Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

3 Hal yang Lumrah di UB Malang, tapi Nggak Wajar di Kampus Lain

Muhammad Syifa Zam Zami oleh Muhammad Syifa Zam Zami
13 September 2025
A A
3 Culture Shock Mahasiswa UM Pertama Kali Masuk ke Universitas Brawijaya, kayak Beda Universe! UB malang

3 Culture Shock Mahasiswa UM Pertama Kali Masuk ke Universitas Brawijaya, kayak Beda Universe!

Share on FacebookShare on Twitter

Setiap kali ditanya soal kampus di Malang, nama Universitas Brawijaya (UB Malang) pasti sering disebut. Nggak heran, kampus ini memang punya magnet tersendiri. Setiap tahunnya, puluhan ribu calon mahasiswa berlomba-lomba untuk bisa masuk ke sini. Reputasi sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia, ditambah lokasinya yang strategis, membuat UB menjadi pilihan utama bagi banyak orang.

Namun, di balik nama besarnya, ada sisi lain dari UB Malang yang mungkin tidak banyak diketahui orang luar. Kampus ini menyimpan hal-hal unik yang cuma bisa kamu temui di sana. Kebiasaan yang lumrah bagi mahasiswanya, tapi bisa jadi bikin kaget orang luar. Inilah tiga hal yang bikin pengalaman kuliah di UB beda banget.

#1 Malang rasa Jakarta

Kalau kamu main-main ke UB Malang, jangan kaget kalau obrolan yang kedengeran pakai dialek Jakarta. Ya, bahasa “lo-gue” udah kayak bahasa resmi kedua di sini. Ini wajar banget, soalnya UB jadi magnet buat mahasiswa dari ibu kota. Saking banyaknya, kamu bakal ngerasa ini kampus di Jakarta, bukan di Malang. Percampuran logat dari Sabang sampai Merauke memang ada, tapi dominasi “bahasa gaul” ini memang paling terasa.

Ironisnya, nih, banyak mahasiswa perantauan yang sebenarnya pengin banget belajar bahasa Jawa, biar bisa nyambung sama warga lokal. Eh, malah ciut. Gara-garanya, anak-anak lokal sering banget ngomentarin cara ngomong mereka yang katanya “kurang medok” atau “aneh”. Komentar-komentar itu sering bikin perantau jadi malu dan akhirnya milih balik pakai bahasa asalnya.

Akibatnya, alih-alih berbaur secara bahasa, mereka membentuk komunitas bahasa mereka sendiri. Fenomena “Malang rasa Jakarta” ini jadi makin nempel kuat di UB, bikin suasana kampusnya beda dari yang lain, dan menciptakan dinamika sosial yang unik.

#2 Wisuda tiap bulan di UB Malang

Di mana lagi coba ada kampus yang wisudanya hampir tiap bulan? Ya cuma di UB Malang!

Ini udah jadi pemandangan yang super biasa di akhir pekan. Gara-garanya, jumlah mahasiswa baru yang masuk UB itu gila-gilaan, bisa tembus lebih dari 14.000 orang setiap tahun. Angka sebesar itu, yang setara dengan populasi satu kecamatan kecil, membuat kampus nggak mungkin nampung wisuda cuma sekali atau dua kali. Jadi, jadwal wisuda pun dibikin rutin.

Setiap mau wisuda, area Gedung Rektorat dan Samantha Krida bakal langsung ramai banget. Kamu bisa lihat rombongan keluarga dari berbagai kota datang bawa buket bunga segede gaban, foto-foto di mana-mana, dan tukang foto yang bertebaran di setiap sudut. Suasananya kayak pesta yang nggak ada habisnya.

Baca Juga:

Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar”

UIN Malang Adalah Kampus Terbaik di Kota Malang yang Bisa Bikin Kamu Patah Hati Jika Memasang Ekspektasi Terlalu Tinggi

Buat mahasiswa UB sendiri, wisuda bulanan ini juga berarti mereka bisa lulus kapan aja mereka siap, nggak harus nunggu lama. Siklus perayaan yang terus-menerus ini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kampus, di mana setiap minggu adalah hari yang spesial bagi seseorang.

#3 Kena macet di dalam kampus

Bayangin aja, macet itu bukan cuma di jalan raya, tapi juga di dalam kampus! Di UB, hal ini udah jadi “santapan” sehari-hari. Gimana nggak macet, coba? Ribuan mahasiswa pakai motor dan mobil pribadi. Sementara itu, di dalam kampus, nggak ada transportasi umum yang memadai buat menampung pergerakan sebanyak itu. Alhasil, jalanan di dalam kampus sering penuh sesak, terutama di jam-jam sibuk.

