Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

3 Hal yang Bikin Pengguna Windows Enggan Hijrah ke Linux

Taufik oleh Taufik
26 Juni 2022
A A
linux os windows mojok

3 Hal yang Bikin Pengguna Windows Enggan Hijrah ke Linux (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya mewawancarai beberapa orang tentang kenapa mereka tidak mau pakai Linux, dan ini hasilnya

Membeli laptop bekas ibarat gacha: kalau beruntung, worth banget. Kalau nggak, ya dapet kentang. Sialnya, kayaknya saya kebagian yang apes. Sebab, baru beli beberapa hari, performanya sudah menurun.

Namun, saya tak menyerah. Sudah telanjur beli, kenapa nggak sekalian dimaksimalkan. Akhirnya, sistem penyimpanannya saya ganti dengan SSD. Setidaknya, booting dan eksekusi aplikasi jadi berasa lebih cepat. Serasa laptop baru gitu deh.

Selain cara yang cukup umum dilakukan orang tersebut, saya juga memutuskan untuk (kembali) menginstall sistem operasi Linux di laptop saya. Pertimbangannya tentu saja jelas, sesuai dengan keunggulan yang pernah saya tuliskan beberapa waktu lalu di sini.

Nah, perkaranya adalah di kantor saya yang baru, menjalankan sistem operasi macam linux ini adalah hal yang dianggap aneh. Jarang sekali orang menggunakannya. Bahkan di kantor saya, hanya saya dan seorang teman di bagian coding yang menggunakan sistem operasi linux ini.

Sebagai orang yang terlanjur gandrung dengan berbagai macam hal yang ditawarkan oleh Linux, tentu saja saya mempromosikan agar teman-teman sekantor saya juga ikutan pake sistem operasi ini ini. Nyatanya, sampai berbusa-busa menjelaskan banyak keunggulan yang dimiliki Linux, teman saya tetap pakai Windows.

Demi mengobati rasa penasaran saya tentang kenapa tidak ada satu pun orang di kantor saya yang kepincut menggunakan Linux, saya mewawancarai beberapa di antara mereka. Nah, inilah hasil wawancara tentang alasan teman-teman kantor saya tidak menggunakan sistem operasi ini.

#1 Interface yang aneh

Saya dan beberapa teman yang coba-coba (dan akhirnya setia) menggunakan Linux, mengalami kebingungan di awal-awal penggunaan. Itu hal yang wajar sebenarnya. Toh hal yang sama juga kita alami ketika berkenalan dengan sesuatu yang baru. Laptop atau hape baru merek teranyar misalnya. Kita perlu menyesuaikan sampai benar-benar menguasai cara mengoperasikan serta fitur-fitur andalannya. Hal yang sama ini juga yang dikeluhkan oleh beberapa teman kantor yang saya yang pernah mencicip atau sekadar melihat saya mengoperasikan laptop saya.

Baca Juga:

Linux Menyelamatkan Laptop Murah Saya dari Windows 11, OS Paling Menyebalkan

4 Istilah Linux yang Wajib Dipahami para Newbie

Tentu saja saya tidak menampik apa yang dikatakan teman-teman saya perihal tampilan Linux yang aneh tadi. Toh mereka sedang beralih interface sistem operasi. Entah itu sekadar melihat atau sudah berniat menggunakan Linux sepenuhnya. Dan, beralir berarti ada yang berubah. Posisi tombol windows misalnya. Atau yang paling dasar, cara mematikan laptop.

Nah, permasalahan ini, untuk yang tidak paham konsep dari Linux, biasanya akan berlanjut seterusnya dan seterusnya. Dan ini salah satu penyebab orang-orang nggak mau pakai Linux, termasuk teman-teman kantor saya.

#2 Keterbatasan aplikasi

Di Windows, kebutuhan untuk bekerja, biasanya sudah didukung oleh aplikasi tertentu. Word (untuk menulis) misalnya, bisa menginstal melalui Office yang biasanya sudah include dengan Excel, PowerPoint, dan teman-temannya. Atau aplikasi pengolahan grafis misalnya, yang paling umum, orang-orang memakai Photoshop atau Corel Draw. Untuk videografi, Windows punya beberapa aplikasi yang paling terkenal, sebut saja Premiere Pro, After Effect, Sony Vegas Pro, dan masih banyak lagi.

Walau bisa di-install di Linux, aplikasi yang disebutkan di atas perlu emulator. Secara tidak langsung membuat performa laptop Anda juga akan ikutan bekerja keras, bahkan bisa dua kali lipat dari biasanya.

