Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Urban Legend FBSB UNY yang Bikin Bulu Kuduk Merinding

Janu Wisnanto oleh Janu Wisnanto
28 Juni 2025
A A
Urband Legend FBSB UNY yang Bikin Bulu Kuduk Merinding Mojok.co

Urband Legend FBSB UNY yang Bikin Bulu Kuduk Merinding (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kampus FBSB UNY itu unik. Di balik atmosfernya yang ramah, bersahaja, dan artistik tersimpan kisah-kisah yang tidak bisa ditemukan di brosur PMB. Cerita-cerita ini tidak pernah diajarkan di mata kuliah Wawasan Almamater. Namun, menyebar dari satu angkatan ke angkatan lain, dari senior ke junior, dari penjaga kampus ke satpam magang.

Kalau kamu mahasiswa baru yang besok bakal kuliah di Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB), saya sarankan untuk baca baik-baik tulisan ini. Bukan bermaksud menakut-takuti, tapi biar kamu tahu kalau FBSB bukan tempat biasa. Ini sebagai panduan spiritual, semacam peta buta pergaulan makhluk gaib di FBSB UNY.

ADVERTISEMENT

#1 Utari, mahasiswi seni tari yang tidak pernah benar-benar pergi

Kisah tentang Utari sudah seperti dongeng turun-temurun di FBSB UNY. Konon, ia adalah mahasiswi berbakat yang sedang menyusun skripsi tentang tari klasik. Sayangnya, tekanan akademik, ekspektasi orang tua, dan tekanan hidup membuatnya memilih jalan sunyi: mengakhiri hidupnya sendiri.

Kini, namanya melegenda. Ia sering “terlihat” di Pendopo Tedjakusuma. Ia  Duduk sendiri mengenakan kostum tari lengkap, rambut dicepol. Kadang ia menunduk, kadang tersenyum. 

Beberapa mahasiswa juga mengaku melihat sosok perempuan menari di performing hall (dulu dikenal sebagai stage tari). Itu terjadi saat gedung stage tari masih jadul dan gelap. Kini gedung itu memang sudah direnovasi dan terang benderang. Namun, di salah satu ruangan di lantai bawah gedung itu ada yang lampunya tidak pernah dimatikan. Konon, di situlah tempat favorit Utari. 

#2 Penunggu gedung WS Rendra

Gedung ini sebenarnya biasa saja. Bersih, terang, dan sering dipakai kuliah reguler. Tapi, kalau kamu tanya ke kakak tingkat atau penjaga malam, mereka pasti cerita soal Mbak Wulan. Sosok perempuan berambut panjang yang katanya sering “ikut kuliah” di salah satu ruang di lantai tiga.

Kejadiannya dulu sampai sempat viral di grup WhatsApp angkatan. Ada mahasiswa yang merasa duduk sebelahan, tapi pas nengok nggak ada siapa-siapa. Kadang juga muncul di pantulan kaca jendela saat kelas sore.

Mbak Wulan katanya suka ikut kelas. Kalau kamu nanti ikut kelas di gedung WS Rendra dan merasa suasananya agak “berat”, mungkin Mbak Wulan lagi ikut belajar bareng.

Baca Juga:

Karangmalang UNY tidak ramah pejalan kaki, jalan kaki di sana serasa uji nyali

Motor dan Helm Hilang Itu Hal Biasa di UNY, Fungsi Satpamnya Saja Juga Ikutan Hilang

#3 Air mancur FBSB UNY yang selalu keruh

Di tengah kompleks FBSB ada air mancur kecil. Letaknya strategis, jadi penanda kalau kamu udah masuk zona kampus yang katanya paling artistik se-UNY. Anehnya, setiap kali air mancur itu dinyalakan, airnya selalu keruh. Padahal instalasinya baru, pompanya dicek rutin, dan airnya diganti.

Katanya sih, air mancur itu dibangun di atas “jalur lewat” para makhluk tak kasat mata. Jadi wajar kalau mereka merasa terganggu. Air yang keruh itu semacam kode: “Jangan ganggu kami.”

Itu mengapa air mancur itu lebih sering dimatikan. Biar semua damai: mahasiswa bisa kuliah tenang, yang lain juga bisa lewat dengan nyaman.

#4 Beringin depan gedung Amri Yahya, singgasana yang tak tersentuh

Kamu akan melihat satu pohon beringin besar kalau melewati Gelanggang Teater menuju gedung Amri Yahya. Teduh, tua, dan anggun. Jangan sekali-kali iseng di sana. Menurut cerita, pohon itu adalah semacam “kerajaan” dari mereka yang tidak kelihatan.