Kamu harus ekstra sabar kalau mau masuk ke area kampus atau pindah gedung di pagi hari. Kepadatan di sekitar bundaran rektorat atau gerbang utama adalah hal yang sangat lumrah. Kadang, mau pindah dari satu fakultas ke fakultas lain yang jaraknya dekat, lebih cepat jalan kaki daripada naik motor. Macet di dalam kampus ini udah jadi cerita legendaris yang bikin alumni UB Malang geleng-geleng kepala kalau inget masa kuliah. Hal ini juga jadi pengingat betapa padat dan dinamisnya kehidupan di kampus ini.

Intinya, tiga hal ini yang bikin UB Malang beda dari kampus-kampus lain. Hal-hal ini memang nggak wajar, tapi justru ini yang bikin pengalaman kuliah di UB jadi seru, unik, dan nggak akan pernah terlupakan.

Penulis: Muhammad Syifa Zamzami
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Universitas Brawijaya, Universitas Malang tapi Rasa Jakarta

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 September 2025 oleh

Tags: mahasiswa UB MalangMalangUB Malanguniversitas brawijaya
Muhammad Syifa Zam Zami

Muhammad Syifa Zam Zami

Penyuka warna biru.

ArtikelTerkait

Bakso President Malang Overrated, Banyak Bakso Lain yang Lebih Enak dan Murah Mojok.co

Bakso President Malang Overrated, Banyak Bakso Lain yang Lebih Enak dan Murah

25 April 2024
8 Istilah Bahasa Jawa yang Orang Jawa Sendiri Salah Paham (Unsplash)

8 Istilah Bahasa Jawa yang Masih Bikin Sesama Orang Jawa Salah Paham

18 Januari 2026
4 Hal yang Saya Baru Ketahui Setelah Mengunjungi Malang Secara Langsung Mojok.co

4 Hal yang Saya Baru Ketahui Setelah Mengunjungi Malang Secara Langsung

16 Agustus 2024
4 Hal Nggak Enaknya Menjadi Mahasiswa Universitas Brawijaya

4 Hal Nggak Enaknya Menjadi Mahasiswa Universitas Brawijaya

7 Januari 2022
4 Makanan Khas Malang yang Jarang Direkomendasikan Warga Lokal kepada Wisatawan

4 Makanan Khas Malang yang Jarang Direkomendasikan Warga Lokal kepada Wisatawan

1 Maret 2024
Makin Mahal Hingga Kurang Aman, Inilah Alasan Mengapa Kos-kosan di Dinoyo dan Kerto Malang Makin Sepi meskipun Dekat Banyak Kampus   kos dekat kampus

Makin Mahal Hingga Kurang Aman, Inilah Alasan Mengapa Kos-kosan di Dinoyo dan Kerto Malang Makin Sepi meskipun Dekat Banyak Kampus  

11 April 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Niat Cari Ketenangan dengan Naik Sepeda Federal Warisan Bapak Berujung Kesal karena Dicibir Pesepeda Lain Mojok.co

Niat Healing dengan Naik Sepeda Federal Warisan Bapak Berujung Kesal karena Cibiran Pesepeda Lain

27 Mei 2026
4 Pasar Kalcer Jogja yang Bisa Dikunjungi Selain Pasar Ngasem Mojok.co

4 Pasar “Kalcer” yang Bisa Dikunjungi kalau Bosan ke Pasar Ngasem Jogja

29 Mei 2026
Saya Kelas Menengah, dan Saya Beneran Pengin Kaya

Saya Kelas Menengah, dan Saya Beneran Pengin Kaya

29 Mei 2026
Tolong Berhenti Menyuruh Orang yang Baru Belajar Menyetir Mobil untuk Pakai Insting, Mereka Lebih Butuh Teori dan Jam Terbang

Tolong Berhenti Menyuruh Orang yang Baru Belajar Menyetir Mobil untuk Pakai Insting, Mereka Lebih Butuh Teori dan Jam Terbang

26 Mei 2026
Keindahan Pantai Nanggelan Jember Hanya Bisa Dinikmati oleh Mereka yang Rela Repot, Wisatawan Manja Minggir Dulu Mojok.co

Keindahan Pantai Nanggelan Jember Hanya Bisa Dinikmati oleh Mereka yang Rela Repot, Wisatawan Manja Minggir Dulu

31 Mei 2026
3 Alasan Mengapa Teror Pocong Tidak Akan Laku di Jogja, Klitih Lebih Nyata dan Lebih Mengerikan ketimbang Pocong Palsu!

3 Alasan Teror Pocong Tidak Akan Laku di Jogja, Klitih Lebih Nyata dan Lebih Mengerikan ketimbang Pocong Palsu!

26 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.