Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

3 Hal yang Wajar di UNY, tapi Nggak Lumrah di UGM maupun Kampus Lain di Jogja

Karisma Nur Fitria oleh Karisma Nur Fitria
11 September 2025
A A
3 Hal yang Wajar di UNY, tapi Nggak Lumrah UGM maupun Kampus Lain di Jogja Mojok

3 Hal yang Wajar di UNY, tapi Nggak Lumrah UGM maupun Kampus Lain di Jogja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

UNY dan UGM, dua perguruan tinggi yang sudah lama berdiri di Jogja. Dua perguruan tinggi itu juga yang menjadi jujugan banyak lulusan SMA yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di Jogja. Tercatat, dari tahun ke tahun, dua perguruan tinggi negeri ini menerima ribuan mahasiswa tiap tahunnya. Entah dari dalam Jogja maupun dari luar kota. 

Melihat statusnya sebagai PTN dan sejarah keduanya yang cukup panjang di Jogja, dua kampus ini kerap dibanding-bandingkan. Ada yang melihatnya dari peringkat, fasilitas, hingga gaya mahasiswanya. Sejujurnya, saya salah satunya. 

Akan tetapi, pada tulisan kali ini, saya tidak akan membandingkan mana yang lebih unggul mana yang tidak. Sebagai seseorang yang menamatkan sarjana di UNY dan kini melanjutkan pascasarjana di sana, saya hanya mau mengungkapkan beberapa keunikan kampus saya. 

Bertahun-tahun menempuh pendidikan di UNY membuat saya menyadari, kampus ini nyatanya begitu unik. Keunikan yang tidak akan kalian jumpai di UGM maupun kampus lain di Jogja. 

Di UNY kalian bisa kuliah bareng atlet 

Di Jogja, mungkin hanya UNY yang punya  Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) yang lumayan terpandang. Ya bagaimana tidak terpandang kalau yang kuliah di sana kebanyakan atlet-atlet ternama, bahkan yang menjuarai kompetisi nasional, berkuliah di sana.

Sehari-hari, mahasiswa FIK begitu mudah dikenali. Tidak seperti mahasiswa lain yang berpakaian rapi saat ke kampus, mereka biasa mengenakan jersey, polo, atau pakaian training. Orang-orang sudah tahu, mereka berpakaian seperti itu karena keperluan perkuliahan. 

Bicara soal pakaian, ada fakultas yang nggak kalah menarik dari FIK, yakni Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB) UNY. Tidak jarang mahasiswa berpakaian unik untuk keperluan kuliah. Misal, mahasiswa Jurusan Seni Tari yang hendak mengikuti kelas praktek. Namun, setelah dipikir-pikir lagi, mahasiswa FBSB memang aneh-aneh sih selera fesyennya. 

Kampus Karangmalang yang berhimpitan dengan rumah warga

UNY sangatlah luas, tidak kalah luasnya dengan UGM. Hanya saja, UNY terasa lebih sempit karena penataannya yang semrawut. Tidak sedikit gedung-gedung di UNY yang dihimpit oleh rumah warga padukuhan Karangmalang. Itu mengapa, kampus ini juga dikenal sebagai Kampus Karangmalang.  

Baca Juga:

Saya Tidak Pernah Merasa Bangga Kuliah di UIN Jogja, tapi Kampus Ini Sama Sekali Tidak Layak Dicela

Jalan Colombo Jogja Adalah Neraka, dan Makin Membara Saat Masa Wisuda  

Kampus yang jejeran dengan rumah warga ini tidak mungkin dirasakan oleh kampus lain, terutama UGM. Bagaimana bisa merasakannya kalau masuk dan keluar kampusnya saja sulit hingga ada sebutan kampus yang “masuknya gampang, keluarnya susah”. Betul, istilah ini nggak cuma berlaku di bidang akademiknya, tapi berlaku juga untuk wilayah teritorial kampusnya. Betul, istilah ini nggak cuma berlaku di bidang akademiknya, tapi berlaku juga untuk wilayah teritorial kampusnya.

Saking bingungnya, saya pernah nyasar ketika mampir masuk UGM. Berujung diketawain mas-mas yang lewat. Jujur saya malu, pake banget.

Mahasiswa UNY punya hiburan gratis

Satu hal lagi. Sudah jadi hal lumrah kalau mahasiswa UNY lagi stres sama tugas kuliahnya tinggal ke kampus dan menikmati hiburan gratis. Iya, gratis apalagi kalau kamu mainnya ke FBSB UNY. Setiap sudut ada hiburannya. Beh, bisa jadi kamu nggak mau balik ke fakultasmu sendiri.

Buat yang suka pameran seni, tinggal datang saja ke gedung Affandi. Bahkan kalau beruntung biasanya di GK1 (Gedung Kuliah 1) ada pameran seni juga karya mahasiswa seni rupa dan kriya. Lumayan banget buat lari sebentar dari momok tugas kuliah. 