Pilihan masuk akalnya adalah meng-install aplikasi alternatif yang dikhususkan untuk sistem operasi Linux. Namun, permasalahan lebih besar justru dimulai dari sini. Setidaknya ada dua yang harus dipelajari mulai dari nol dengan hal tersebut, yakni sistem operasi Linux-nya dan aplikasi yang ingin dipelajari tersebut.

#3 Software gratisan

Banyak teman saya tidak menggunakan Linux adalah karena menganggap sistem operasi ini berisi aplikasi gratisan. Dan menurut mereka, yang gratisan itu jelek. Makanya Linux tidak membutuhkan laptop yang mahal untuk menginstall. Sekadar laptop atau PC keluaran tahun 2010 saja keknya masih bisa. Lha kalau bagus, pasti butuh laptop/PC kuat dong, kayak Windows ini.

Liat saja ketika Windows 11 keluar, banyak orang mencak-mencak karena laptop/PC-nya tidak kompatibel.

Namun, jujur saja, alasan yang ini menurut saya nggak masuk akal. sebab, kebanyakan orang install Windows bajakan. Apa yang lebih lucu ketimbang ngatain orang kere, tapi sendirinya pake barang gratisan?

Ketiga alasan di atas bikin saya lumayan paham kenapa mereka nggak akan pakai Linux, bahkan mungkin selamanya. Ya mau gimana, begini adanya.

Penulis: Taufik
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 3 Hal Dasar yang Harus Dikuasai kalau Ingin Menggunakan Linux

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 Juni 2022 oleh

Tags: linuxsistem operasiwindows
Taufik

Taufik

Ide adalah ledakan!

ArtikelTerkait

Linux Menyelamatkan Laptop Murah Saya dari Windows 11, OS Paling Menyebalkan

Linux Menyelamatkan Laptop Murah Saya dari Windows 11, OS Paling Menyebalkan

24 Desember 2025
linux

6 Alasan Pengguna Windows Tergoda Hijrah ke Linux

5 Desember 2021
Linux

3 Hal Dasar yang Harus Dikuasai kalau Ingin Menggunakan Linux

21 Desember 2021
laptop lama linux mojok

Pengalaman Saya Memaksimalkan Laptop Tua dengan Linux

30 Agustus 2020
Ubuntu, Sistem Operasi yang Harus Kamu Pilih Jika Hijrah ke Linux

Ubuntu, Sistem Operasi yang Harus Kamu Pilih Jika Hijrah ke Linux

27 Juni 2022
linux os windows mojok

4 Keunggulan Sistem Operasi Linux Dibandingkan Windows

9 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ambarawa Ekspres: Kereta Api Pantura yang Krisis Identitas, Bikin Sesat Calon Penumpang

Ambarawa Ekspres: Kereta Api Pantura yang Krisis Identitas, Bikin Sesat Calon Penumpang

5 Januari 2026
Dosen Numpang Nama di Jurnal, Vampir Akademik Pengisap Darah Mahasiswa yang Banting Badan demi Kelulusan

Dosen Indonesia Itu Bukan Peneliti, tapi Buruh Laporan yang Kebetulan Punya Jadwal Ngajar

6 Januari 2026
Jogja Kombinasi Bunuh Diri Upah Rendah dan Kesepian

Memutuskan Merantau ke Jogja Adalah Langkah “Bunuh Diri Upah”: Terpaksa karena Keadaan dan Berakhir Menderita karena Kesepian

11 Januari 2026
Toyota Veloz, Mobil yang Sangar di Jalan Datar tapi Lemas di Tanjakan

Toyota Veloz, Mobil yang Sangar di Jalan Datar tapi Lemas di Tanjakan

11 Januari 2026
Keributan Saat Menonton Barongan di Kendal, Bonus yang Tidak Pernah Saya Pesan dan Inginkan

Keributan Saat Menonton Barongan di Kendal, Bonus yang Tidak Pernah Saya Pesan dan Inginkan

5 Januari 2026
Saya Sadar Dracin Tidak Bermutu, tapi Saya Tetap Menontonnya sampai Tamat

Saya Sadar Dracin Tidak Bermutu, tapi Saya Tetap Menontonnya sampai Tamat

8 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19
  • Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah
  • Nasib Sarjana Kini: Masuk 14 Juta Pekerja Bergaji di Bawah UMP, Jadi Korban Kesenjangan Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.