Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Hal yang Membuat Saya Kurang Nyaman Tinggal di Karanganyar

Yoga Tamtama oleh Yoga Tamtama
21 Juni 2023
A A
3 Hal yang Membuat Saya Kurang Nyaman Tinggal di Karanganyar

3 Hal yang Membuat Saya Kurang Nyaman Tinggal di Karanganyar (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Hidup selama 23 tahun di Karanganyar membuat saya harus legowo dan lapang dada. Gimana ya, setelah sekian lama tinggal di sini, entah kenapa saya merasa kurang nyaman. Bahkan niatan untuk pindah rumah tak jarang menghampiri. Maklum, semua orang pasti mendambakan tempat tinggal yang membuat penghuninya betah berlama-lama menetap, kan?

Supaya lebih jelas, daerah yang saya tinggali adalah Kabupaten Karanganyar. Ini Karanganyar timur Solo lho ya, yang punya Gunung Lawu, bukan Karanganyar lainnya. Saya tegaskan demikian soalnya nama daerah Karanganyar di Jawa Tengah itu nggak cuma satu.

Kalian mungkin bertanya-tanya dalam hati, kenapa saya merasa kurang nyaman tinggal di Karanganyar, padahal kan di sini ada beberapa tempat yang indah dan bikin nyaman, sebut saja salah satunya Tawangmangu. Ya betul juga sih, tapi saya punya alasan kuat mengapa saya merasa kurang nyaman tinggal di Bumi Intanpari.

Makin banyak pabrik

Hal pertama yang perlu kalian ketahui adalah di balik keindahan panorama alamnya, Karanganyar memiliki pemandangan yang kurang sedap. Bagi saya, sekarang kabupaten ini adalah perwujudan kota industri seperti daerah tetangga satu provinsi; Semarang, Kudus, dan Kendal.

Jika kita mengamati dari kecamatan-kecamatan yang berada jauh di bawah kaki Gunung Lawu, cerobong asap dari pabrik-pabrik terlihat kemebul. Terutama di daerah tempat tinggal saya, Kecamatan Kebakkramat.

Dulu waktu saya masih kecil, tempat-tempat yang biasa saya jadikan sebagai tempat bermain bola atau bermain layangan adalah kebun-kebun tebu di sekitaran rumah. Dulunya tempat itu merupakan tanah milik seorang peternak sapi di desa saya. Namun kini, tempat-tempat yang dulu biasa saya jadikan tempat bermain telah berubah menjadi kawasan industri pabrik asing.

Udara yang menurut saya dulunya terasa segar, kini terasa nylekit, garai sesek pas ambegan. Hampir di setiap desa sekarang berdiri pabrik-pabrik besar. Mayoritas adalah pabrik tekstil. Jika musim panas tiba, udara di kamar saya bahkan bisa dua kali lipat lebih panas daripada hari-hari biasa. Jadi, siap-siap aja boros listrik. Gimana nggak boros, lha wong satu kipas angin nggak cukup bikin adem, Gaes. Minimal saya harus menyalakan tiga kipas angin di kamar, baru terasa nyes.

Baca halaman selanjutnya

Baca Juga:

Magelang, Kota Paling Ideal untuk Orang yang Sedang Jatuh Cinta

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

Destinasi wisata yang gitu-gitu aja…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 21 Juni 2023 oleh

Tags: jawa tengahKabupaten Karanganyar
Yoga Tamtama

Yoga Tamtama

Hamba sahaya yang bingung dengan cita-cita. Anak Singkong keturunan Jawa.

ArtikelTerkait

Pengendara Lemah Jangan Lewat Jalan Raya Banjar-Majenang, Bahaya!

Pengendara Lemah Jangan Lewat Jalan Raya Banjar-Majenang, Bahaya!

22 April 2024
12 Tempat Wisata Klaten yang Seru untuk Liburan Lebaran

12 Hal yang Wajib Kalian Lakukan di Kabupaten Klaten Minimal Sekali Seumur Hidup. Gas buat Libur Lebaran!

6 April 2024
3 Hal yang Tak Bisa Dilakukan di Magelang Terminal Mojok

3 Hal yang Tak Bisa Dilakukan di Magelang

29 Mei 2022
Magelang Nggak Pantas Menyandang Status Kota Sejuta Bunga (Unsplash)

Julukan Kota Sejuta Bunga Sudah Tidak Cocok Lagi bagi Magelang, Seharusnya Julukan itu Kini Melekat ke Bandungan, Kabupaten Semarang

29 April 2024
Repotnya Orang Paninggaran Pekalongan di Perantauan karena Kerap Disalahpahami Orang-orang yang Nggak Paham Geografi

Repotnya Orang Paninggaran Pekalongan di Perantauan karena Kerap Disalahpahami Orang-orang yang Nggak Paham Geografi

15 Februari 2024
Sragi Pekalongan, Tempat Terbaik untuk Frugal Living di Jawa Tengah. Dijamin Cepat Kaya dan Bisa Bolak-balik Umrah kalau Tinggal di Sini

Sragi Pekalongan, Tempat Terbaik untuk Frugal Living di Jawa Tengah. Dijamin Cepat Kaya dan Bisa Bolak-balik Umrah kalau Tinggal di Sini

5 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026
Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup
  • Jogja Ditinggalkan Wisatawan kalau Mengandalkan Jebakan Aji Mumpung 
  • Lulusan Farmasi PTS Jogja Bayar Mahal untuk Wisuda, tapi Gagal Foto Keluarga karena Ayah Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.