Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

3 Hal yang Perlu Dipahami dari Tips Traveling Low Budget

Reni Soengkunie oleh Reni Soengkunie
25 Februari 2023
A A
3 Hal yang Perlu Dipahami dari Tips Traveling Low Budget

3 Hal yang Perlu Dipahami dari Tips Traveling Low Budget (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan ini banyak sekali beredar video di TikTok tentang berbagi tips liburan murah meriah. Misalnya liburan ke Jogja hanya dengan bujet Rp150 ribu atau liburan ke Bali dengan bujet Rp400 ribu. Tips traveling low budget semacam ini tentu bukan cerita fiksi atau bualan semata. Sebab, biasanya tips ini merupakan pengalaman pribadi sang kreator konten yang memang sudah diuji coba sebelumnya. Maka bisa dipastikan tips semacam ini bukan kebohongan belaka.

Akan tetapi, bagi para traveler awam yang mungkin belum sempat mencicipi pahit dan asamnya sebuah perjalanan liburan yang sesungguhnya, tentu bakal menelan mentah-mentah tips tersebut. Seolah tips-tips traveling low budget itu adalah pedoman perjalanan yang wajib dicoba. Kebanyakan orang hanya fokus pada nominal murahnya bujet perjalanan tanpa memperhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku jika menggunakan konsep perjalanan liburan semacam ini.

Sebelum menjajal berbagai tips traveling low budget yang beredar di media sosial, ada baiknya mempertimbangkan beberapa hal berikut:

#1 Perjalanan membutuhkan waktu yang lebih lama

Perjalanan murah meriah berarti kita harus siap dengan waktu tempuh yang jauh lebih lama. Kalau kita merupakan jenis orang yang selow dan mau menikmati perjalanan, tentu hal semacam ini bukan kendala. Namun kalau kita orang yang grasah-grusuh dan ingin cepat sampai ke tujuan, saya sarankan jangan pernah coba-coba mengikuti tips traveling low budget.

Saya pernah mencoba naik kereta api lokal dari Karawang ke Bandung hanya bermodalkan Rp12 ribu. Awalnya saya naik kereta dari Karawang ke Purwakarta dengan tarif Rp4 ribu dan Purwakarta-Bandung Rp8 ribu. Kelihatannya sangat ngirit dan murah meriah, tapi kalau saya disuruh mencoba lagi, mohon maaf kayaknya nggak dulu.

Waktu tempuh Karawang-Bandung kalau menggunakan kereta Cikuray biasanya hanya 3 jam. Sementara kalau menggunakan bus sekitar 2 jam. Kalau menggunakan kendaraan pribadi lewat tol bisa lebih cepat lagi, sekitar 1-1,5 jam. Lha, kalau pakai tips traveling low budget, dari Karawang ke Bandung saja saya menghabiskan waktu 5 jam! Itu belum termasuk waktu tunggu dan siap-siap di stasiun.

Nggak munafik, dengan biaya murah kadang kita memang butuh kesabaran ekstra. Kita harus siap meluangkan waktu lebih lama untuk menunggu. Kalau buat orang-orang yang sat set sat set, melakukan perjalanan low budget semacam ini sih cuma bikin tekanan batin dan tua di jalan.

#2 Ribet

Bagi kaum yang nggak mau rempong, melakukan tips traveling low budget bisa berakhir jadi malapetaka. Sebab, perjalanan semacam ini biasanya mau tak mau menuntut kita untuk berpindah-pindah dari satu moda transportasi ke moda transportasi lainnya. Ya namanya juga low budget, tentu harus cari yang murah meskipun kurang efisien.

Baca Juga:

5 Alasan Beli Motor Bekas Lebih Cerdas daripada Motor Baru

5 Tips Makan Seblak biar Lambung Aman Nggak Jadi Korban

Belum lagi kalau kita gaptek dan nggak tahu rute perjalanan yang akan kita tempuh, tentu saja ini bakal bikin perjalanan terasa melelahkan sekali. Apalagi kalau bawaan kita cukup banyak dan harus menggunakan angkutan umum. Belum sampai tujuan sih biasanya sudah capek duluan.

#3 Fasilitas ala kadarnya

Ada uang, ada pelayanan. Mungkin hukum semacam ini juga berlaku untuk sebuah perjalanan. Tak bisa memungkiri bahwa dengan bujet murah, kadang fasilitas yang kita dapatkan juga ala kadarnya. Misalnya naik kereta atau bus ya dapatnya yang kelas ekonomi. Kadang kita harus siap berdesak-desakkan dengan penumpang lainnya, panas-panasan, atau merasakan tempat duduk yang kurang nyaman.

Dulu beberapa teman saya ada yang terkecoh dengan tips traveling low budget ke Jogja modal Rp70 ribu. Setelah mencobanya, mereka kapok dan nggak mau lagi. Delapan jam di kereta tersebut katanya berasa duduk di kursi pesakitan yang menyiksa jiwa dan raga. Belum lagi kursinya berhadap-hadapan, wah bikin duduk makin nggak nyaman.

Tips traveling low budget yang beredar di media sosial tentu sangat membantu beberapa orang yang hobi liburan tapi dengan bujet pas-pasan. Tapi, kalau kita termasuk orang yang nggak sabaran dan suka mengeluh, mending diam saja di rumah seandainya uangnya memang belum cukup buat liburan. Nggak perlu memaksakan diri. Bisa-bisa bukannya healing, malah jadi pening, Bestie!

Penulis: Reni Soengkunie
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Tips Travelling (Nekat) untuk Mahasiswa Low Budget.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Februari 2023 oleh

Tags: low budgetTipstraveling
Reni Soengkunie

Reni Soengkunie

Bakul sembako yang hobi mendengar keluh kesah emak-emak di warung tentang tumbuh kembang dan pendidikan anak, kehidupan lansia setelah pensiun, serta kebijakan pemerintah yang mempengaruhi kenaikan harga sembako.

ArtikelTerkait

Saya Lahir di Kampung PSK dan Menyadari Tatanan Masyarakat yang Unik mojok.co/terminal

Saya Lahir di Kampung PSK dan Menyadari Tatanan Masyarakat yang Unik

13 Maret 2021
Tips Menjadi Mahasiswa dengan Keuangan yang Stabil terminal mojok

Tips Menjadi Mahasiswa dengan Keuangan yang Stabil

6 Juni 2021
Resep Membuat Gorengan Kriuk dan Renyah terminal mojok

Resep Membuat Gorengan Kriuk dan Renyah

6 November 2021
Tips Melewati Jalan Tol yang Tidak Diajarkan Petugas Jalan Tol terminal mojok

Tips Melewati Jalan Tol yang Tidak Diajarkan Petugas Jalan Tol

4 Desember 2021
tips meja kerja instagrammable mojok

Tips Menata Meja Kerja Instagrammable bagi Sobat WFH Low Budget

7 Juli 2021
5 Tips Berdebat di Media Sosial agar Terhindar dari Debat Kusir terminal mojok

5 Tips Berdebat di Media Sosial agar Terhindar dari Debat Kusir

6 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Profesi yang Kelihatan Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu (Unsplash)

5 Profesi yang Kelihatannya Gampang, Padahal Nggak Segampang Itu

4 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat Mojok.co

Duka Menikah di KUA, Dikira Hamil Duluan padahal Cuma Pengin Hemat

5 Februari 2026
4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan (Unsplash)

4 Kebohongan Tentang Indomaret yang Perlu Diluruskan

4 Februari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.