Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Fakta Menarik tentang Blora yang Jarang Orang Bicarakan

Dimas Junian Fadillah oleh Dimas Junian Fadillah
15 November 2025
A A
3 Fakta Menarik tentang Blora yang Jarang Orang Bicarakan

3 Fakta Menarik tentang Blora yang Jarang Orang Bicarakan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Apa yang biasanya muncul di benak Anda ketika mendengar nama Kabupaten Blora? Mungkin yang terbayang adalah daerah terpencil dengan hamparan hutan jati yang lebat dan kerap diselimuti kesan mistis. Sebuah kabupaten yang kerap dipandang medioker di ujung timur Jawa Tengah. Atau bahkan ingatan tentang sajian kuliner ekstrem yang sempat dibahas di Terminal Mojok beberapa waktu lalu.

Namun izinkan saya menjelaskan sisi lain tentang Blora, hal-hal yang nampaknya masih jarang dibicarakan oleh orang luar. Bahkan saya sendiri, sebagai warga lokal, masih sering melewatkan beberapa fakta menarik mengenai kabupaten ini. Daripada membuat Anda semakin penasaran, berikut akan saya uraikan satu per satu.

ADVERTISEMENT

#1 Blora, kabupaten dengan layanan publik paling inovatif

Selama ini, saya masih sering mendengar jika Blora disebut sebagai daerah ndeso atau pelosok. Namun saya rasa, anggapan itu tidak lagi relevan. Meski masih memiliki sejumlah persoalan dasar tentang pembangunan, Blora justru mulai menunjukkan keseriusan pemanfaatan teknologi guna memaksimalkan layanan publik.

Kemajuan itu terlihat jelas ketika Blora berturut-turut meraih Innovative Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri, termasuk pada 2023 dan 2024. Tentu saja penghargaan ini bukan hasil yang diterima secara cuma-cuma.

Ada berbagai program yang cukup progresif di sini. Misalnya sistem digital untuk program Gerakan Sejuta Kotak Umat (GESEKU) yang bertujuan mempermudah pencatatan dan pemantauan pembuatan pupuk organik dari kotoran ternak. Ada juga aplikasi digital bernama SILAT, sistem informasi untuk memverifikasi dan memantau anak tidak sekolah sehingga bisa mendapat tindaklanjut dari dinas terkait. Tahun ini bahkan Blora juga lolos kembali masuk nominasi kabupaten terinovatif, lho.

Namun di samping keunggulan tersebut, saya juga ingin memberikan sedikit catatan bagi pemkab agar tidak terlalu berpuas diri. Terlebih dari pengalaman saya pribadi, saat mengakses beberapa layanan digital yang tersedia ternyata masih sering lemot, bahkan sesekali menjumpai sistem yang eror.

Oleh sebab itu, harapannya inovasi digital ini tidak berhenti pada peluncuran aplikasi saja. Namun juga diimbangi dengan pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem agar benar-benar memudahkan masyarakat yang menggunakannya.

#2 Daerah medioker yang punya potensi akademik dan seni

Hal kedua yang jarang disorot publik adalah potensi akademik dan seni yang dimiliki oleh Blora. Padahal kabupaten ini sudah memiliki perguruan tinggi bergengsi, seperti Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu. PEM adalah institusi vokasi di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang fokus pada pendidikan dan pelatihan profesional di sektor energi, khususnya minyak dan gas bumi.

Baca Juga:

Stop denial, sound horeg adalah diskotik yang dipaksa masuk desa hanya demi memuaskan ego merusak milik segelintir orang

Pantai Semilir Tuban, Tetap Menawan di Tengah Kepungan Industri

Tidak berhenti di situ, Blora juga akan menjadi rumah bagi kampus PSDKU Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mulai 2026, serta PSDKU ISI Solo dengan fokus pada jurusan pedalangan, yang menonjolkan kekayaan seni dan budaya lokal. Bukti bahwa kampus ternama tertarik untuk menetap di Blora menunjukkan bahwa wilayah ini memang cocok jadi ruang untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi diri. Jadi, jangan lagi anggap Blora ketinggalan ya apalagi soal potensi pendidikannya.

