Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Hal yang Membuat Saya Kurang Nyaman Tinggal di Karanganyar

Yoga Tamtama oleh Yoga Tamtama
21 Juni 2023
A A
3 Hal yang Membuat Saya Kurang Nyaman Tinggal di Karanganyar

3 Hal yang Membuat Saya Kurang Nyaman Tinggal di Karanganyar (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Destinasi wisata yang gitu-gitu aja

Hal kedua yang bikin saya lambat laun merasa kurang nyaman tinggal di Karanganyar adalah destinasi wisatanya. Fyi, luas Kabupaten Karanganyar tercatat seluas 773,8 kilometer persegi dengan populasi penduduk lebih dari 800.000 jiwa. Dengan luas sekian kilometer persegi tersebut, menurut saya destinasi wisata yang dimiliki Bumi Intanpari itu-itu aja. Nggak ada lagi yang bisa diandalkan selain Tawangmangu.

Yah, mungkin ada juga tempat wisata lain seperti Grojogan Sewu yang terkenal dengan mitos larangan yang-yangan di sana, kebun teh Kemuning, dan Candi Cetho. Tapi ya tempatnya cuma di sekitaran sana aja dan spotnya membosankan.

ADVERTISEMENT

Di pusat kota saja nggak ada destinasi wisata yang bisa dibanggakan. Oh ya, pusat kota Karanganyar itu panas, Gaes, nggak kayak di Tawangmangu yang adem. Padahal kalau misalnya bisa dikelola dengan baik, Karanganyar punya destinasi wisata yang nggak cuma untuk tujuan senang-senang, tapi juga wisata edukasi. Sebab, Karanganyar ini punya beberapa tempat bersejarah lho seperti makam Giribangun, Situs Perjanjian Giyanti, dan masih banyak lagi.

Zaman sekarang itu kan destinasi wisata harus ada nilai edukatifnya. Misalnya kayak Kota Solo itu lho, tiap minggu di sana pasti ada agenda seni budaya. Hampir setiap hari tempat-tempat bersejarah di sana dikunjungi wisatawan yang datang. Eh, maaf, nggak bermaksud membandingkan lho, cuma sekadar contoh.

Jarang ada event yang menghibur warga

Hal terakhir yang bikin saya kurang nyaman tinggal di Karanganyar adalah jarang ada event. Sebagai masyarakat yang butuh hiburan, tentu saya—dan mungkin juga warga Karanganyar lainnya—mendambakan beragam event yang bisa diselenggarakan di daerah kami, baik itu acara berbayar maupun gratisan.

Menurut saya, kemeriahan event besar seperti konser, festival, atau pertunjukan seni budaya adalah momentum yang dinantikan masyarakat. Seingat saya, terakhir kali Karanganyar mengadakan event besar pada 23 November tahun lalu. Saat itu Denny Caknan hadir sebagai bintang tamu dalam acara peringatan hari jadi Karanganyar yang ke-105.

Coba kalau beberapa event bisa terselenggara nggak cuma setahun sekali. Misalnya seminggu sekali gitu. Ya nggak usah gede-gedean banget. Setidaknya bikin warga jadi sedikit terhibur gitu. Oh ya, saya baru ingat, sebenernya tiap malam minggu ada event yang jadi primadona warga, sih, yakni malem mingguan di Alun-alun Karanganyar.

Begitulah kenyataannya, Kabupaten Karanganyar yang dikenal aduhai mempesona ternyata punya beberapa kekurangan. Semoga ketiga hal yang bikin saya kurang nyaman di atas bisa menjadi perhatian pemerintah setempat sehingga warga tetap betah dan nyaman menetap di Bumi Intapari.

Baca Juga:

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

5 Stereotipe Purwokerto yang Sudah “Kedaluwarsa”, tapi Masih Saja Banyak Dipercaya

Kalau butuh bantuan, sebagai warga, saya siap kok membantu menjadikan Kabupaten Karanganyar sebagai tempat ternyaman di Karesidenan Solo Raya. Kalau tempat tinggalnya nyaman, warga bakal merasa tentram. Cocok sama slogannya, Karanganyar Tentram.

Penulis: Yoga Tamtama
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Rekomendasi Wisata Tersembunyi di Karanganyar biar Nggak Itu-itu Terus Tujuannya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 21 Juni 2023 oleh

Tags: jawa tengahKabupaten Karanganyar
Yoga Tamtama

Yoga Tamtama

Hamba sahaya yang bingung dengan cita-cita. Anak Singkong keturunan Jawa.

ArtikelTerkait

Surakarta Semakin Mirip Jogja Semakin Tidal Ideal untuk Pensiun (Unsplash)

Kenaikan Tingkat Kriminalitas dan Semakin Semrawut, Surakarta Sudah Bukan Lagi Tempat yang Ideal untuk Pensiun seperti Jogja

1 Maret 2024
Alun-Alun Temanggung Sekarang Seperti Kuburan di Tengah Kota (Unsplash)

Alun-Alun Temanggung Sekarang seperti Kuburan di Tengah Kota

8 Agustus 2023
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co magetan

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

9 Juni 2026
Laksana Baru, Swalayan yang Punya Bioskop Andalan Masyarakat Cilacap Barat

Laksana Baru, Swalayan yang Punya Bioskop Andalan Masyarakat Cilacap Barat

27 September 2023
4 Tempat Wisata Alam di Kaliangkrik Magelang yang Menyegarkan Mata Terminal Mojok

4 Tempat Wisata Alam di Kaliangkrik Magelang yang Menyegarkan Mata

12 Juli 2022
Kebumen Aneh, Maksa Merantau tapi Bikin Pengin Pulang (Wikimedia Commons)

Kebumen Itu Memang Aneh: Suka Memaksa Anak Muda untuk Segera Merantau, sekaligus Mengajak Kami untuk Segera Pulang

21 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sebagai Warga Lokal, Saya Mengaku Iri dengan Anak Rantau yang Kuliah di Unila Lampung

Sebagai Warga Lokal, Saya Mengaku Iri dengan Anak Rantau yang Kuliah di Unila Lampung

23 Juni 2026
Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku “32 Tahun Menjarah Alam” Mojok.co

Menelusuri Dosa-Dosa Orde Baru pada Alam Indonesia Lewat Buku 32 Tahun Menjarah Alam

25 Juni 2026
Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan Mojok.co

Tentrem Mall Semarang, Mal Mewah yang Tetap Ramah untuk Semua Kalangan 

25 Juni 2026
Drama Tumbler di XXI: Ketika Membawa Tumbler Dianggap Tindakan Kriminal yang Mengancam Ekonomi Bisnis Bioskop  

Beli Kopi Pakai Tumbler Memang Ramah Lingkungan, tapi Plis, Dicuci Dulu, Jangan Minta Baristanya Nyuci Tumbler Kalian!

22 Juni 2026
TransJatim Dibenci, tapi Ia Penyelamat Mahasiswa Surabaya (Wikimedia Commons)

Ugal-ugalan Sopir TransJatim Menyelamatkan Masa Depan Mahasiswa Mojokerto yang Kuliah di Surabaya

22 Juni 2026
Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja Mojok.co

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja

25 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.