Jangan coba-coba duduk-duduk lama di bawahnya sambil melamun (meski suasananya mendukung). Apalagi ngerokok sambil misuh-misuh. Banyak mahasiswa yang iseng, lalu besoknya langsung jatuh sakit. Entah itu pusing, demam, atau tiba-tiba lupa jalan ke kampus. 

Kuncinya cuma satu, sopanlah seperti kamu sopan ke dosen pembimbing skripsimu.

#5 Lab karawitan dan satu set gamelan bali

FBSB UNY punya Lab Karawitan yang terdiri atas dua lantai.  Lantai bawah untuk latihan tari. Lantai atas untuk pertunjukan. Di situlah disimpan satu set gamelan Bali yang konon hanya boleh dimainkan oleh yang benar-benar tahu tata caranya. Saya pernah mengalaminya sendiri.

Waktu itu saya ikut produksi pementasan. Karena kebutuhan ruang, kami nekat mindahin gamelan Bali ke ruangan belakang panggung tanpa izin apapun. Saya yang bagian bantu angkat-angkat, awalnya santai saja. Namun, setelah pentas, saya demam tiga hari. Badan pegal-pegal dan mimpi aneh tiap malam.

Dosen saya bilang, “Ya itu balasannya. Mereka nggak suka sembarangan.” Sejak saat itu, saya jadi percaya, semua alat kesenian punya jiwanya sendiri. Termasuk gamelan.

FBSB fakultas paling ramah

Saya cerita ini bukan untuk menakut-takuti. Saya cuma ingin berbagi cerita supaya mahasiswa yang baru masuk nggak kaget. FBSB UNY bukan cuma kampus, tapi juga ruang hidup yang dihuni banyak “makhluk”.

Terlepas dari cerita-cerita mistis itu, kampus ini benar-benar paling ramah. Dosen-dosennya suportif, mahasiswa-mahasiswanya toleran. Seni benar-benar mengalir dari ujung selasar sampai ke ruang-ruang pertunjukan. Urban legend ini hanya bagian dari warna-warni FBSB yang membuatnya tak terlupakan.

Penulis: Janu Wisnanto
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Dear UNY, Tambah Fakultas Baru Sah-sah Aja, tapi Jangan Lupa Pikirkan Lahan Parkirnya. 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Terakhir diperbarui pada 28 Juni 2025 oleh

Tags: dan Budayadan Budaya UNYFakultas BahasafbsbFBSB UNYSeniUNY
Janu Wisnanto

Janu Wisnanto

Mahasiswa semester akhir Universitas Ahmad Dahlan, jurusan Sastra Indonesia. Pemuda asli Sleman. Penulis masalah sosial di Daerah Istimewa Yogyakarta.

ArtikelTerkait

Berkenalan Lebih Dekat dengan Seni Vektor, Kado Unik yang Lagi Naik Daun Terminal Mojok

Berkenalan Lebih Dekat dengan Seni Vektor, Kado Unik yang Lagi Naik Daun

7 Januari 2021
Jalan Colombo Jogja Adalah Neraka, dan Makin Membara Saat Masa Wisuda  

Jalan Colombo Jogja Adalah Neraka, dan Makin Membara Saat Masa Wisuda  

22 Januari 2026
Bagi Saya, Nggak Masalah kalau Ada Teman Minta Jasa Gambar Gratis terminal mojok.co

Bagi Saya, Nggak Masalah kalau Ada Teman Minta Jasa Gambar Gratis

30 September 2020
Pertigaan Fishipol UNY, Tempat Berkumpulnya Gondes Tukang Catcalling yang Meresahkan!

Pertigaan Fishipol UNY, Tempat Berkumpulnya Gondes Tukang Catcalling yang Meresahkan!

27 Agustus 2024
7 Tahun Kuliah di UNY Berakhir Jadi Tertawaan dan Beban (Unsplash)

Saya Sempat Menyesal dan Malu setelah 7 Tahun Kuliah di UNY, Berakhir Jadi Beban Keluarga dan Ditertawakan Banyak Orang

25 April 2025
9 Masjid Terdekat dari Tugu Jogja

Jogja Memang Benar-benar Istimewa, Tanpa Syarat, Tanpa Ketentuan

1 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

5 Agustus 2026
Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

5 Agustus 2026
Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

9 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026
Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kuliah S2, Sudah Bukan Waktunya Lagi S1

Bukan karena jenius, tapi kuliah S2 memang jauh lebih gampang ketimbang S1

8 Agustus 2026
Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.