#3 Warga lokal lebih akrab dengan kuliner khas Jawa Timur

Hal selanjutnya adalah tentang kedekatan warga lokal Blora dengan kuliner khas Jawa Timur. Awalnya mungkin terasa janggal, mengingat Blora masuk Jawa Tengah. Tetapi jika kita menengok peta, sebagian wilayah kabupaten ini memang berbatasan langsung dengan Bojonegoro, Tuban, dan Ngawi. Maka tak heran jika kabupaten ini menjadi jalan penghubung interaksi budaya dan kuliner dari dua provinsi.

Bukan cuma satu atau dua makanan, banyak hidangan khas Jawa Timur yang justru menjadi favorit warga Blora. Contohnya, sayur menir, yang sebenarnya berasal dari Gresik, sudah menjadi santapan akrab di meja keluarga Blora sejak dulu. Atau pecel, yang berasal dari Madiun, tak kalah populer di sini.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana Blora bukan hanya sekadar perbatasan geografis, tapi juga persimpangan budaya kuliner. Tempat tradisi lokal menyatu dengan pengaruh daerah tetangga sehingga menghasilkan identitas kuliner unik yang khas.

Itulah beberapa fakta menarik tentang Blora yang jarang terungkap. Dari inovasi layanan publik yang modern, potensi pendidikan dan seni yang menjanjikan, hingga kuliner unik yang memadukan rasa Jawa Tengah dan Jawa Timur, Blora menawarkan pengalaman yang tak terlupakan.

Jadi, jangan cuma membayangkan kabupaten ini dari cerita orang lain. Datanglah sendiri, jelajahi kekayaan alam, budaya, dan cita rasa Blora, dan biarkan setiap sudutnya memberi kejutan tersendiri.

Penulis: Dimas Junian Fadillah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Goa Terawang, Wisata Alam Blora yang Tidak Mengecewakan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 November 2025 oleh

Tags: arah pembangunan blorablorakabupaten blorakuliner blorakuliner khas blorapotensi kabupaten blora
Dimas Junian Fadillah

Dimas Junian Fadillah

Magister Administrasi Publik, tertarik menulis isu lokal, politik dan kebijakan publik.

ArtikelTerkait

3 Tempat Wisata Blora yang Tidak Boleh Dilewatkan Mojok.co

3 Tempat Wisata Blora yang Tidak Boleh Dilewatkan

31 Januari 2025
Kecamatan Kradenan Blora dan Kecamatan Kradenan Grobogan: Saudara Kembar Beda Kabupaten yang Bernasib Sama

Kecamatan Kradenan Blora dan Kecamatan Kradenan Grobogan: Saudara Kembar Beda Kabupaten yang Bernasib Sama

7 Juli 2025
Blora Bukan Tempat Tinggal yang Tepat untuk 4 Orang Ini

Blora Bukan Tempat Tinggal yang Tepat untuk 4 Orang Ini

12 Mei 2025
Blora, Kabupaten Kecil yang Dirusak oleh Kelakuan Bodoh Ormas (Wikimedia)

Blora, Kabupaten Kecil yang Dirusak oleh 3 Kelakuan Bodoh Ormas, Bikin Malu dan Menyusahkan Masyarakat Waras Lainya

24 Juli 2025
5 Fakta Ungker, Kepompong Ulat Jati yang Jadi Kuliner Khas Blora Mojok

5 Fakta Ungker, Kepompong Ulat Jati yang Jadi Kuliner Khas Blora

24 Desember 2023
4 Hal yang Biasa di Semarang tapi Nggak Lumrah di Blora

4 Hal yang Biasa di Semarang tapi Nggak Lumrah di Blora

12 November 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

Saya gagal kerja di Bandung dan Jakarta karena terhalang restu orang tua, kadang sedih, tapi sudah bisa menerima takdir

26 Agustus 2026
Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru Mojok.co

Kebiasaan aneh orang Jogja yang dahulu saya nyinyirin, tapi kini malah saya tiru

22 Agustus 2026
Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa Mojok.co

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa

24 Agustus 2026
Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga Mojok.co

Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga

20 Agustus 2026
30 menit ngopi di angkringan, puluhan info bawah tanah saya dapat (Shutterstock)

30 menit ngopi di angkringan, saya bisa mengakses puluhan informasi bawah tanah

23 Agustus 2026
4 tips menghindari tempat kursus red flag di Kampung Inggris Pare, saya bagikan tipsnya agar kunjungan kalian tidak berakhir kecewa Mojok.co

4 tips menghindari tempat kursus red flag di Kampung Inggris Pare, saya bagikan tipsnya agar kunjungan kalian tidak berakhir kecewa

26 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.