih dahulu komitmen para kandidat saat lolos seleksi, apakah ingin lanjut atau tidak. Tak sedikit pula sudah dituliskan dalam perjanjian antara kedua belah pihak—HRD dan kandidat. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kerugian pengeluaran untuk MCU. Sebab, para HRD juga punya budget tersendiri untuk itu. Rugi aja gitu, semisal MCU sudah dilakukan, eh nggak tahunya kandidat nggak jadi join.

Ketiga, background check SLIK/BI Checking. Fungsi dari SLIK atau Sistem Layanan Informasi Keuangan sebetulnya sederhana saja, yakni untuk mengetahui apakah kalian punya kewajiban terhadap jasa keuangan (termasuk perbankan dan sejenisnya) yang harus segera dibayarkan atau tidak. Kalaupun punya, apakah lancar (biasanya disebut dengan istilah hijau) atau macet (merah). Sekalipun tidak punya kewajiban sama sekali untuk dibayarkan, tetap muncul keterangan/hasilnya.

Background check SLIK biasanya digunakan untuk posisi atau pekerjaan tertentu, guna mengetahui apakah ada kredit macet atau tidak. Bukan untuk menghakimi, lebih kepada menelusuri, sehingga menemui titik temu atau penyelesaian sebelum akhirnya bisa diputuskan apakah diterima atau belum bisa diloloskan dari suatu seleksi di suatu perusahaan.

Cara pengecekan SLIK bisa dilakukan secara online, kok. Kalian bisa registrasi terlebih dahulu melalui situs resmi OJK dan ikuti petunjuk yang tertera. Dalam prosesnya, kalian akan diminta untuk menyiapkan beberapa kelengkapan data, yang nantinya juga akan diunggah secara online. Baik tenggat maupun feedback akan diberikan oleh pihak OJK melalui email yang dicantumkan saat registrasi. Jadi, wajib untuk melakukan pengecekan secara berkala.

Pada dasarnya, background check dilakukan oleh banyak perusahaan untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan dan berdampak besar pada perusahaan. Jadi, selama yakin dan bisa dibuktikan bahwa latar belakang kalian baik-baik saja, seharusnya tidak perlu ada yang dikhawatirkan.

BACA JUGA Suka Duka Jasa Pembuat CV dan Surat Lamaran Kerja: Nggak Lolos Seleksi Dicerca, Giliran Sukses Dianggap Biasa dan artikel Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 30 April 2021 oleh

Tags: HRDhrd perusahaaninterview kerjamelamar kerjapelamar kerja
Seto Wicaksono

Seto Wicaksono

Kelahiran 20 Juli. Fans Liverpool FC. Lulusan Psikologi Universitas Gunadarma. Seorang Suami, Ayah, dan Recruiter di suatu perusahaan.

ArtikelTerkait

kondisi dunia kerja tidak semua hrd dalam rekrutmen kerja boleh menyelenggarakan psikotes mojok.co

Tidak Semua HRD Boleh Menyelenggarakan Psikotes

20 Juli 2020
Alasan CV Lamaran Kerja yang Nggak Diterima dalam Proses Perekrutan Nggak Dikembalikan Alasan CV Lamaran Kerja yang Nggak Diterima dalam Proses Perekrutan Nggak Dikembalikan terminal mojok.co

Alasan CV Lamaran Kerja yang Nggak Diterima dalam Proses Perekrutan Nggak Dikembalikan

5 Juli 2021
Panduan Mengikuti Wawancara Kerja dengan Metode FGD biar Hasilnya Lebih Maksimal terminal mojok

Panduan Mengikuti Wawancara Kerja dengan Metode FGD biar Hasilnya Lebih Maksimal

12 Juli 2021
Tips Melamar Kerja Lewat Job Portal dari HRD, Semoga Langsung Tembus! Mojok.co

Tips Melamar Kerja Lewat Job Portal dari HRD, Semoga Langsung Tembus!

19 November 2023
Kandidat yang Berbisik dan Tanya Jawaban ke Orang Lain Saat Interview Online, Maunya Apa, sih? terminal mojok.co

Kandidat yang Berbisik dan Tanya Jawaban ke Orang Lain Saat Interview Online, Maunya Apa, sih?

2 Juli 2021
3 Skill Underrated yang Bikin Pelamar Kerja Bisa Dapat Gaji di Atas Rata-rata terminal mojok.co

3 Skill Underrated yang Bikin Pelamar Kerja Bisa Dapat Gaji di Atas Rata-rata

4 Oktober 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit
  • Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.