Geser sedikit ketemu pendopo Tejokusumo. Nah, di sana mahasiswa UNY biasanya bersantai sambil menyaksikan mahasiswa tari latihan. Kalau bosan dengan suasana pendopo, tinggal geser ke kantin ungu. Iya, kamu nggak salah baca, “Kantin”. 

Kantin ungu nggak cuma menjual makanan doang. Percaya sama saya, dengan duduk di kantin saja kamu sudah bisa mendapatkan hiburan gratis. Misalnya nih, kamu bisa mendengarkan mahasiswa seni musik memainkan alat musiknya. Jadi suasananya bukan kayak makan di kantin, tapi di cafe yang ada live musicnya. 

Itulah 3 hal yang wajar atau biasa saja di UNY, tapi nggak wajar atau tidak lumrah di UGM maupun kampus lain di Jogja. Hal-hal ini mungkin tidak spesial, tapi entah mengapa, membuat kuliah di UNY tidak terlupa. 

Penulis: Karisma Nur Fitria
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 5 Tempat yang Bikin Alumni UNY seperti Saya Kangen Kuliah Lagi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 12 September 2025 oleh

Tags: mahasiswa UGMmahasiswa unyUGMUNY
Karisma Nur Fitria

Karisma Nur Fitria

Karisma Nur Fitria, dari menulis dia jadi suka jalan-jalan.

ArtikelTerkait

Dear UNY, Tambah Fakultas Baru Sah-sah Aja, tapi Jangan Lupa Pikirkan Lahan Parkirnya  MOjok.co

Dear UNY, Tambah Fakultas Baru Sah-sah Aja, tapi Jangan Lupa Pikirkan Lahan Parkirnya 

27 Juni 2025
5 Tips Memilih Kampus Terbaik di Yogyakarta (Unsplash)

5 Tips Memilih Kampus Terbaik di Yogyakarta

2 November 2024
FBS UNY Berubah Menjadi FBSB Adalah Kesalahan Besar (Unsplash)

Perubahan FBS UNY Menjadi FBSB Menghilangkan Banyak Hal yang Membuat Kampus Terasa Asing dan Tidak Punya Jiwa

4 Maret 2024
Diterima Akuntansi UGM, tapi Akhirnya Menolak dan Pilih Kuliah di STAN karena UKT 8 Juta Tak Terjangkau Dompet Bapak

Diterima Akuntansi UGM, tapi Menolak dan Pilih Kuliah di STAN karena UKT 8 Juta Tak Terjangkau Dompet Bapak

3 Juli 2025
Tes Kesehatan untuk Camaba UNY: Belum Kuliah, tapi Sudah Keluar Biaya yang Wah

Tes Kesehatan untuk Camaba UNY: Belum Kuliah, tapi Sudah Keluar Biaya yang Wah, Kasihan Nasib Camaba Luar Daerah!

29 Juni 2025
Klebengan Sleman Surganya Kos-kosan Mewah dengan Harga Murah Mojok.co

Klebengan Sleman Surganya Kos-kosan Mewah dengan Harga Murah

1 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Realitas Mahasiswa UNNES Gunungpati: Ganti Kampas Rem yang Mengacaukan Keuangan, Bukan Kebutuhan Kampus Mojok.co

Rajin Ganti Kampas Rem, Kebiasaan Baru yang (Terpaksa) Tumbuh Pas Jadi Mahasiswa UNNES Gunungpati

20 Februari 2026
Alas Purwo Banyuwangi Itu Nggak Semenyeramkan Itu kok, Kalian Aja yang Lebay alas roban

Alas Roban Terkenal Angker, tapi Alas Purwo Lebih Misterius dan Mencekam

19 Februari 2026
Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung Mojok.co

Tebet Eco Park Adalah Mahakarya yang Tercoreng Bau Sungai yang Tak Kunjung Dibenahi

20 Februari 2026
Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong di Banyumas (Wikimedia Commons)

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong se-Kabupaten Banyumas

15 Februari 2026
Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

18 Februari 2026
Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

18 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan
  • Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru
  • Mall Kokas, Tempat Paling Membingungkan di Jakarta Selatan: Bikin Pekerja “Mati” di Jalan, tapi Diminati karena Bisa Cicipi Gaya Hidup Elite
  • Mobil Pribadi Pilihan Terbaik Buat Mudik Membelah Jawa: Pesawat Terlalu Mahal, Sementara Tiket Kereta Api Ludes Dibeli “Pejuang War” KAI Access
  • Pemilik Kos di Jogja Muak dengan Tingkah Mahasiswa Jakarta: Tak Tahu Diri dan Ganggu Banget, Ditegur Malah Serba Salah
  • Niat Daftar LPDP Berujung Kena Mental, Malah Diserang Personal oleh Pewawancara dan Tak Diberi Kesempatan Bicara

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.