Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

4 Istilah Linux yang Wajib Dipahami para Newbie

Rahadian oleh Rahadian
4 Juli 2022
A A
4 Istilah Linux yang Wajib Dipahami para Newbie

4 Istilah Linux yang Wajib Dipahami para Newbie (Sai Kiran Anagani via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya sudah pakai Linux semenjak 2018, jadi, bisa dibilang sudah paham betul terkait OS ini. Apalagi terkait istilah Linux. Saya sering ditanyain teman terkait istilah Linux ini. Sebab, banyak istilah yang kurang familier bagi kebanyakan. Maklum aja sih, biasanya orang belajar komputer pake OS Windows.

Dari pengalaman saya mengobrol dengan pengguna Linux pemula, saya menemukan ada beberapa istilah penting terkait sistem operasi Linux yang mereka nggak pahami. Nah, bagi para pemula atau yang tertarik hijrah OS, berikut istilah Linux yang perlu kalian ketahui.

ADVERTISEMENT

#1 Desktop Environment

Desktop environment adalah aplikasi tema tampilan grafis. Pada desktop environment pun terdapat aplikasi-aplikasi penting seperti Libreoffice dan pemutar audio dan video. Nah, ada banyak desktop environment. Misalnya, KDE, Gnome, Lxde, dan Xfce.

Pada setiap versi Linux, sudah terpasang desktop environment default. Ambil contoh, Linux Ubuntu dan Linux Debian yang menggunakan Gnome. Nah, kalo kita bosan dengan tampilan desktop environment default pada Linux yang kita gunakan, kita bisa menggantinya.

Kita bisa menginstall desktop environment tanpa meng-install aplikasi-aplikasi tersebut. Misalnya, kalo kamu menyukai tampilan Xfce, kamu bisa mengunduh lalu meng-install-nya pada Linux. Kita bisa mengunduhnya dari situs xfce.org. Tutorial instalasinya tersebar luas di internet, termasuk YouTube.

#2 Terminal

Kalo di Windows ada shell, maka di Linux ada terminal. Ya, terminal pada Linux itu fungsinya serupa dengan shell pada Windows. Baik pada shell atau terminal, kita bisa memasukkan perintah-perintah khusus dengan cara diketik melalui keyboard.

Misalnya, perintah untuk meng-install atau me-remove aplikasi, perintah untuk mengkoneksikan laptop kita dengan laptop orang, atau perintah untuk mengaktifkan suatu perangkat hardware.

#3 Package

Kalo kamu sedang mencari suatu aplikasi untuk Linux, kamu harus download file package-nya. Nah, file package ini seperti file APK yang mana merupakan file instalasi untuk android. Jadi, file yang diunduh berjumlah satu. Lalu, kita menggunakan aplikasi khusus untuk meng-install file package pada Linux. Atau, bisa juga meng-installnya lewat Terminal Linux. 

Baca Juga:

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

Linux Menyelamatkan Laptop Murah Saya dari Windows 11, OS Paling Menyebalkan

Nah, package yang terpasang pada Linux pun bisa kita remove jika tak membutuhkannya. Bisa dengan aplikasi khusus atau melakukannya di Terminal Linux. Jadi, kalo Linux sedang mengunduh suatu package lalu ada tulisan package, kamu nggak usah bingung.

#4 Kernel

Kernel ibarat jembatan yang menghubungkan sistem operasi dengan perangkat hardware.Tanpa ada kernel, sistem operasi nggak akan bisa berjalan sama sekali. Selain Linux yang punya sistem kernel, Windows yang merupakan sistem operasi juga punya sistem kernel tersendiri.

Ada beberapa versi kernel yang digunakan. Misalnya, Linux Ubuntu versi 12 menggunakan kernel versi 3.0. Jadi, kalo kita ingin mengunduh package, selain harus mengetahui requirement hardware-nya, kita juga harus tahu versi kernel yang dibutuhkan.

Ambil contoh, kita ingin memasang desktop environment. Kita tertarik dengan KDE Plasma 4 Nah, KDE Plasma 4 ini membutuhkan kernel minimal versi 4.0. Nah, kita nggak bisa di-install pada Linux Ubuntu 12. Jadi, kita menggunakan desktop environment lain yang kernelnya sama atau lebih rendah dari versi 3.0

Itulah empat istilah Linux yang harus dipahami oleh pemula atau orang yang mau hijrah ke Linux. Nah, semoga dengan tulisan ini, semakin menambah wawasan pembaca tentang dunia Linux.

Penulis: Rahadian
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Pengalaman Saya Memaksimalkan Laptop Tua dengan Linux

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 4 Juli 2022 oleh

Tags: istilah linuxkernellinuxTerminalwindows
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

Ubuntu, Sistem Operasi yang Harus Kamu Pilih Jika Hijrah ke Linux

Ubuntu, Sistem Operasi yang Harus Kamu Pilih Jika Hijrah ke Linux

27 Juni 2022
Terminal Bahurekso Kendal, Hidup Segan Mati Tak Mau

Terminal Bahurekso Kendal, Hidup Segan Mati Tak Mau

5 Mei 2023
Linux

3 Hal Dasar yang Harus Dikuasai kalau Ingin Menggunakan Linux

21 Desember 2021
Terminal Arya Wiraraja Sumenep: Bertahan di Tengah Kerapuhan

Terminal Arya Wiraraja Sumenep, Bertahan di Tengah Kerapuhan

23 Mei 2023
Kena Tipu Saat Pertama Kali Menginjakkan Kaki di Terminal Purabaya

Kena Tipu Saat Pertama Kali Menginjakkan Kaki di Terminal Purabaya

14 Mei 2023
Terminal Mendolo Wonosobo, Terminal yang Terasa Humble (Unsplash)

Terminal Mendolo Wonosobo, Terminal yang Terasa Humble

27 Mei 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa Mojok.co

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa

24 Agustus 2026
Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

Cengkareng, tempat kumpul banjir, macet, lawan arah, dan kekacauan

22 Agustus 2026
Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya Mojok.co

Setahun merantau di Medan membuat saya bersyukur akhirnya bisa pulang ke Surabaya

21 Agustus 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Keresahan dosen UIN saat melihat mahasiswanya sendiri memvonis kampusnya “tidak Islam-Islam amat”

27 Agustus 2026
Pengalaman Tinggal di Ngaglik Sleman Tak Melulu Enak seperti Kata Orang Mojok.co

Modal 20 ribu rupiah, kamu bisa makan tiga kali sehari di Ngaglik, Jogjakarta

26 Agustus 2026
Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja Mojok.co

Hal-hal yang bisa dilakukan di Kopdes Merah Putih selain belanja

23 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.